Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK soal Amplop Raja Juli: Pemberian Harusnya Ditolak Sejak Awal

KPK soal Amplop Raja Juli: Pemberian Harusnya Ditolak Sejak Awal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh penyelenggara negara menolak setiap pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi. Imbauan itu muncul setelah publik menyoroti penerimaan amplop oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pejabat negara harus menolak setiap bentuk pemberian sejak awal. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen terhadap integritas sekaligus menjaga independensi dalam menjalankan tugas.

“KPK tidak henti-hentinya mengimbau seluruh penyelenggara negara untuk menolak setiap pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi,” kata Budi, Sabtu (18/7/2026).

Budi menambahkan, penolakan sejak awal menjadi cara paling efektif untuk mencegah konflik kepentingan. Ia menilai sikap itu mencerminkan komitmen nyata pejabat dalam menjalankan amanah publik secara objektif.

Apabila pejabat tidak dapat menolak pemberian secara langsung, KPK meminta mereka segera melaporkannya. Pejabat dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi GOL KPK, situs pelaporan gratifikasi, atau Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di instansi masing-masing paling lambat 30 hari kerja setelah menerima pemberian tersebut.

Kesadaran Melapor Terus Meningkat

KPK mencatat peningkatan pelaporan gratifikasi sepanjang 2026. Hingga kuartal pertama, lembaga antirasuah menerima 1.596 laporan gratifikasi.

Sebanyak 1.038 laporan berasal dari kementerian dan lembaga atau sekitar 65,04 persen dari total laporan. Sementara itu, 352 laporan datang dari BUMN dan BUMD atau sekitar 22,06 persen.

Budi menilai kenaikan jumlah laporan menunjukkan meningkatnya kesadaran penyelenggara negara untuk memenuhi kewajiban pelaporan. Menurutnya, tren tersebut mencerminkan semakin kuatnya budaya integritas di lingkungan pemerintahan, bukan meningkatnya praktik gratifikasi.

KPK mengungkap kasus ini setelah tim penyidik melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby.

Penyidik menduga Suhardiman menerima sejumlah keuntungan dari pengurusan alih fungsi kawasan hutan yang menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan. Dugaan tersebut kemudian mengarahkan perhatian pada pemberian amplop kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Raja Juli Akui Menerima Amplop

Raja Juli Antoni mengakui pernah menerima amplop dari Suhardiman Amby saat keduanya menghadiri audiensi terbuka di Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui isi amplop saat menerimanya. Setelah mengetahui adanya pemberian tersebut, Raja Juli langsung meminta ajudannya mengembalikan amplop kepada Suhardiman. Proses pengembalian berlangsung pada 12 Juni 2026 atau sekitar 17 hari sebelum KPK menangkap Suhardiman dalam OTT.

Selain mengembalikan amplop, Raja Juli juga melaporkan peristiwa tersebut kepada KPK beberapa hari setelah operasi tangkap tangan berlangsung. Ia menegaskan komitmennya mendukung upaya pemberantasan korupsi dan siap bekerja sama dengan penyidik apabila diperlukan.

Raja Juli juga membantah telah mengeluarkan izin alih fungsi kawasan hutan di Kabupaten Kuantan Singingi selama menjabat sebagai Menteri Kehutanan.

“Saya berkomitmen mendukung pemberantasan korupsi dan akan bekerja sama dengan KPK. Tidak ada sejengkal kawasan hutan di Kuantan Singingi yang saya otorisasi untuk dikeluarkan,” tegasnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Muzani menghadiri LKBB MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado untuk memperkuat nasionalisme generasi muda Indonesia.

    “LKBB MPR RI Perkuat Nasionalisme Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045”

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 116
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – LKBB MPR RI menjadi salah satu upaya memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme generasi muda Indonesia. Melalui kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera, MPR RI membentuk karakter pelajar yang disiplin, tertib, dan memiliki semangat kebangsaan kuat. Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menguji kemampuan fisik peserta. Kegiatan itu […]

  • Dugaan KKN proyek RSUD Konsel

    Kejati Sultra Diminta Usut Kasus KKN Pada Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap di RSUD Konsel, Kontraktor Diduga Kerabat Dekat Bupati.

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Konsel, (kabaristana.com) – Praktik kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kab. Konawe Selatan kembali mencuat. Kali ini, publik tengah mengarahkan pandangan ke proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap KRIS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Konawe Selatan. Pasalnya, proyek dengan anggaran Rp. 5 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 tersebut dinilai […]

  • Kecelakaan jip wisata Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

    Kecelakaan Jip Wisata Bromo Tewaskan Dua Orang di Pasuruan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kecelakaan tunggal yang melibatkan jip wisata di jalur menuju Gunung Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang lainnya. Korban meninggal terdiri atas sopir jip berinisial MS, warga Kabupaten Malang, serta wisatawan berinisial YWA. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi jalur Penanjakan-Lautan Pasir yang menjadi […]

  • Timnas hoki putri Indonesia saat kualifikasi Asian Games 2026

    Optimisme Nisa Indira: Timnas Hoki Putri Indonesia Siap Lolos ke Asian Games 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 229
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Timnas hoki putri Indonesia membuka peluang besar untuk lolos ke Asian Games 2026 setelah meraih kemenangan penting di laga perdana kualifikasi. Dalam pertandingan yang berlangsung di Jakarta, skuad Merah Putih berhasil mengalahkan Kazakhstan dengan skor 2-1. Kapten tim, Nisa Indira, menyatakan bahwa kemenangan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi seluruh pemain. […]

  • Prabowo Board of Peace bertemu tokoh Islam di Istana Negara

    Prabowo Bahas RI Masuk Board of Peace dengan Tokoh Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo Board of Peace menarik perhatian publik setelah pemerintah membawa Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian internasional. Keputusan ini memunculkan pertanyaan tentang arah diplomasi luar negeri dan implikasinya bagi posisi Indonesia di tengah konflik global. Karena menyangkut peran strategis Indonesia, kebijakan tersebut langsung mendapat sorotan. Oleh sebab itu, masyarakat meminta penjelasan terbuka agar […]

  • Kasus OTT ST Nickel Konawe di Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Maret 2026 (Kabaristana.com) – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe. Ia meminta aparat menangani kasus ini secara menyeluruh dan transparan. Menurut Julfan, aparat tidak boleh melihat kasus ini secara sempit. Ia menilai penyidik harus menggali semua kemungkinan sejak awal. […]

expand_less