Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

Tak Terima Dipecat, Eks Karyawan Hapus 180 Server Virtual, Rugikan Perusahaan Rp11,1 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Seorang mantan karyawan asal India dilaporkan melakukan aksi perusakan sistem setelah diberhentikan dari pekerjaannya. Pria bernama Kandula Nagaraju (39) itu mengakses sistem internal perusahaan lamanya dan menghapus ratusan server virtual, yang berujung pada kerugian besar.

Aksi tersebut terjadi setelah ia tidak lagi bekerja di perusahaan teknologi NCS yang berbasis di Singapura. Dengan memanfaatkan akses lama, ia masuk ke sistem pengujian perusahaan dan menjalankan perintah yang menghapus total 180 server virtual.

Akibat perbuatannya, perusahaan ditaksir mengalami kerugian sekitar S$918.000 atau setara Rp11,1 miliar. Kasus ini pun berujung pada proses hukum, dengan pelaku dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan.

Dalam persidangan terungkap bahwa pelaku merasa tidak terima atas pemutusan kontraknya. Ia mengaku kecewa karena merasa telah bekerja dengan baik selama bergabung di perusahaan tersebut.

Melansir CNA, kontrak Kandula dengan NCS dihentikan pada Oktober 2022 karena kinerja yang buruk. Ia terakhir kali bekerja pada 16 November 2022.

Menurut dokumen pengadilan, Kandula merasa bingung dan kesal ketika dipecat karena merasa telah bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang baik kepada NCS selama bekerja. Setelah keluar dari NCS, ia tidak memiliki pekerjaan lain di Singapura dan harus kembali ke India.

Kronologi

Sekitar November 2021 hingga Oktober 2022, Kandula menjadi bagian dari tim beranggotakan 20 orang yang mengelola sistem komputer jaminan kualitas (QA) di NCS. NCS merupakan perusahaan yang menawarkan layanan informasi, komunikasi, dan teknologi. Sistem yang dikelola tim Kandula digunakan untuk menguji perangkat lunak dan program baru sebelum diluncurkan.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNA pada Rabu, NCS mengatakan bahwa sistem tersebut merupakan “sistem pengujian mandiri”. Sistem itu terdiri dari sekitar 180 server virtual dan tidak menyimpan informasi sensitif.

Setelah kontraknya diputus dan kembali ke India, Kandula menggunakan laptopnya untuk mendapatkan akses ilegal ke sistem dengan memanfaatkan kredensial login administrator. Ia melakukan akses tersebut sebanyak enam kali antara 6 Januari dan 17 Januari 2023.

Pada Februari tahun itu, Kandula kembali ke Singapura setelah mencari pekerjaan baru. Ia menyewa kamar bersama mantan rekannya di NCS dan menggunakan jaringan Wi-Fi milik rekannya tersebut untuk mengakses sistem NCS satu kali pada 23 Februari 2023.

Selama melakukan akses tanpa izin dalam dua bulan tersebut, ia menulis beberapa skrip komputer untuk menguji apakah skrip itu dapat digunakan pada sistem untuk menghapus server.

Pada Maret 2023, Kandula mengakses sistem QA NCS sebanyak 13 kali. Pada 18 dan 19 Maret, ia menjalankan skrip yang diprogram untuk menghapus 180 server virtual di dalam sistem. Skrip tersebut ditulis sedemikian rupa sehingga server akan terhapus satu per satu.

Keesokan harinya, tim NCS menyadari bahwa sistem tidak dapat diakses dan mencoba mengatasi masalah tersebut, tetapi tidak berhasil. Mereka kemudian menemukan bahwa server telah dihapus.

Pada 11 April 2023, laporan polisi dibuat dan beberapa alamat IP yang ditemukan melalui penyelidikan internal diserahkan kepada polisi. Laptop Kandula disita oleh polisi dan ditemukan skrip yang digunakan untuk melakukan penghapusan.

Investigasi mengungkapkan bahwa Kandula telah mencari skrip untuk menghapus server virtual melalui Google. Informasi tersebut kemudian ia gunakan untuk membuat skrip yang dipakai dalam aksinya.

Akibat perbuatannya, NCS mengalami kerugian sebesar S$917.832.

(Rm)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja sama BI dan PBOC mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan Indonesia-China.

    Kerja sama bank sentral RI-China perkuat stabilitas ekonomi bersama

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, menyatakan bahwa kemajuan kerja sama antara Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral China (PBOC) berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta stabilitas keuangan kedua negara. “Kerja sama keuangan antara China dan Indonesia terus mengalami pendalaman dan telah membuahkan hasil yang signifikan. Kerja sama keuangan berkontribusi positif […]

  • aktivitas tambang Pulau Wawonii Sulawesi Tenggara

    Ampuh, Aktivitas Tambang Pulau Wawonii Diminta Dihentikan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Kendari (Kabaristana.com) – Aktivitas tambang di Pulau Wawonii kembali menjadi sorotan. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak pemerintah menghentikan seluruh kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyatakan saat ini masih ada lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) aktif di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. Empat IUP nikel dimiliki PT Gema […]

  • apel perwira dalam rangka mutasi Polda Metro Jaya

    Kapolda Metro Jaya Lakukan Mutasi dan Rotasi Jabatan Kasat Reskrim serta Kapolsek

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com |  Kepolisian kembali merombak jajaran pejabat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Mutasi ini berdampak langsung pada pelayanan publik dan penanganan kejahatan di Jakarta dan sekitarnya, wilayah dengan tingkat mobilitas dan kriminalitas yang tinggi. Perubahan pejabat kepolisian kerap menjadi perhatian warga karena berhubungan dengan kecepatan penanganan perkara, stabilitas keamanan, dan respons aparat terhadap […]

  • Diplomasi Venezuela AS ditegaskan Delcy Rodríguez dalam pidato kenegaraan

    Penjabat Presiden Venezuela Tegaskan Tidak Takut Berdiplomasi dengan AS

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 355
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menegaskan bahwa pemerintahannya tidak gentar menjalani jalur diplomasi dengan Amerika Serikat, meskipun hubungan kedua negara tengah diwarnai ketegangan serius. Pernyataan tersebut disampaikan Rodríguez dalam pidato kenegaraan tahunan pada Kamis (15/1). Ia menekankan bahwa dialog politik tetap menjadi pilihan utama pemerintah Venezuela dalam menghadapi dinamika hubungan internasional. “Jangan […]

  • Indonesia U17 lawan Qatar pada Piala Asia U17 2026 di Jeddah

    Timnas Indonesia U17 Qatar: Ichiro Akbar dan Pandu Aryo Jadi Andalan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Timnas Indonesia U17 memasang duet Ichiro Akbar dan Pandu Aryo saat menghadapi Qatar national under-17 football team pada laga kedua Grup D AFC U-17 Asian Cup. Pertandingan berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu malam WIB. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih formasi 5-3-2 untuk menjaga keseimbangan permainan tim. Selain itu, Indonesia […]

  • ilustrasi kasus IAI Rawa Aopa di lingkungan kampus

    Bantah Tuduhan, Mantan Istri Pendiri Yayasan Bongkar Fakta Kebobrokan Tata Kelola IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 243
    • 1Komentar

    Kendari, Kabaristana.com – Polemik dugaan kekerasan seksual di lingkungan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Sulawesi Tenggara, terus bergulir. Mantan istri pendiri yayasan kampus, Salma, membantah sejumlah tuduhan yang muncul di ruang publik. Salma menegaskan pihak yayasan mengetahui seluruh proses perekrutan mahasiswa sejak awal. Ia menolak anggapan yang menyebut dirinya menjalankan perekrutan secara sepihak. “Semua […]

expand_less