KENDARI, (kabaristana.com) – Akademisi Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Edy Karno, mendukung tujuh Program Strategis Nasional yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM), pemerataan pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045.
Prof. Edy Karno mengatakan keberhasilan program pemerintah memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Perguruan tinggi harus mengambil peran yang lebih besar. Kampus dapat menghasilkan riset, inovasi, dan lulusan berkualitas untuk mendukung pelaksanaan kebijakan nasional.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan. Kampus juga perlu menjadi mitra strategis pemerintah. Melalui riset, akademisi dapat menawarkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi berbasis riset untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” ujar Prof. Edy Karno.
Ia juga menilai tujuh Program Strategis Nasional saling melengkapi. Program tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pembangunan karakter, dan penguatan daya saing nasional. Seluruh program itu mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, Prof. Edy Karno mengajak pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi. Kolaborasi yang erat akan mempercepat pelaksanaan program. Dengan cara itu, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
Menurutnya, dukungan akademisi tidak cukup berhenti pada penyampaian gagasan. Akademisi perlu melakukan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pendampingan kebijakan. Langkah tersebut akan menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di berbagai daerah.
Prof. Edy Karno optimistis sinergi semua pihak akan memperkuat pelaksanaan tujuh Program Strategis Nasional. Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat perekonomian, dan mempercepat pembangunan SDM. Upaya itu juga menjadi langkah penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Saat ini belum ada komentar