Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kurs Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat karena Geopolitik

Kurs Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat karena Geopolitik

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com)Kurs rupiah tertekan pada penutupan perdagangan Senin seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang didukung data ekonomi positif turut menekan pergerakan mata uang Garuda di pasar keuangan.

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 152 poin atau 0,84 persen menjadi Rp18.188 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.036 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi ketika investor meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko global yang memengaruhi pasar keuangan.

Kurs Rupiah Tertekan akibat Meningkatnya Risiko Global

Pasar keuangan dunia merespons meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah eskalasi konflik yang melibatkan Israel dan Iran. Situasi itu memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan serta potensi gangguan pasokan energi dunia.

Kawasan Timur Tengah memegang peran strategis dalam perdagangan minyak global. Karena itu, setiap peningkatan konflik berpotensi mengganggu rantai pasok energi dan mendorong kenaikan harga komoditas di pasar internasional.

Pergerakan Modal Mengarah ke Aset Safe Haven

Meningkatnya risiko geopolitik mendorong investor global mengalihkan dana ke aset yang mereka nilai lebih aman. Investor juga memburu dolar AS sehingga nilainya menguat terhadap sejumlah mata uang dunia.

Pergerakan tersebut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Banyak investor mengurangi eksposur pada aset berisiko dan memilih instrumen yang lebih aman selama ketidakpastian global masih berlangsung.

Data Ketenagakerjaan AS Lampaui Ekspektasi

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan kondisi ekonomi masih cukup kuat. Laporan non-farm payrolls (NFP) pada Mei mencatat penambahan 172 ribu lapangan kerja, melampaui ekspektasi pasar.

Tingkat pengangguran bertahan pada level 4,3 persen. Data ketenagakerjaan yang kuat memperkuat keyakinan investor bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Pelaku Pasar Menanti Arah Kebijakan The Fed

Prospek suku bunga tinggi di Amerika Serikat meningkatkan daya tarik dolar AS di pasar global. Pelaku pasar kini menunggu sinyal terbaru dari Federal Reserve terkait arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.

Sejumlah investor juga mencermati perkembangan harga minyak dunia yang berpotensi meningkat apabila konflik di Timur Tengah terus berlanjut. Kenaikan harga energi dapat memicu tekanan inflasi global dan memengaruhi kebijakan suku bunga di berbagai negara.

Di dalam negeri, investor menantikan langkah Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen moneter. Pelaku pasar menilai langkah tersebut penting untuk meredam gejolak akibat sentimen eksternal.

Bank Indonesia juga mencatat pelemahan pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Nilainya turun ke level Rp18.171 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.039 per dolar AS.

Analis memperkirakan perkembangan geopolitik global dan kebijakan moneter Amerika Serikat masih akan menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Selama ketidakpastian global tetap tinggi, pelaku pasar terus menekan rupiah sehingga nilainya berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti sentimen internasional.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kurs rupiah melemah terhadap dolar AS akibat ketegangan global dan kenaikan harga minyak

    Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.275 Akibat Ketegangan AS–Iran dan Lonjakan Harga Minyak Global

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 231
    • 3Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com)-Kurs rupiah turun pada pembukaan perdagangan Rabu pagi. Mata uang domestik melemah 32 poin atau 0,19 persen ke Rp17.275 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.243. Tekanan ini muncul seiring meningkatnya ketidakpastian global. Kurs Rupiah Tertekan Ketegangan Global Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai kebuntuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu […]

  • Pabrik uang palsu Tangsel dibongkar Polda Metro Jaya. Polisi menangkap empat tersangka dan menyita 360 ribu lembar uang palsu.

    Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, Empat Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN, (kabaristana.com) — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar pabrik uang palsu di kawasan pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten. Polisi menangkap empat orang dalam pengungkapan kasus tersebut. Penyidik juga menyita sekitar 360.000 lembar uang palsu pecahan Rp100.000. Jika dihitung berdasarkan nilai nominal, seluruhnya mencapai Rp36 miliar. Polisi Ungkap Produksi […]

  • Kabut Asap Pekat Selimuti Dusun Muara Maluangai

    Kabut Asap Pekat Selimuti Dusun Muara Maluangai

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ramni Riyadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Semangat Anak Sekolah Tetap Menyala di Tengah Kepungan Asap BARITO SELATAN, Kabaristana.com — Kabut asap menyelimuti Dusun Muara Malungai, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Kondisi itu terlihat pada Senin pagi, 31 Agustus 2026. Kabut putih tampak pekat di kawasan permukiman warga. Asap juga menyelimuti lingkungan sekitar sekolah. Jarak pandang warga tampak terbatas. Aroma […]

  • harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah di Selat Hormuz

    Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Kembali Melonjak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus memicu kekhawatiran pasar energi global. Memasuki pekan ketiga konflik, para analis memperkirakan harga minyak dunia berpotensi kembali naik pada pembukaan perdagangan awal pekan. Pasar energi global menyoroti potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Teluk yang selama ini menjadi pusat […]

  • regulasi AI global China dan Indonesia dalam penguatan aturan kecerdasan buatan untuk keamanan dan etika teknologi

    China dan Indonesia Perketat AI: Dunia Sepakat, Teknologi Tak Bisa Gantikan Manusia Sepenuhnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah China mulai memperketat pengaturan kecerdasan buatan (AI) karena kekhawatiran global terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah menyusun regulasi baru yang berfokus pada keselamatan dan etika. Secara khusus, regulasi ini menargetkan layanan AI berbasis konsumen yang meniru kepribadian manusia dan melibatkan interaksi emosional. Misalnya, chatbot, asisten virtual, serta teknologi berbasis teks, audio, […]

  • Forum Pemred Hotman mengecam pernyataan Hotman Paris yang dinilai merendahkan wartawan

    Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris yang Dinilai Merendahkan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com)  — Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia mengecam sikap pengacara Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung. Karena itu, Forum Pemred meminta seluruh narasumber menghormati kerja jurnalistik dan menjaga kebebasan pers. Ketua Forum Pemred Indonesia, Retno Pinasti, mengatakan pernyataan Hotman Paris tidak mencerminkan sikap profesional. Menurutnya, wartawan […]

expand_less