Penjabat Presiden Venezuela Tegaskan Tidak Takut Berdiplomasi dengan AS
- account_circle Rahman
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- visibility 166
- comment 0 komentar
- print Cetak

ket: Wakil Presiden Venezuela.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menegaskan bahwa pemerintahannya tidak gentar menjalani jalur diplomasi dengan Amerika Serikat, meskipun hubungan kedua negara tengah diwarnai ketegangan serius.
Pernyataan tersebut disampaikan Rodríguez dalam pidato kenegaraan tahunan pada Kamis (15/1). Ia menekankan bahwa dialog politik tetap menjadi pilihan utama pemerintah Venezuela dalam menghadapi dinamika hubungan internasional.
“Jangan takut dengan diplomasi,” ujar Rodríguez dalam pidatonya.
Rodríguez mengakui adanya rekam jejak panjang intervensi Washington di kawasan Amerika Latin. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Venezuela siap menghadapi situasi tersebut secara diplomatis melalui dialog politik yang bermartabat dan setara.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah merumuskan kebijakan baru sebagai bagian dari respons terhadap perkembangan situasi politik dan diplomatik global.
Dalam kesempatan tersebut, Rodríguez meminta seluruh korps diplomatik yang berkedudukan di Venezuela agar menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada pemerintah masing-masing negara, guna mencegah kesalahpahaman di tingkat internasional.
Selain itu, Rodríguez menyerukan persatuan nasional kepada seluruh rakyat Venezuela untuk menjaga kedaulatan, integritas wilayah, serta stabilitas dan perdamaian dalam negeri.
“Saya mengajak rakyat Venezuela untuk menjaga perdamaian, ketenteraman tanah air, serta melakukannya dengan penuh martabat dan tanggung jawab historis,” katanya.
Rodríguez juga menyinggung kemungkinan kunjungannya ke Amerika Serikat apabila menerima undangan resmi. Ia menegaskan akan menjalani langkah tersebut dengan sikap tegas dan terhormat sebagai kepala pemerintahan sementara.
“Saya akan melakukannya dengan berdiri tegak, berjalan, bukan merangkak,” ujarnya.
Ketegangan hubungan Caracas dan Washington meningkat setelah sejumlah peristiwa geopolitik yang berdampak langsung pada situasi politik Venezuela. Meski demikian, pemerintah Venezuela menegaskan tetap membuka ruang dialog sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: https://kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar