Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Global » Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Kembali Melonjak

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Kembali Melonjak

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus memicu kekhawatiran pasar energi global. Memasuki pekan ketiga konflik, para analis memperkirakan harga minyak dunia berpotensi kembali naik pada pembukaan perdagangan awal pekan.

Pasar energi global menyoroti potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Teluk yang selama ini menjadi pusat produksi energi dunia. Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor semakin berhati-hati dalam memantau perkembangan konflik.

Eskalasi Militer Tingkatkan Risiko Pasokan Energi

Konflik memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan lanjutan terhadap fasilitas ekspor minyak Iran di Pulau Kharg. Pemerintah Iran langsung merespons ancaman tersebut dengan pernyataan kesiapan melakukan serangan balasan.

Situasi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas jalur distribusi energi global. Para pelaku pasar memperkirakan konflik tersebut dapat memperluas gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

Harga Minyak Melonjak Tajam

Ketegangan geopolitik yang meningkat mendorong harga minyak mentah dunia melonjak tajam. Harga minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik lebih dari 40 persen sepanjang bulan ini.

Kenaikan tersebut membawa harga minyak ke level tertinggi sejak 2022. Lonjakan harga terjadi setelah gangguan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi global.

Selat Hormuz merupakan jalur laut strategis yang menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia setiap hari. Gangguan pada jalur ini langsung mempengaruhi stabilitas pasar energi internasional.

Analis energi dari JP Morgan menilai konflik terbaru membuka risiko baru terhadap fasilitas minyak di kawasan Teluk. Selama beberapa tahun terakhir, konflik di Timur Tengah jarang menyasar langsung infrastruktur energi utama.

Namun eskalasi terbaru membuat sejumlah fasilitas energi berada dalam posisi rentan. Para analis menyoroti terminal minyak Fujairah di Uni Emirat Arab, fasilitas ekspor Ras Tanura di Arab Saudi, serta kompleks pemrosesan minyak Abqaiq sebagai titik strategis bagi pasokan energi global.

Ketiga fasilitas tersebut memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas distribusi minyak dunia.

Gangguan Distribusi Energi Global

Ketegangan militer mulai mempengaruhi distribusi minyak dunia. Badan Energi Internasional memperkirakan pasokan minyak global dapat turun hingga sekitar 8 juta barel per hari selama Maret akibat gangguan pengiriman.

Pada saat yang sama, beberapa produsen minyak di Timur Tengah memilih mengurangi produksi untuk mengantisipasi situasi keamanan. Total pengurangan produksi diperkirakan mencapai sekitar 10 juta barel per hari.

Kombinasi gangguan distribusi dan penurunan produksi membuat pasokan energi global semakin ketat.

Untuk menstabilkan pasar energi, negara-negara anggota Badan Energi Internasional sepakat melepas cadangan minyak strategis. Mereka menyiapkan sekitar 400 juta barel minyak untuk menahan lonjakan harga.

Jepang bahkan berencana mulai melepas cadangan minyaknya pada awal pekan ini sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar energi global.

Upaya Diplomasi Belum Menemui Hasil

Di tengah meningkatnya ketegangan, upaya diplomasi masih menghadapi hambatan. Beberapa negara di Timur Tengah mendorong pembicaraan damai, tetapi hingga kini para pihak belum mencapai kesepakatan.

Iran menegaskan tidak akan membahas gencatan senjata selama serangan militer masih berlangsung. Sikap tersebut membuat peluang meredanya konflik dalam waktu dekat masih terlihat kecil.

Jika ketegangan terus berlanjut, para analis memperkirakan volatilitas harga minyak dunia akan tetap tinggi dalam beberapa waktu mendatang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    Ketua GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Praktik Penjualan Limbah dan Gratifikasi di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penjualan limbah ban bekas dan gratifikasi yang menyeret nama oknum pejabat di Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe. Abdi mengatakan, GMH Sultra-Jakarta menerima informasi dan laporan masyarakat mengenai dugaan penjualan limbah ban bekas […]

  • Ledakan Kilang Chevron Gegerkan Los Angeles

    Ledakan Kilang Chevron Gegerkan Los Angeles

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Insiden ledakan kilang Chevron terjadi di kawasan industri El Segundo, Los Angeles County, California. Ledakan tersebut memicu kepulan asap hitam tebal yang langsung menarik perhatian warga di sejumlah wilayah Los Angeles. (09/02/2026). Ledakan muncul dari area Chevron El Segundo Refinery, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Pantai Barat Amerika Serikat, dengan […]

  • KPK periksa Bea Cukai terkait dugaan aliran uang korupsi impor

    KPK Periksa Pegawai Bea Cukai CMT Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi Impor

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial CMT pada Rabu, 7 Mei 2026. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami dugaan aliran uang dalam kasus korupsi pengurusan impor barang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik fokus menelusuri dugaan penerimaan uang oleh sejumlah pegawai Bea Cukai. “Selain itu, saksi […]

  • Kegiatan siswa Sekolah Rakyat di ruang kelas sederhana

    Sekolah Rakyat Ubah Arah Hidup Bocah Rentan Tawuran di Surakarta

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 294
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Program pendidikan gratis berbasis asrama terus memberi harapan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Inisiatif yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini membantu mereka kembali mengakses pendidikan dan menjauh dari lingkungan negatif. Di Surakarta, perubahan nyata terlihat pada seorang anak yang sebelumnya putus sekolah dan kerap terlibat kenakalan remaja. Jalan Keluar bagi […]

  • Tambang ilegal Sumatera Barat di kawasan hutan

    Andre Rosiade Ungkap Ada “Pemain” Tambang Ilegal di Sumbar, Bareskrim Turunkan Tim

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 393
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Anggota DPRD asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, mengungkap dugaan adanya pihak-pihak yang menjadi “pemain” dalam praktik penambangan ilegal di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Aktivitas tersebut tersebar di beberapa daerah, antara lain Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Kabupaten Sijunjung. Andre menilai praktik penambangan tanpa izin itu berlangsung cukup lama dan melibatkan peran pihak tertentu. […]

  • demo mahasiswa Ifishdeco di Bareskrim Polri

    Mahasiswa Demo di Bareskrim, Desak Usut Dugaan Pelanggaran Tambang PT Ifishdeco

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Mahasiswa menggelar demo kasus Ifishdeco di kantor Bareskrim Polri dan Ditjen Minerba pada 10 April 2026. Mereka menuntut aparat mengusut dugaan pelanggaran tambang nikel di Kecamatan Tinanggea. Massa aksi menilai PT Ifishdeco beroperasi di luar wilayah izin usaha pertambangan (IUP). Mereka juga menyebut perusahaan memasuki lahan enklaf milik warga. Aktivitas itu merusak […]

expand_less