Bandara Soetta Ditutup, KAI Tambah Rangkaian Kereta Jakarta–Tegal hingga Surabaya
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi kereta api.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menambah kapasitas sejumlah kereta api dari Jakarta menuju beberapa kota di Pulau Jawa pada Senin (7/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mobilitas masyarakat. Kebijakan ini diambil setelah Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lain mengalami penutupan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa penambahan kapasitas tersebut tidak hanya ditujukan bagi penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta.
Menurut Anne, sejumlah penerbangan dari berbagai daerah juga menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dengan kondisi tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi alternatif ikut meningkat.
“Enggak hanya yang dari Bandara Soetta. Kan ada beberapa bandara yang menuju Soetta dari berbagai daerah terdampak,” kata Anne melalui pesan WhatsApp, Senin (7/9/2026).
Kapasitas Kereta Tujuan Tegal Bertambah
Untuk rute Jakarta–Tegal, KAI menambah rangkaian pada KA 204 Tegal Bahari. Kereta tersebut melayani relasi Pasarsenen–Tegal.
Kini, KA 204 Tegal Bahari memiliki empat kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi. Dalam operasionalnya, KAI menggunakan rangkaian Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation.
Dengan tambahan itu, kapasitas perjalanan dari Jakarta menuju Tegal menjadi lebih besar. Masyarakat pun memiliki pilihan perjalanan yang lebih luas.
Tambahan Kapasitas untuk Tujuan Surabaya
Sementara itu, KAI meningkatkan kapasitas KA 2B Argo Bromo Anggrek yang melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi.
Kereta tersebut kini membawa sembilan kereta eksekutif. Untuk mendukung penambahan kapasitas tersebut, KAI menggunakan sarana Eksekutif Stainless Steel New Generation.
Selain Argo Bromo Anggrek, KA 164A Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi juga mendapat tambahan kapasitas.
KA Gumarang kini memiliki empat kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi. Dalam perjalanan ini, KAI menggunakan rangkaian Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation.
Kereta Tujuan Semarang dan Cirebon
Berikutnya, KAI menambah kapasitas KA 118B Gunung Jati relasi Gambir–Semarang Tawang.
Kapasitas kereta tersebut kini mencapai lima kereta eksekutif dan lima kereta ekonomi. Adapun rangkaian yang digunakan terdiri dari sarana Eksekutif dan Ekonomi New Image.
Di sisi lain, penumpang tujuan Cirebon juga mendapat tambahan kapasitas melalui KA 120B Gunung Jati relasi Gambir–Cirebon.
KA 120B Gunung Jati kini membawa lima kereta eksekutif dan lima kereta ekonomi. Untuk perjalanan tersebut, KAI menggunakan rangkaian Eksekutif dan Ekonomi New Image.
KAI Imbau Penumpang Tetap Waspada
Anne memastikan KAI terus menjaga kesiapan sarana dan prasarana. Selain itu, perusahaan juga memastikan operasional perjalanan berjalan sesuai standar keselamatan.
Di tengah kondisi tersebut, KAI mengimbau pelanggan memperhatikan kesehatan selama perjalanan. Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Karena itu, KAI menyarankan penumpang menggunakan masker selama berada di perjalanan maupun di area stasiun.
“KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mengikuti arahan petugas, serta memastikan informasi perjalanan sebelum keberangkatan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Anne.
Lebih lanjut, KAI meminta calon penumpang mengecek informasi perjalanan sebelum berangkat. Penumpang juga perlu datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup sebelum keberangkatan.
Selain mengikuti informasi resmi, pelanggan harus mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun. Dengan demikian, proses keberangkatan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.
- Penulis: Rahman
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar