Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

  • account_circle Porondosi
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 325
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Kasus Tambang Pulau Senja memicu aksi protes di Jakarta. Green Institute Sulawesi Tenggara mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menyerahkan laporan resmi, Selasa (04/01/2026).

Massa aksi menyoroti aktivitas tambang batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Desa Wawatu, Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mereka menilai kegiatan itu mengancam kawasan wisata dan merusak ekosistem pesisir.

Aktivis Desak Pemeriksaan Izin

Menurut, Muhammad Rahim, Ia Menegaskan, meminta aparat untuk segera memeriksa izin usaha pertambangan (IUP) ketiga perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. Yakni PT Hoffmen Energi Perkasa, PT Citra Khusuma Sultra, dan CV Ramadhan Moramo.Ia juga menuntut penyidik menelusuri proses penerbitan dan perpanjangan izin.

Selain itu, Mahasiswa asli sultra yang sedang melanjutkan pendidikan tinggi di jakarta ini, menegaskan pulau kecil memiliki daya dukung terbatas. Karena itu, perusahaan wajib menjalankan kajian lingkungan secara ketat sebelum beroperasi. Jika penyidik menemukan pelanggaran, aparat harus memprosesnya sesuai hukum.

Massa aksi mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara segera memanggil pimpinan perusahaan terkait. Mereka juga meminta aparat mengaudit seluruh dokumen perizinan.

Lebih jauh lagi, Rahim mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin agar menindak praktik tambang yang melanggar aturan.

Tata Ruang Jadi Sorotan

Perda RTRW Konawe Selatan Nomor 5 Tahun 2020 menetapkan Pulau Senja sebagai kawasan wisata bahari. Aturan itu melarang kegiatan tambang di zona pantai dan pulau kecil.

Namun, pemerintah provinsi tetap menerbitkan beberapa IUP pada periode 2021–2025 di sekitar wilayah tersebut. Kondisi ini memicu pertanyaan publik. Aktivis meminta pemerintah daerah mengevaluasi seluruh izin yang berlaku.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba mewajibkan perusahaan menjaga lingkungan dan mematuhi tata ruang. Aparat harus memastikan perusahaan memenuhi seluruh kewajiban tersebut.

Dampak ke Warga dan Infrastruktur

Perusahaan menggunakan jalan umum sebagai jalur hauling. Truk pengangkut material menimbulkan debu dan merusak jalan. Aktivitas itu juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi warga.

Green Institute meminta pemerintah daerah mencabut izin jika perusahaan melanggar aturan. Mereka juga menuntut perusahaan memulihkan lahan dan memperbaiki kerusakan lingkungan.

Warga menggantungkan ekonomi pada perikanan dan pariwisata. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah melindungi Pulau Senja dari eksploitasi berlebihan. Green Institute memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga aparat memberi kepastian hukum.

  • Penulis: Porondosi
  • Editor: Brian putra

Komentar (1)

  • binance "oppna konto

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas2 Mei 2026 10:21 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyimpangan Pertanahan Konawe menjadi sorotan dalam aksi mahasiswa di depan KPK RI

    Aksi di Depan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI: Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di BPN Konawe Selatan serta Dugaan Kongkalikong Pengukuran Lahan Bersengketa

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Adi Mangidi memimpin sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 17 Juni 2026. Massa aksi mendesak KPK dan Kejaksaan Agung mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, serta penyimpangan administrasi pertanahan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mahasiswa menggelar aksi tersebut setelah masyarakat melaporkan dugaan permintaan […]

  • rupiah menguat terhadap dolar AS di penukaran uang Jakarta

    Rupiah Bangkit di Akhir Sesi, Dolar AS Kembali di Bawah Rp17.000

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (1/4/2026). Data pasar menunjukkan rupiah naik sekitar 0,09% ke posisi Rp16.975 per dolar AS. Sepanjang hari, pelaku pasar sempat mendorong rupiah melemah hingga menembus Rp17.000 per dolar AS. Bahkan, kurs sempat menyentuh Rp17.026 per dolar AS sebelum akhirnya berbalik arah menjelang […]

  • bantuan gempa Flores Timur oleh relawan Baznas di dapur umum

    Baznas Kirim 800 Porsi Makanan untuk Korban Gempa Flores Timur, Fokus Penuhi Kebutuhan Darurat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 800 porsi makanan kepada warga terdampak gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat. Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung turun ke lokasi dan membagikan makanan kepada para penyintas. Tim juga mendirikan dapur umum di titik pengungsian, […]

  • awan tebal di wilayah Indonesia

    Cuaca Berawan Indonesia Dominasi Wilayah, BMKG Senin

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | cuaca berawan Indonesia diprakirakan mendominasi sebagian besar wilayah pada Senin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan tersebut berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer terkini di berbagai daerah. Prakirawan cuaca BMKG, Bintari Ayuningtyas, menjelaskan bahwa wilayah Indonesia bagian barat berpotensi mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal. Wilayah tersebut meliputi Pekanbaru, Tanjung Pinang, […]

  • Dugaan Laporan Mandek Puriala Disorot Keluarga di Konawe

    Laporan Dugaan Penganiayaan Diduga Mandek, Keluarga Korban Pertanyakan Kinerja Kapolsek Puriala

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KONAWE, (kabaristana.com) – Keluarga korban dugaan penganiayaan di Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, mempertanyakan penanganan kasus oleh Polsek Puriala. Mereka menilai polisi belum menunjukkan perkembangan yang jelas sejak menerima laporan pada April 2026. Korban bernama Sire melaporkan dugaan penganiayaan tersebut melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/02/IV/YAN.2.5/2026/SPKT-C/Sultra/Res Knw/Sek Puriala. Peristiwa itu terjadi pada 4 April […]

  • KPK mengungkap kasus pemerasan Bupati Cilacap

    KPK Bongkar Dugaan Pemerasan Bupati Cilacap, Uang Rp610 Juta Diduga Disiapkan untuk THR Forkopimda

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Penyidik KPK menemukan uang sekitar Rp610 juta yang rencananya akan digunakan untuk tunjangan hari raya (THR) bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan Syamsul menyiapkan pembagian THR dengan nominal berbeda. “Ada […]

expand_less