Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sejarah » Tragedi Lebaran 1932 di Batavia: Permintaan Baju Baru Berujung Pembunuhan

Tragedi Lebaran 1932 di Batavia: Permintaan Baju Baru Berujung Pembunuhan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Tradisi membeli pakaian baru menjelang Lebaran telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, pada masa kolonial, kebiasaan ini pernah memicu peristiwa tragis. Pada Idul Fitri 1350 Hijriah atau Januari 1932, warga Batavia kini Jakarta dikejutkan oleh pembunuhan seorang istri oleh suaminya di kawasan Tanjung Priok.

Seorang pria bernama Telo bin Saleh menusuk istrinya setelah terjadi pertengkaran rumah tangga. Perselisihan itu bermula dari permintaan sang istri yang ingin membeli baju baru untuk merayakan Lebaran.

Permintaan Baju Lebaran Picu Pertengkaran

Beberapa hari sebelum 1 Syawal, sang istri meminta uang kepada Telo agar bisa membeli satu set pakaian baru. Ia ingin merayakan hari raya dengan mengenakan pakaian baru seperti kebiasaan banyak orang saat Lebaran.

Namun, Telo menolak permintaan tersebut. Ia mengaku tidak memiliki cukup uang karena kondisi ekonomi keluarga sedang sulit. Saat itu, Hindia Belanda memang mengalami tekanan ekonomi yang cukup berat.

Telo lalu menyarankan agar mereka merayakan Lebaran secara sederhana dengan memakai pakaian lama. Akan tetapi, sang istri terus mendesak agar suaminya menyediakan uang untuk membeli pakaian baru.

Surat kabar Belanda De Indische Courant edisi 9 Mei 1932 mencatat bahwa masyarakat pribumi sudah lama menjadikan pakaian baru sebagai bagian dari perayaan Lebaran. Bahkan keluarga miskin pun berusaha tampil dengan pakaian baru saat hari raya.

Emosi Memuncak Berujung Kekerasan

Perdebatan antara pasangan tersebut semakin memanas. Telo tetap menolak permintaan istrinya. Sang istri terus mendesak dan melontarkan kata-kata yang menyinggung perasaan suaminya.

Kemudian, emosi Telo memuncak. Ia mengambil pisau dan menusuk istrinya. Serangan itu membuat korban meninggal di tempat.

Polisi kemudian menangkap Telo bin Saleh. Ia harus menjalani hukuman penjara setelah melakukan tindakan tersebut.

Tradisi Baju Baru Saat Lebaran Sudah Lama Ada

Terlepas dari tragedi itu, kebiasaan membeli pakaian baru menjelang Lebaran memang sudah berlangsung lama di Nusantara. Penasehat urusan Islam pemerintah kolonial Belanda, Snouck Hurgronje, pernah mencatat fenomena tersebut dalam tulisannya tentang masyarakat Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat di berbagai daerah memiliki kebiasaan membeli pakaian baru sebelum Lebaran. Di Aceh, misalnya, warga lebih memprioritaskan membeli pakaian baru daripada membeli daging untuk hidangan hari raya.

Hal yang sama juga terjadi di Batavia. Warga kota menghabiskan banyak uang untuk membeli pakaian baru, petasan, dan makanan. Mereka memandang Lebaran sebagai hari istimewa yang harus dirayakan dengan penuh kegembiraan.

Perdebatan tentang Perayaan Lebaran

Sejumlah pejabat kolonial pernah mengkritik kebiasaan tersebut. Mereka menilai banyak pegawai pribumi merayakan Lebaran secara besar-besaran meskipun harus meminjam uang.

Namun, Snouck Hurgronje tidak sepakat dengan pandangan itu. Ia menilai larangan terhadap tradisi Lebaran tidak akan otomatis membuat masyarakat menjadi lebih hemat.

Menurutnya, kebiasaan masyarakat dalam merayakan hari raya merupakan bagian dari budaya yang telah mengakar lama.

Tragedi yang terjadi di Batavia pada 1932 menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dan konflik rumah tangga dapat memicu tindakan fatal. Di sisi lain, kisah ini juga menggambarkan bahwa tradisi mengenakan pakaian baru saat Lebaran sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sejak masa lampau.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hilirisasi batu bara PTBA melalui kinerja keuangan laba bersih 1,4 triliun EBITDA 3,6 triliun kuartal III 2025

    Batu Bara Naik Kelas: PTBA Ubah Jadi Gas, Nilai Tambah Tembus 5,7 Kali Lipat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mempercepat hilirisasi batu bara untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat pasokan energi nasional. Perusahaan membidik kenaikan nilai ekonomi hingga 5,7 kali lipat melalui pengembangan Synthetic Natural Gas (SNG). Direktur Utama Arsal Ismail menilai proyek SNG memberikan nilai ekonomi jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan batu bara mentah. Ia […]

  • Pengawasan hewan kurban DKI di lapak penjualan kambing menjelang Idul Adha untuk mencegah PMK.

    Pengawasan Hewan Kurban DKI Cegah PMK Jelang Idul Adha

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan pengawasan hewan kurban DKI menjelang Idul Adha 2026. Langkah itu bertujuan mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sekaligus memastikan hewan kurban tetap sehat dan layak jual. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, mengatakan petugas kesehatan hewan sudah bersiaga di lima wilayah […]

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di masyarakat

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan. Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritik terhadap Kinerja Polres Konut Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran […]

  • AKSI MAHASISWA DI DEPAN DITJEN MINERBA: TOLAK RKAB PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur

    AKSI MAHASISWA DI DEPAN DITJEN MINERBA: TOLAK RKAB PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (KOMANDO) menggelar aksi demonstrasi di depan Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Senin. Mereka mendesak pemerintah menolak persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) milik PT Cinta Jaya dan PT Tristaco Mineral Makmur. Protes Dugaan Korupsi Tambang Mandiodo Mahasiswa menggelar aksi sebagai bentuk protes atas dugaan korupsi tambang nikel […]

  • Blokir judi online, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan capaian pemberantasan judi online dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta.

    Kemkomdigi Blokir 3,7 Juta Konten Judi Online, OJK Tutup 32.500 Rekening

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Blokir judi online menjadi fokus pemerintah dalam memberantas kejahatan digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat telah menindak 3,7 juta konten sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan capaian itu dalam OJK Banking Forum 2026 di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Selasa. Ia menegaskan […]

  • Airlangga Hartarto menjelaskan dampak konflik Iran Israel terhadap ekonomi Indonesia

    Konflik Iran Israel Ganggu Jalur Wisata Global, RI Perkuat Konsumsi Domestik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu sektor pariwisata dan transportasi global. Ketegangan Iran dan Israel diperkirakan mengganggu jalur penerbangan internasional yang selama ini menjadi rute transit utama wisatawan dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan eskalasi konflik mulai memengaruhi sejumlah penerbangan di kawasan […]

expand_less