Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kurs Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat karena Geopolitik

Kurs Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat karena Geopolitik

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kurs rupiah tertekan pada penutupan perdagangan Senin seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang didukung data ekonomi positif turut menekan pergerakan mata uang Garuda di pasar keuangan.

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 152 poin atau 0,84 persen menjadi Rp18.188 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.036 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi ketika investor meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko global yang memengaruhi pasar keuangan.

Kurs Rupiah Tertekan akibat Meningkatnya Risiko Global

Pasar keuangan dunia merespons meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah eskalasi konflik yang melibatkan Israel dan Iran. Situasi itu memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan serta potensi gangguan pasokan energi dunia.

Kawasan Timur Tengah memegang peran strategis dalam perdagangan minyak global. Karena itu, setiap peningkatan konflik berpotensi mengganggu rantai pasok energi dan mendorong kenaikan harga komoditas di pasar internasional.

Pergerakan Modal Mengarah ke Aset Safe Haven

Meningkatnya risiko geopolitik mendorong investor global mengalihkan dana ke aset yang mereka nilai lebih aman. Investor juga memburu dolar AS sehingga nilainya menguat terhadap sejumlah mata uang dunia.

Pergerakan tersebut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Banyak investor mengurangi eksposur pada aset berisiko dan memilih instrumen yang lebih aman selama ketidakpastian global masih berlangsung.

Data Ketenagakerjaan AS Lampaui Ekspektasi

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan kondisi ekonomi masih cukup kuat. Laporan non-farm payrolls (NFP) pada Mei mencatat penambahan 172 ribu lapangan kerja, melampaui ekspektasi pasar.

Tingkat pengangguran bertahan pada level 4,3 persen. Data ketenagakerjaan yang kuat memperkuat keyakinan investor bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Pelaku Pasar Menanti Arah Kebijakan The Fed

Prospek suku bunga tinggi di Amerika Serikat meningkatkan daya tarik dolar AS di pasar global. Pelaku pasar kini menunggu sinyal terbaru dari Federal Reserve terkait arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.

Sejumlah investor juga mencermati perkembangan harga minyak dunia yang berpotensi meningkat apabila konflik di Timur Tengah terus berlanjut. Kenaikan harga energi dapat memicu tekanan inflasi global dan memengaruhi kebijakan suku bunga di berbagai negara.

Di dalam negeri, investor menantikan langkah Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai instrumen moneter. Pelaku pasar menilai langkah tersebut penting untuk meredam gejolak akibat sentimen eksternal.

Bank Indonesia juga mencatat pelemahan pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Nilainya turun ke level Rp18.171 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.039 per dolar AS.

Analis memperkirakan perkembangan geopolitik global dan kebijakan moneter Amerika Serikat masih akan menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek. Selama ketidakpastian global tetap tinggi, pelaku pasar terus menekan rupiah sehingga nilainya berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti sentimen internasional.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK periksa PPT ET terkait dugaan korupsi investasi

    KPK Periksa Dirut PT Catur Elang Perkasa Terkait Investasi PPT Energy Trading

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Utama PT Catur Elang Perkasa, Mochamad Zaenuri, terkait dugaan korupsi investasi di PPT Energy Trading Co., Ltd (PPT ET), Rabu, 13 Mei 2026. Kasus KPK periksa PPT ET terus berkembang setelah penyidik mendalami nilai investasi perusahaan patungan Indonesia–Jepang tersebut. Tim penyidik juga menelusuri proses akuisisi sejumlah perusahaan […]

  • Korupsi BBM Pertamina, konferensi pers Kortastipidkor Polri terkait penyitaan Rp2,3 miliar dalam penyidikan dugaan korupsi kerja sama penjualan BBM Pertamina Patra Niaga.

    Korupsi BBM Pertamina: Polri Sita Rp2,3 Miliar dalam Pengusutan Kasus Rp486 Miliar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita uang tunai senilai Rp2,3 miliar dalam penyidikan dugaan korupsi kerja sama penjualan bahan bakar minyak (BBM) antara PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dari beberapa lokasi penggeledahan. Langkah tersebut bertujuan memperkuat […]

  • FKMH Sultra Desak Kejagung Bongkar Aktor di Balik Dugaan Tambang Nikel Ilegal PT BPS

    FKMH Sultra Desak Kejagung Bongkar Aktor di Balik Dugaan Tambang Nikel Ilegal PT BPS

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Sulawesi Tenggara mendesak Kejaksaan Agung RI mengusut dugaan aktivitas tambang nikel ilegal yang melibatkan PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Desakan itu muncul setelah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menjalankan penyidikan terhadap aktivitas pertambangan perusahaan tersebut. FKMH Minta Kejagung Awasi Penanganan Kasus […]

  • Ledakan Gupusmu Madiun di Gudang Pusat Munisi TNI AD, personel TNI mengamankan lokasi dan menutup akses menuju area kejadian.

    Ledakan Gudang Munisi Madiun, TNI Sterilkan Lokasi dan Lakukan Investigasi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Sebuah ledakan diduga terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) milik TNI Angkatan Darat di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis. Aparat TNI langsung menutup akses menuju lokasi, mengevakuasi korban, dan mengamankan area untuk mendukung proses penanganan. Informasi yang beredar menyebutkan ledakan terjadi pada Kamis pagi. Sejumlah korban menjalani perawatan di […]

  • Kebakaran Kemayoran berulang menunjukkan lemahnya tata kelola risiko kebakaran di permukiman padat Jakarta

    Kemayoran Sudah Tiga Kali Terbakar – Kapan Negara Berhenti Pura-Pura Terkejut?

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Oleh: Arief Fathurrachman Aktivis Masyarakat Perkotaan Indonesia (MAPI) Dalam rentang 72 jam, dua kebakaran besar melanda permukiman padat di Jakarta Pusat. Pada Senin malam, 1 Juni 2026, api menghanguskan 304 bangunan di Kemayoran Gempol, Kebon Kosong. Lebih dari 600 jiwa kehilangan tempat tinggal, termasuk 90 balita, 35 lansia, dan sejumlah ibu hamil. Saat petugas masih […]

  • KPK sita mobil Alphard milik Lalu Ahmad Zaini

    KPK Sita Toyota Alphard Milik Bupati Lombok Barat Nonaktif dalam Kasus Dugaan Suap

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit Toyota Alphard milik Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Penyidik menduga Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (MSI), Alvonsus Gani (ALG), memberikan kendaraan tersebut sebagai imbalan atas proyek di PT Air Minum Giri Menang (Perseroda). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menemukan […]

expand_less