Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Gaza Mulai Pembersihan Sampah, Layanan Publik Jadi Sorotan

Gaza Mulai Pembersihan Sampah, Layanan Publik Jadi Sorotan

  • account_circle Siswandi
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Tumpukan sampah yang menguasai ruang publik di Gaza selama berbulan-bulan mengganggu kesehatan warga dan melumpuhkan aktivitas ekonomi harian. Kondisi ini memaksa pemerintah kota memulai proyek pembersihan di sejumlah titik padat aktivitas.

Isu kebersihan menjadi krusial karena konflik berkepanjangan telah merusak layanan dasar. Sampah yang menumpuk di pasar dan jalan utama memperparah risiko penyakit serta menghambat distribusi barang. Tanpa intervensi cepat, dampaknya meluas ke sektor perdagangan kecil dan transportasi lokal.

Pemerintah Kota Gaza menyatakan telah mengerahkan alat berat dan tenaga kebersihan untuk memindahkan ratusan ribu meter kubik sampah. Otoritas kota menargetkan pembukaan kembali kawasan pasar agar pedagang dapat beroperasi normal. Mereka juga menyebut proyek ini sebagai langkah awal pemulihan ekonomi lokal.

Meski begitu, sebagian warga mempertanyakan keberlanjutan kebijakan tersebut. Aktivis lingkungan menilai pemerintah belum menyiapkan sistem pengelolaan sampah jangka panjang. Mereka menyoroti minimnya armada, keterbatasan lokasi pembuangan, dan ketergantungan pada respons darurat. Warga khawatir sampah akan kembali menumpuk setelah proyek selesai.

Jika pemerintah menjalankan pembersihan secara konsisten, warga berpotensi memperoleh lingkungan yang lebih sehat. Aktivitas pasar dapat kembali bergerak. Pekerja harian juga mendapat peluang kerja sementara dari sektor kebersihan kota.

Namun, pemulihan layanan publik di Gaza tidak cukup bergantung pada pembersihan sesaat. Pemerintah perlu membangun sistem kebersihan yang stabil dan transparan. Tanpa itu, proyek ini hanya menunda krisis yang sama di kemudian hari.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Ushuluddin UIN Jakarta saat peletakan batu pertama oleh Menteri Agama

    Menag Nasaruddin Umar Resmikan Pembangunan Gedung Baru Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 305
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis. Ia memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama. Langkah ini memperkuat peran Fakultas Ushuluddin sebagai pusat kajian Islam. Selain itu, pembangunan ini meningkatkan kualitas fasilitas akademik berbasis teknologi. Peran Historis dan Harapan Keilmuan Menag menegaskan bahwa […]

  • Thailand Siapkan Evakuasi Massal Warga dari Timur Tengah, Iran Jadi Prioritas

    Thailand Siapkan Evakuasi Massal Warga dari Timur Tengah, Iran Jadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Thailand menyiapkan evakuasi besar-besaran bagi warganya dari kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya konflik bersenjata di wilayah tersebut. Evakuasi akan menggunakan pesawat militer dan penerbangan charter dari sejumlah negara di kawasan. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Fokus utama evakuasi diarahkan kepada warga Thailand […]

  • GEMARI Jakarta tagih kepastian KPK terkait perkembangan pemeriksaan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto melalui pernyataan Koordinator Nasional Kori Fatnawi.

    Berbulan-bulan Pasca Penggeledahan, SF Hariyanto Kembali Diperiksa, GEMARI Jakarta Tagih Kepastian dari KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Riau Jakarta (GEMARI Jakarta) kembali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menjelaskan perkembangan penanganan perkara yang berkaitan dengan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. Organisasi itu menilai publik membutuhkan kepastian hukum setelah penyidik KPK kembali memeriksa SF Hariyanto. Koordinator Nasional GEMARI Jakarta, Kori Fatnawi, S.H., mengatakan organisasinya terus mengawal dugaan […]

  • DPP GARANSI mendukung KPK mengusut dugaan aliran dana Rp3,5 miliar kepada Akbar Himawan Buchari dan meminta proses hukum.

    DPP GARANSI Dukung KPK Usut Tuntas Aliran Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan Buchari

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 147
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI), Sukri Soleh Sitorus, mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran dana Rp3,5 miliar. Dugaan tersebut berkaitan dengan dana dari PT Waskita Karya yang mengarah kepada mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Akbar Himawan Buchari. Persidangan perkara korupsi […]

  • aksi buruh Venezuela di Caracas menuntut pembebasan Nicolas Maduro

    Para Pekerja Venezuela Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Kepulangan Maduro

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 471
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Para pekerja Venezuela menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (14/1) di sejumlah ruas jalan utama Caracas. Mereka menuntut pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang dilaporkan ditahan pasukan militer Amerika Serikat sejak 3 Januari lalu. Saat aksi berlangsung, penjabat presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyapa massa melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan […]

  • kerugian negara korupsi LPEI miliar

    Delapan Terdakwa Korupsi LPEI Diduga Rugikan Negara Rp992,82 Miliar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) periode 2015–2020 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp992,82 miliar. Delapan terdakwa kini menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Darmawan Wiratama menegaskan para terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum secara bersama-sama dan berlanjut. Menurut […]

expand_less