Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Gelar Aksi Jilid II, KKPHT Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Tambang Ilegal di Kolaka

Gelar Aksi Jilid II, KKPHT Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Tambang Ilegal di Kolaka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) —Koalisi Kajian Pemerhati Hukum Tambang Sulawesi Tenggara kembali menggelar Seruan Aksi Jilid II di depan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Rabu (16/9/2026).

Massa mendesak pengusutan menyeluruh atas dugaan pertambangan ilegal, penggunaan dokumen pertambangan tidak sah, serta peredaran nikel bermasalah di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Koordinator Aksi I, Akbar Rasyid, menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pekerja lapangan atau perusahaan tertentu. Ia mendesak Kejagung mengusut seluruh rantai pertambangan, termasuk pemilik modal, pengendali perusahaan, dan pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas bermasalah tersebut.

“Kami tidak meminta siapa pun dihukum berdasarkan tuduhan. Kami menuntut aparat berani memeriksa siapa pun berdasarkan bukti dan fakta hukum. Jangan sampai jabatan, kekuatan modal, dan jaringan politik menjadi tameng untuk menghindari pemeriksaan,” tegas Akbar.

Masa turut mendesak pemeriksaan terhadap H. Ismail Nushar selaku Direktur Utama PT Wijaya Nikel Nusantara (PT WNN) sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kolaka, apabila ditemukan bukti relevan. PT Babarina Putra Sulung (PT BPS) juga disorot, dengan tuntutan penelusuran asal-usul material, transaksi, hubungan antarperusahaan, serta aliran keuntungan.

Sementara itu, Koordinator Aksi II, Abdi Aditya, menyoroti dugaan keterlibatan PT AMIN dalam penyediaan atau fasilitasi dokumen pertambangan yang tidak sesuai dengan asal-usul material, yang dikenal sebagai “dokumen terbang”. Koalisi meminta penyidik menelusuri penerbit, pengguna, penerima manfaat, serta legalitas dokumen dan material nikel yang dipersoalkan.

Abdi juga mendesak Kejagung menelusuri dugaan aset atau kerugian negara sekitar Rp175 miliar yang disampaikan dalam laporan massa aksi. “Angka sebesar itu harus ditelusuri secara serius. Kami meminta kejelasan status aset, pihak yang bertanggung jawab, dan mekanisme pemulihan apabila terbukti terdapat kerugian negara,” ujarnya.

Tidak berhenti di Kejagung, Koalisi memastikan akan menggelar Aksi Jilid III di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Dalam aksi tersebut, massa akan mendesak pemeriksaan dan evaluasi terhadap Wakil Bupati Kolaka yang diduga terlibat dalam persoalan pertambangan ilegal, serta meminta pencopotan dari jabatan apabila keterlibatan dan pelanggaran terbukti melalui proses yang sah.

“Kami akan membawa persoalan ini ke Kemendagri. Pejabat publik tidak boleh kebal hukum. Jika Wakil Bupati Kolaka terbukti terlibat dalam pertambangan ilegal atau melakukan pelanggaran kewenangan, kami mendesak Kemendagri mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Akbar.

Koalisi Kajian Pemerhati Hukum Tambang Sulawesi Tenggara menegaskan Bahwa akan terus mengawal perkara tersebut hingga ada kejelasan penanganan dari aparat penegak hukum dan pemerintah pusat. Mereka menuntut pengusutan yang transparan, profesional, dan tidak tebang pilih, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak yang disebut dalam laporan.

Catatan Redaksi: Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan. Hak jawab dapat disampaikan kepada redaksi untuk diverifikasi dan dimuat secara proporsional sesuai Kode Eti k Jurnalistik.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com—Banjir Kampung Melayu masih bertahan hingga hari ini dan terus mengganggu aktivitas warga di Jakarta Timur. Genangan air memaksa sebagian warga bertahan di rumah, sementara warga lain memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (24/01/2026). Genangan Air Menghambat Aktivitas Warga Air masih menggenangi permukiman padat di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu. Warga menghadapi keterbatasan […]

  • aksi buruh Venezuela di Caracas menuntut pembebasan Nicolas Maduro

    Para Pekerja Venezuela Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Kepulangan Maduro

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 414
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Para pekerja Venezuela menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (14/1) di sejumlah ruas jalan utama Caracas. Mereka menuntut pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang dilaporkan ditahan pasukan militer Amerika Serikat sejak 3 Januari lalu. Saat aksi berlangsung, penjabat presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyapa massa melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan […]

  • Anton Timbang tambang nikel di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    Tudingan Terhadap Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Dinilai Abaikan Rekam Jejak Kontribusi Nyata.

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 447
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Isu dugaan kejahatan tambang kembali mencuat di ruang publik. Kali ini, narasi tersebut menyeret nama tokoh daerah. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap dunia usaha berpotensi terganggu. Sejumlah pihak mengaitkan nama Anton Timbang dengan aktivitas tambang nikel ilegal. Namun, hingga kini, publik belum melihat bukti hukum yang mendukung tudingan tersebut. Isu Muncul di Tengah […]

  • Lab Narkoba Tanjung Priok: Polisi Bongkar Jaringan Iran–Indonesia

    Lab Narkoba Tanjung Priok: Polisi Bongkar Jaringan Iran–Indonesia

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Lab narkoba Tanjung Priok menjadi sorotan setelah polisi menggerebek sebuah apartemen di kawasan Tanjung Priok. Sejak awal operasi, polisi menargetkan jaringan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah padat penduduk. (15/02/2026).  Tim Bareskrim Polri menggelar penyelidikan intensif. Selanjutnya, polisi menelusuri aktivitas mencurigakan yang mengarah ke satu unit apartemen. Setelah itu, aparat memastikan lokasi […]

  • Donald Trump Sentil Presiden Israel soal Amnesti Netanyahu

    Donald Trump Sentil Presiden Israel soal Amnesti Netanyahu

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 254
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Trump sentil Presiden Israel dalam pernyataan terbuka yang langsung menarik perhatian komunitas internasional. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas mengkritik Presiden Israel Isaac Herzog karena belum memberikan amnesti kepada Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, yang tengah menghadapi dugaan kasus suap dan korupsi. (14/02/2026). Trump menilai Netanyahu sebagai sekutu strategis Amerika Serikat dan […]

  • KPK periksa forwarder Bea Cukai di Gedung Merah Putih Jakarta

    KPK Perluas Penyidikan, Sejumlah Forwarder Selain Blueray Cargo Dipanggil

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang ilegal. Dalam proses tersebut, penyidik mulai memeriksa sejumlah pihak terkait forwarder Bea Cukai untuk menelusuri keterlibatan lebih luas. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa pemanggilan ini menjadi bagian dari strategi pendalaman kasus. Selain itu, […]

expand_less