Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aksi Puskom di Kemenag RI Soroti Dugaan Suap Izin Prodi, Kekerasan Seksual, dan Tata Kelola IAI Rawa Aopa

Aksi Puskom di Kemenag RI Soroti Dugaan Suap Izin Prodi, Kekerasan Seksual, dan Tata Kelola IAI Rawa Aopa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut.

Massa mendesak Menteri Agama RI segera mengevaluasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI. Puskom menilai Diktis lamban menangani dugaan pelanggaran di IAI Rawa Aopa dan Yayasan Rawa Aopa.

Puskom juga menyoroti dugaan kegagalan kampus dalam melindungi korban kekerasan seksual. Selain itu, mereka menyinggung dugaan suap izin operasional Program Studi Ekonomi Syariah.

Massa Tolak Mediasi Awal

Aksi sempat memanas ketika massa mencoba memasuki area Kantor Kementerian Agama RI. Aparat kepolisian kemudian menghadang massa aksi.

Pihak keamanan menawarkan mediasi dengan unsur Diktis Kemenag RI. Namun, Koordinator Puskom, Robby Anggara, menolak tawaran tersebut.

“Kami datang untuk bertemu Menteri Agama. Kami tidak mau bertemu bawahan menteri yang kami duga mempersulit pengaduan kami,” ujar Robby dalam orasinya.

Menurut Puskom, aksi itu merupakan aksi kedua. Sebelumnya, mereka menggelar demonstrasi pada 22 April 2026. Namun, hingga aksi kedua berlangsung, Puskom belum melihat langkah konkret dari Diktis.

Puskom Paparkan Dugaan Pelanggaran

Setelah beberapa jam berorasi, pihak Kemenag RI membuka ruang mediasi. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A., menerima empat perwakilan massa aksi.

Dalam pertemuan tersebut, Robby Anggara memaparkan sejumlah dugaan persoalan di IAI Rawa Aopa. Ia menyebut dugaan pelanggaran perlindungan korban kekerasan seksual dan dugaan pelanggaran mutu pendidikan.

Puskom juga menyoroti dugaan suap izin operasional prodi. Selain itu, mereka menyinggung dugaan komersialisasi pendidikan.

Robby menilai kampus lebih menekankan jumlah mahasiswa dan status kelembagaan. Menurutnya, kampus justru mengabaikan mutu pendidikan dan perlindungan mahasiswa.

“Dugaan suap izin prodi hingga dugaan jual beli ijazah menunjukkan gejala komersialisasi pendidikan,” tegas Robby.

Puskom Siap Serahkan Bukti

Puskom mengaku siap menyerahkan sejumlah bukti kepada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Mereka meminta Kemenag segera melakukan investigasi.

“Semua kami punya buktinya. Kami siap menyerahkan ke Itjen Kementerian Agama RI untuk dilakukan investigasi,” kata Robby.

Menanggapi tuntutan tersebut, Direktur PTKI Prof. Sahiron menyatakan pihaknya telah mengirim surat klarifikasi kepada kampus. Ia juga meminta Kopertais melakukan pemeriksaan.

“Saat ini kami sudah melayangkan surat klarifikasi ke kampus dan permintaan pemeriksaan oleh Kopertais,” ujar Prof. Sahiron.

Dugaan Suap Izin Prodi

Salah satu perwakilan aksi, Apriansyah, menyinggung dugaan suap izin prodi. Ia menyebut pihaknya memiliki rekaman percakapan telepon sebagai bukti awal.

Dalam mediasi itu, Direktur PTKI meminta massa memutar video rekaman tersebut. Setelah mencermati isi rekaman, Prof. Sahiron meminta perwakilan aksi membuat laporan resmi ke Itjen Kemenag RI.

“Kami juga akan memanggil pihak berinisial L untuk dimintai keterangan terkait video percakapan tersebut,” jelasnya.

Usai mediasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Puskom menegaskan akan melanjutkan langkah advokasi ke KPK RI.

“Pendidikan Islam harus bersih dari transaksi. Izin prodi tidak boleh diperjualbelikan,” tutup Robby.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi fokus pembekalan anggota DPRD PAN dalam Workshop Nasional di Jakarta.

    Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Agenda Utama PAN dalam Pembekalan Ribuan Anggota DPRD

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristna.com) – Pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi fokus utama pelatihan nasional yang melibatkan 1.492 anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, PAN ingin memperkuat kemampuan legislator daerah dalam menyusun kebijakan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan. Para peserta tidak hanya menerima materi di ruang pelatihan. Mereka juga belajar langsung dari […]

  • sinkhole Situjuah Batua di area persawahan Limapuluh Kota

    Pemerintah Tegaskan Air Sinkhole di Limapuluh Kota Tidak Layak Konsumsi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 492
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memantau langsung kawasan pertanian yang terdampak kemunculan sinkhole di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua. Pemerintah melakukan langkah ini untuk memastikan keselamatan warga dan pengunjung yang datang ke lokasi. Tim gabungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait turun ke lapangan untuk mengidentifikasi potensi […]

  • Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Peristiwa guru Sekolah dasar (SD), temukan harta VOC di Madura langsung menarik perhatian publik. Selain karena nilai temuan koin dan artefak kuno, yang mencapai 13 kilogram, penemuan ini juga membuka kembali diskusi tentang jejak kolonial Belanda di Jawa Timur. Oleh karena itu, banyak pihak menilai peristiwa ini penting bagi sejarah dan edukasi […]

  • Fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat menurut Prabowo

    Rupiah Melemah, Prabowo Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir. Pernyataan itu ia sampaikan saat peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu. Prabowo meminta masyarakat agar tidak terlalu khawatir terhadap pergerakan rupiah yang […]

  • Kasus Chromebook Nadiem saat sidang korupsi berlangsung

    JPU Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Dekat Nadiem dalam Pengadaan Chromebook

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kasus Chromebook Nadiem kembali menjadi perhatian publik setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat mantan Mendikbudristek dalam proyek digitalisasi pendidikan. Jaksa Roy Riady mengatakan Nadiem tidak mengajak pejabat internal kementerian menyusun program digitalisasi pendidikan. Padahal, kementerian memiliki direktur jenderal dan direktur teknis yang menangani pendidikan dasar dan menengah. Roy […]

  • tanker Pertamina Selat Hormuz dan aktivitas kapal minyak di Teluk Persia dengan peta jalur distribusi energi

    Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || 1 April 2026 – Dua kapal tanker milik Pertamina belum berhasil melintasi Selat Hormuz. Kondisi ini memicu perhatian publik karena kapal dari negara lain, termasuk Malaysia, tetap bisa melintas tanpa tarif tambahan. Perizinan jadi faktor utama Otoritas maritim di kawasan Teluk menerapkan aturan ketat. Setiap kapal harus memenuhi dokumen pelayaran, asuransi, dan […]

expand_less