Trump Sebut Iran Makin Serius Berunding, Peluang Kesepakatan dengan AS Menguat
- account_circle Retanto
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran semakin serius dalam proses negosiasi dengan Washington, meski kedua negara belum mencapai kesepakatan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Iran mulai menunjukkan sikap yang lebih serius dalam pembicaraan dengan Washington. Meski komunikasi terus berlangsung, kedua negara belum mencapai kesepakatan.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (24/7) waktu setempat. Ia mengatakan pemerintah AS terus menjalin komunikasi dengan Teheran dan melihat perubahan sikap dalam proses negosiasi.
“Saya rasa mereka semakin serius seiring berjalannya waktu. Kami sedang berbicara dengan mereka saat ini,” kata Trump.
Menurut Trump, Iran kini memperlihatkan tingkat keseriusan tertinggi dibandingkan putaran pembicaraan sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa perkembangan itu belum menghasilkan kesepakatan.
“Saya rasa sejauh ini mereka menunjukkan keseriusan paling besar yang pernah kami lihat. Namun, itu tidak berarti kami sudah sepakat,” ujarnya.
Trump juga belum memastikan apakah pemerintah AS akan meningkatkan operasi militer terhadap Iran. Ia memilih tidak menjelaskan langkah berikutnya karena proses diplomatik masih berlangsung.
Sebelumnya, Trump mengadakan pertemuan dengan para pejabat senior dan penasihat keamanan nasional di Gedung Putih. Pertemuan tersebut membahas berbagai opsi kebijakan Amerika Serikat terkait konflik dengan Iran. CNN melaporkan informasi itu dengan mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.
Di tengah upaya diplomasi, ketegangan di kawasan masih berlanjut. Hingga Kamis (23/7), militer Amerika Serikat terus melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran selama 13 malam berturut-turut.
Perkembangan komunikasi antara Washington dan Teheran menjadi perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di Timur Tengah. Hingga kini, kedua negara belum mengumumkan adanya kesepakatan resmi.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar