BMKG: Syarat Siklon Tropis Terpenuhi di Sistem 91S, Waspada Dampak Cuaca Ekstrem
- account_circle Rahman
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- visibility 254
- comment 0 komentar
- print Cetak

Citra satelit dan peta pemantauan BMKG menunjukkan perkembangan sistem cuaca 91S di wilayah selatan Indonesia yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca dan perairan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, kabaristana.com | Ancaman cuaca ekstrem kembali muncul di wilayah selatan Indonesia. Sistem cuaca 91S yang terpantau di Samudra Hindia berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat pesisir dan pelayaran.
Isu ini menjadi krusial karena muncul di tengah periode curah hujan tinggi. Pada fase ini, cuaca buruk kerap memicu banjir, longsor, dan kecelakaan laut. Dampaknya bisa langsung dirasakan oleh nelayan, pelaku transportasi laut, dan warga di wilayah rawan bencana.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai Sistem 91S menunjukkan tanda penguatan. BMKG mencatat terbentuknya sirkulasi tertutup, peningkatan kecepatan angin, dan tekanan udara yang relatif rendah. Faktor tersebut membuka peluang sistem berkembang lebih lanjut.
BMKG memperkirakan Sistem 91S meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah daratan selatan Indonesia. Di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara, sistem ini berpeluang memicu angin kencang dan gelombang tinggi. Kondisi itu berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan aktivitas penangkapan ikan.
Sejumlah pengamat kebencanaan mengingatkan bahwa sistem cuaca yang belum menjadi siklon tetap berbahaya. Dalam banyak kasus, hujan ekstrem dan gelombang tinggi justru muncul sebelum siklon terbentuk. Daerah dengan kerentanan banjir dan longsor perlu bersiap lebih awal.
Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut perlu menyesuaikan kegiatan harian. Nelayan dan operator kapal disarankan menunda pelayaran saat kondisi memburuk. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat kesiapsiagaan di wilayah rawan dampak.
BMKG menegaskan pemantauan terhadap Sistem 91S terus berjalan. Lembaga tersebut akan menyampaikan pembaruan cuaca secara berkala melalui kanal resmi agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: : https://www.bmkg.go.id

Saat ini belum ada komentar