Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » pendidikan » Aksi di Kemdiktisaintek,  KPIT Desak Evaluasi Syarat Desil KIP Kuliah 2026

Aksi di Kemdiktisaintek,  KPIT Desak Evaluasi Syarat Desil KIP Kuliah 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin (10/8/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi penggunaan kategori desil dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026.

KPIT Soroti Syarat Desil KIP Kuliah

Aturan KIP Kuliah 2026 mencantumkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan batas maksimal desil 4 sebagai salah satu bukti keterbatasan ekonomi calon mahasiswa.

Namun, calon mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria tersebut masih dapat mengajukan bantuan. Mereka dapat melampirkan bukti lain yang menunjukkan kondisi ekonomi keluarga.

Ketua KPIT, Ichi Amahoru, menilai KIP Kuliah memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Ichi, penerapan syarat berbasis desil masih menimbulkan persoalan di lapangan. Ia menemukan calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan, tetapi tidak masuk dalam kategori desil yang dipersyaratkan.

“Masih banyak anak-anak dari Indonesia Timur dan berbagai daerah lainnya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, tetapi tidak terakomodasi dalam data desil,” ujar Ichi.

Ia menilai kondisi tersebut dapat mengurangi kesempatan calon mahasiswa kurang mampu untuk memperoleh bantuan pendidikan.

Mahasiswa Minta Verifikasi Ulang

Koordinator lapangan, Edrian Saputra, juga meminta pemerintah membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang bagi calon penerima KIP Kuliah.

Menurut Edrian, pemerintah perlu menyediakan mekanisme yang mudah, cepat, dan transparan. Mekanisme tersebut juga harus mempertimbangkan kondisi ekonomi calon mahasiswa secara nyata.

“Pemerintah harus membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah, cepat, transparan, dan berpihak kepada calon mahasiswa tersebut,” kata Edrian.

Ia menilai mekanisme tersebut dapat membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan, tetapi tidak memenuhi batas desil dalam DTSEN.

KPIT Minta Syarat Desil Dievaluasi

Edrian mengatakan sejumlah mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu masih tercatat dalam desil 5 atau 6.

“Adik-adik kami harus mendapatkan bantuan tanpa terhambat oleh desil. Ada mahasiswa yang berprestasi dan benar-benar tidak mampu, tetapi tercatat dalam desil 5 atau 6,” tegasnya.

Karena itu, KPIT meminta pemerintah mengevaluasi penggunaan kategori desil dalam KIP Kuliah 2026.

Mahasiswa juga meminta pemerintah memperkuat proses verifikasi calon penerima. Mereka menilai pemerintah perlu menggunakan data dan kondisi ekonomi keluarga sebagai dasar penilaian.

Melalui aksi tersebut, KPIT berharap pemerintah tidak menutup akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Mereka juga meminta pemerintah memastikan proses seleksi KIP Kuliah berjalan transparan, objektif, dan sesuai kondisi ekonomi calon penerima.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

    Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 553
    • 6Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Mutasi Kajari Karo menarik perhatian publik setelah Kejaksaan Agung memindahkan Danke Rajagukguk dari jabatan strategisnya. Kejagung kini menempatkan Danke pada posisi fungsional untuk sementara waktu. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa Kejagung mengambil langkah ini sebagai bagian dari mekanisme internal. Ia menegaskan bahwa lembaga kerap melakukan mutasi dalam situasi […]

  • Batching plant ilegal PT Razka di Konawe disorot GAM Sultra

    Diduga Beroperasi Tanpa Izin, GAM Sultra Desak Aparat Tindak PT RSK di Konawe

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Konawe, (kabaristana.com) – Gerakan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GAM Sultra) menyoroti dugaan operasional ilegal PT Razka Sarana Konstruksi (RSK). Sorotan ini terkait pengoperasian batching plant yang diduga belum memiliki izin resmi di Kabupaten Konawe. GAM Sultra menyampaikan kritik tersebut setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Konawe. Dalam rapat itu, pihak PT Razka Sarana Konstruksi tidak […]

  • Demo HIMPUSEL Kemenag di depan Kantor Kementerian Agama RI

    Datangi Kemenag RI, HIMPUSEL Tolak Penghakiman Sepihak Terhadap IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Himpunan Mahasiswa Pemuda Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (HIMPUSEL) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Rabu, 13 Mei 2026. Massa menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Dalam aksi tersebut, massa meminta Kemenag RI tetap objektif, profesional, dan independen. Mereka juga meminta […]

  • Ketua Umum PP GPA Sebut Reformasi Birokrasi Polri Berjalan di Jalur yang Tepat

    Ketua Umum PP GPA Sebut Reformasi Birokrasi Polri Berjalan di Jalur yang Tepat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARISTANA.COM — Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) mengapresiasi langkah reformasi Polri. Ketua Umum PP GPA H. Aminullah Siagian menyampaikan apresiasi tersebut. Ia menilai Polri terus memperkuat pembenahan internal. Menurut Aminullah, reformasi Polri harus menyentuh berbagai aspek. Langkah itu mencakup struktur, kultur, pelayanan, dan pengawasan. Selain itu, reformasi harus meningkatkan profesionalisme anggota […]

  • iran produksi rudal dengan bendera Iran berkibar di langit

    Iran Bantah Klaim Netanyahu, IRGC Tegaskan Produksi Rudal Tetap Berjalan di Tengah Konflik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran melalui Garda Revolusi atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan bahwa produksi rudal nasional tetap berlangsung normal, sekaligus membantah klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut kemampuan tersebut telah melemah. Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naeini, menyatakan industri rudal Iran tidak terdampak signifikan meski berada dalam situasi konflik. Pernyataan ini […]

  • rehabilitasi hutan Bengkulu seluas 180 hektare di Kabupaten Lebong

    PLN Bengkulu dan BPDAS Ketahun Sosialisasikan Rehabilitasi Hutan 180 Hektare di Lebong

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 140
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Unit PLTA Tes Lebong mulai menjalankan program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Program itu mencakup area seluas 180 hektare. PLN menggandeng Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun dalam kegiatan tersebut. Kedua pihak ingin menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi kerusakan hutan. Asisten […]

expand_less