Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Batu Bara Naik Kelas: PTBA Ubah Jadi Gas, Nilai Tambah Tembus 5,7 Kali Lipat

Batu Bara Naik Kelas: PTBA Ubah Jadi Gas, Nilai Tambah Tembus 5,7 Kali Lipat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) || PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mempercepat hilirisasi batu bara untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat pasokan energi nasional. Perusahaan membidik kenaikan nilai ekonomi hingga 5,7 kali lipat melalui pengembangan Synthetic Natural Gas (SNG).

Direktur Utama Arsal Ismail menilai proyek SNG memberikan nilai ekonomi jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan batu bara mentah. Ia menyampaikan hal itu dalam rapat bersama DPR RI.

PTBA mengarahkan pengembangan SNG ke wilayah Sumatra Selatan hingga Jawa Barat. Perusahaan memperkirakan kebutuhan bahan baku sekitar 9 juta ton batu bara dan menargetkan produksi sebesar 237 BBTUD.

PTBA menggandeng PT Perusahaan Gas Negara Tbk melalui skema joint venture untuk menjalankan proyek ini. PGN menyerap seluruh produksi SNG sebagai off-taker dan menjamin kepastian pasar.

Selain SNG, PTBA mengembangkan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) untuk menggantikan LPG impor. Proyek ini berpotensi meningkatkan nilai tambah hingga 4,3 kali lipat.

PTBA mengoperasikan pabrik DME sekaligus memasok batu bara sebagai bahan baku. Pertamina membeli seluruh produksi DME sebagai off-taker.

PTBA menargetkan kapasitas produksi DME mencapai sekitar 1,4 juta ton. Saat ini, perusahaan mematangkan proyek tersebut bersama Danantara agar aspek keekonomian tetap terjaga.

Langkah ini memperkuat strategi pemerintah untuk menekan impor energi dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam. PTBA juga menargetkan pertumbuhan kinerja melalui proyek hilirisasi tersebut.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deforestasi Nikel Sulawesi Tenggara dan Elite Tambang

    Deforestasi Nikel Sulawesi Tenggara dan Elite Tambang

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Ekspansi industri nikel terus mempercepat deforestasi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Sejumlah elite bisnis tambang yang kerap disebut publik sebagai raja dan ratu nikel mengendalikan laju produksi dan menikmati keuntungan besar dari penguasaan ruang hutan. (27/01/2026). Dalam sepuluh tahun terakhir, perusahaan tambang membuka hutan secara masif. Mereka membangun jalan hauling, area tambang terbuka, dan […]

  • aksi mahasiswa segel kantor Solway Investment Group Indonesia di Jakarta

    DULU DISANKSI AMERIKA, KINI BERULAH DI INDONESIA: JEJAK KELAM SOLWAY SWISS TERDETEKSI DI KONAWE UTARA, MAHASISWA SEGEL KANTOR AQUILA!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle jurnalis1
    • visibility 332
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Publik Indonesia kembali menyoroti aktivitas Solway Investment Group, perusahaan tambang asal Swiss yang beroperasi di Sulawesi Tenggara. Di Indonesia, Solway menjalankan bisnisnya melalui Aquila Nickel Group dan anak usaha PT Bumi Konawe Minerina. Namun demikian, sorotan tersebut tidak muncul tanpa alasan. Sejumlah aktivis menilai perusahaan ini membawa rekam jejak bermasalah dari luar […]

  • Tapal Batas Deli menjadi sorotan di wilayah perbatasan Medan

    Sengkarut Tapal Batas Wilayah Deli Serdang, Pemuda Wasathiyah Desak Bupati Deli Serdang Lakukan Pemetaan Ulang dan Pemekaran Wilayah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DELI SERDANG, (kabaristana.com) – Persoalan batas wilayah antara Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan kembali menjadi perhatian publik. Hingga kini, batas administratif kedua daerah masih menimbulkan berbagai masalah di lapangan. Ketua DPW Pemuda Wasathiyah Kabupaten Deli Serdang, Jaya Suprada, S.Pd, menyoroti tumpang tindih batas wilayah yang muncul pada sejumlah aplikasi peta digital. Menurutnya, kondisi itu […]

  • arga gunakan rakit akibat jembatan ambrol di Semarang"

    Jembatan Ambrol Diterjang Banjir, Warga Semarang Gunakan Rakit untuk Beraktivitas

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    jakarta, kabaristana.com | Warga gunakan rakit akibat jembatan ambrol di Semarang setelah banjir merusak akses utama penghubung antarpermukiman. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir memicu luapan sungai hingga menghantam struktur jembatan dan menyebabkan kerusakan parah. Peristiwa ini terjadi di sejumlah kawasan terdampak banjir di Semarang, Jawa Tengah. Jembatan yang ambrol […]

  • larangan gajah tunggang di lembaga konservasi Indonesia

    Larangan Gajah Tunggang Berlaku Nasional di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Larangan gajah tunggang kini berlaku secara nasional di Indonesia. Melalui kebijakan ini, pemerintah menghentikan atraksi yang mengeksploitasi gajah dan berpotensi merugikan kesejahteraan satwa dilindungi. Sebagai landasan kebijakan, Kementerian Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi. Direktorat […]

  • komitmen antisuap Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan

    Presiden Prabowo Subianto: Komitmen Tegas Melawan Korupsi

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Komitmen antisuap Presiden Prabowo kembali menjadi perhatian publik seiring memasuki satu tahun dua bulan masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Presiden menegaskan bahwa ia tidak akan mentoleransi praktik suap maupun kompromi politik yang merugikan negara dan mencederai amanah rakyat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan bahwa tekanan dan godaan dalam […]

expand_less