Dalam komunikasi tersebut, Prabowo menyampaikan ucapan selamat Idulfitri. Selain itu, ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama global. Beberapa pemimpin yang dihubungi antara lain Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, PM Pakistan Shehbaz Sharif, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, serta Raja Yordania Abdullah II.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden melakukan panggilan tersebut setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan Idulfitri di dalam negeri. Sebelumnya, Prabowo mengikuti malam takbiran di Medan. Kemudian, ia melaksanakan salat Id di Aceh. Setelah itu, ia menghadiri halalbihalal dan gelar griya di Istana Kepresidenan.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa langkah ini tidak sekadar tradisi. Namun, pemerintah memanfaatkannya sebagai sarana diplomasi yang aktif. Dengan cara ini, Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara muslim.
Selain itu, Prabowo berencana menghubungi pemimpin negara lainnya. Saat ini, pemerintah masih menunggu konfirmasi jadwal dari masing-masing pihak. Oleh karena itu, komunikasi diplomatik ini akan terus berlanjut dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Sekretariat Presiden menilai bahwa Idulfitri menjadi momentum penting bagi Indonesia. Melalui momen ini, Indonesia berperan sebagai jembatan persatuan dunia Islam. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya merayakan hari besar keagamaan, tetapi juga memperkuat pesan perdamaian dan kerja sama global.
Saat ini belum ada komentar