Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Greenland Khawatir Jadi Target AS, PM Tegaskan Wilayah Tak Akan Dijual

Greenland Khawatir Jadi Target AS, PM Tegaskan Wilayah Tak Akan Dijual

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Perdana Menteri Greenland, Jens Frederik Nielsen, menyatakan kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dapat menjadikan wilayahnya sebagai target berikutnya di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump kembali menyampaikan keinginannya untuk menguasai Greenland karena alasan strategis.

Nielsen menjelaskan bahwa kekhawatiran tersebut kini dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga mulai merasa cemas dan tidak aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Banyak orang merasa tidak aman. Sebagian merasa takut, dan kini perasaan itu berubah menjadi kemarahan,” ujar Nielsen.

Warga Mulai Merasakan Dampak Psikologis

Nielsen menegaskan bahwa situasi ini telah memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Beberapa warga bahkan membatalkan kegiatan keluarga dan menjadi lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.

Ia menyebut bahwa sebagian masyarakat percaya Greenland bisa menjadi target berikutnya dalam kepentingan strategis Amerika Serikat.

Pemerintah Tegaskan Kedaulatan

Nielsen menegaskan bahwa pemerintah Greenland tidak akan menjual atau menyerahkan wilayahnya kepada negara mana pun.

Ia juga meminta seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan Greenland sebagai bagian dari Kerajaan Denmark.

“Kami akan menjaga wilayah kami dan siap menghadapi segala kemungkinan,” tegasnya.

NATO Masih Jadi Tanda Tanya

Dalam kesempatan yang sama, Nielsen mempertanyakan komitmen NATO dalam melindungi Greenland jika terjadi konflik.

Ia menilai situasi ini cukup kompleks karena semua pihak masih berada dalam satu aliansi.

Greenland Punya Nilai Strategis Tinggi

Greenland berada di bawah Kerajaan Denmark dan memiliki posisi strategis di kawasan Arktik. Wilayah ini menyimpan sumber daya alam besar serta memiliki nilai penting dalam aspek pertahanan global.

Karena itu, Amerika Serikat terus menunjukkan minat terhadap Greenland dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: Sputnik / RIA Novosti – diolah dan dimoderasi

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu RI Peace Board tegaskan Indonesia tidak wajib setor dana dan fokus misi kemanusiaan Gaza

    Menlu Tegaskan RI Tak Wajib Setor Dana di Board of Peace, Kontribusi Fokus Kemanusiaan Gaza

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com — Menlu RI Peace Board menjadi perhatian publik setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kewajiban menyetor dana untuk keanggotaan Dewan Perdamaian internasional tersebut. Dalam keterangannya, Sugiono menjelaskan bahwa tawaran kontribusi dana yang disampaikan kepada anggota Menlu RI Peace Board bersifat sukarela dan tidak menjadi syarat utama keanggotaan. Lebih lanjut, Menlu […]

  • dugaan pelanggaran morosi vdni di kawasan industri

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) menyoroti dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi. Setelah menyampaikan kritik itu, Ketua Umum PPI Sulkarnain mengaku menerima teror dari orang tidak dikenal (OTK). Sulkarnain mengatakan beberapa orang menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp. “Mereka beberapa kali menelepon saya lewat WhatsApp. Ada juga yang mengirim pesan pribadi dengan nada mengintimidasi,” […]

  • Prabowo panggil Retno Marsudi mantan Menlu ke Istana

    Prabowo Panggil Retno Marsudi dan Marty Natalegawa ke Istana, Isyarat Evaluasi Arah Diplomasi?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo panggil mantan Menlu ke Istana Negara pada Rabu (4/2/2026). Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah ini di awal masa pemerintahannya. Publik langsung menyoroti langkah tersebut karena berkaitan dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia. Keputusan diplomasi berpengaruh pada stabilitas politik, ekonomi, dan posisi Indonesia di tingkat global. Dinamika Global Dorong Evaluasi Diplomasi Situasi […]

  • Martina Ayu Pratiwi menerima bonus SEA Games dari Presiden Prabowo

    Cerita Martina Ayu Usai Prabowo Hitung 7 Medali SEA Games Miliknya

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 247
    • 0Komentar

    (kabaristana.com), JAKARATA | Atlet triathlon putri Indonesia Martina Ayu Pratiwi menceritakan pengalamannya saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara. Pertemuan itu berlangsung dalam acara penyerahan bonus bagi atlet SEA Games 2025, Kamis (8/1/2026). Dalam momen tersebut, Prabowo tampak terkesan dengan prestasi Martina. Ia bahkan menghitung satu per satu medali yang Martina kenakan. Martina meraih […]

  • Gus Alex saat ditahan dalam kasus korupsi kuota haji oleh KPK

    KPK Tahan Eks Stafsus Menag dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama terkait dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Penyidik menduga tersangka terlibat dalam pengaturan alur administrasi sekaligus menerima dana ilegal dalam kasus tersebut. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik menahan Gus Alex selama 20 hari, terhitung sejak 17 Maret […]

  • Status hukum lahan transmigrasi yang tumpang tindih kawasan hutan

    Kementrans Targetkan Penuntasan Status Hukum 17.655 Bidang Tanah Transmigran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ribuan keluarga transmigran masih hidup tanpa kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Padahal, sebagian dari mereka telah mengelola lahan itu selama puluhan tahun. Ketidakjelasan status tanah ini berisiko memicu konflik agraria dan menghambat kesejahteraan warga. Persoalan Lahan Mengemuka di Tengah Reforma Agraria Masalah tumpang tindih lahan transmigrasi dan kawasan hutan kembali mencuat. […]

expand_less