Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Vietnam Makin Jago Tarik Turis Asing, Indonesia Mulai Ketar-Ketir

Vietnam Makin Jago Tarik Turis Asing, Indonesia Mulai Ketar-Ketir

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Vietnam semakin agresif memperkuat sektor pariwisata global. Negara di Asia Tenggara itu kini tidak lagi hanya mengejar jumlah wisatawan asing, tetapi juga memburu turis dengan pengeluaran tinggi dan potensi kunjungan berulang.

Strategi baru tersebut membuat Vietnam semakin kompetitif dan mulai mengancam dominasi destinasi wisata regional, termasuk Indonesia.

Vietnam Fokus Garap Turis Premium

Pemerintah Vietnam bersama pelaku industri wisata kini mengarahkan strategi ke pariwisata kelas atas. Mereka memperkuat infrastruktur, memperluas layanan eksklusif, dan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih personal.

Di Kota Ho Chi Minh, wisatawan sudah bisa menikmati tur helikopter dengan tarif mulai Rp1,91 juta hingga Rp12,52 juta per orang. Paket itu menawarkan panorama udara kota, garis pantai Vung Tau, hingga kawasan biosfer Can Gio.

Wakil Kepala Eksekutif Vina Group International Travel Nguyen Minh Man mengatakan integrasi tur helikopter dan kapal pesiar menjadi bagian dari transformasi besar pariwisata Vietnam menuju pasar premium pada musim panas 2026.

Sejumlah perusahaan wisata juga mulai menambah fasilitas golf dan layanan eksklusif lain untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan.

Destinasi Wisata Makin Eksklusif

Transformasi serupa muncul di sejumlah destinasi utama Vietnam.

Di Nha Trang, pelaku industri wisata menawarkan layanan selam scuba, wisata dasar laut, penyewaan kapal cepat pribadi, hingga paket resor premium dalam satu layanan terintegrasi.

Da Nang juga memperluas atraksi wisata di luar Ba Na Hills. Kota itu kini menghadirkan restoran mewah dan pelayaran sungai untuk menarik wisatawan kelas atas.

Sementara itu, Hanoi membidik turis premium lewat layanan tur privat dan penginapan mewah.

Strategi tersebut mulai membuahkan hasil. Tahun lalu, Vietnam mencatat 21,5 juta kunjungan wisatawan internasional dan 135,5 juta perjalanan domestik. Total pendapatan sektor pariwisata mencapai sekitar Rp659,19 triliun.

Pada 2026, Vietnam menargetkan 25 juta wisatawan asing dengan total pendapatan hingga Rp741,7 triliun.

Pengalaman Unik Jadi Senjata Utama

Pelaku industri menilai wisatawan kini lebih tertarik pada pengalaman unik daripada sekadar destinasi populer.

Perwakilan hotel mewah Fairmont Hanoi mengatakan wisatawan premium cenderung mengeluarkan uang lebih banyak ketika mereka mendapatkan pengalaman eksklusif dan berkesan.

Permintaan terhadap wisata kesehatan dan eksplorasi budaya lokal juga terus meningkat karena layanan tersebut mampu memperpanjang masa kunjungan turis asing.

Vietnam juga mengubah Bandara Internasional Phu Quoc menjadi bandara destinasi dengan konsep ritel dan layanan premium seperti Bandara Changi Singapura.

Wakil Kepala Eksekutif Bamboo Airways Vo Huy Cuong menilai perluasan rute penerbangan menjadi langkah penting untuk menghidupkan destinasi yang masih sepi wisatawan.

Vietnam Masih Hadapi Tantangan

Meski berkembang pesat, sektor pariwisata Vietnam masih menghadapi sejumlah kendala.

Pendiri MQL Sustainable Tourism Services Miquel Angel P. Martorell menilai tingkat kunjungan ulang wisatawan asing di Vietnam masih kalah dibanding beberapa negara Asia Tenggara lain.

Kemacetan saat musim liburan, lonjakan harga, hingga buruknya pengelolaan limbah masih menjadi masalah utama yang dapat merusak citra pariwisata Vietnam.

Pakar penerbangan Luong Hoai Nam juga meminta pemerintah Vietnam menerapkan visa khusus bagi investor, pekerja jarak jauh, pensiunan, dan pelajar internasional jangka pendek untuk menarik wisatawan bernilai ekonomi tinggi.

Gua Son Doong Jadi Bukti Strategi Berhasil

Keberhasilan promosi pariwisata Vietnam terlihat dari popularitas Gua Son Doong di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang.

Liputan program televisi internasional membuat destinasi tersebut viral dan mendorong lonjakan kunjungan ke situs operator tur hingga 20 kali lipat dalam 24 jam.

Saat ini, paket wisata Son Doong untuk 2026 dan 2027 sudah habis terjual. Pemesanan untuk tahun 2028 juga terus meningkat.

Selama 12 tahun beroperasi, destinasi itu menghasilkan pendapatan sekitar Rp442,93 miliar. Harga paket ekspedisi empat hari tiga malam mencapai Rp46,13 juta per orang.

Keberhasilan Son Doong menunjukkan bahwa pengalaman unik, infrastruktur modern, dan strategi promosi global mampu meningkatkan daya saing pariwisata Vietnam di pasar internasional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesejahteraan petani Prabowo saat panen raya di Karawang

    Impian Prabowo agar Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menyimpan impian besar agar petani Indonesia hidup lebih sejahtera. Ia ingin para petani mampu menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Prabowo berharap peningkatan kesejahteraan membuka jalan pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak petani. Ia mendorong mereka berani bermimpi besar. Anak petani, kata dia, bisa menjadi insinyur […]

  • Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Konkep, (Kabaristana.com) || Polemik tambang di Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah segera mencabut seluruh izin pertambangan di wilayah tersebut. IUP Masih Aktif di Pulau Wawonii Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyebut ada lima IUP yang masih aktif. Empat izin bergerak di sektor nikel, sementara satu […]

  • KNPI dukung Polri untuk Masyarakat

    KNPI Dukung Pernyataan Tegas Kapolri: “Polri untuk Masyarakat”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatakan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas komitmennya melalui tagline “Polri untuk Masyarakat”. Sikap itu sejalan dengan semangat Presisi: Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan. KNPI menilai reformasi yang dijalankan Polri menunjukkan arah yang jelas. Pimpinan Polri terus memperkuat pembenahan kelembagaan dan budaya kerja. […]

  • kapal Pertamina tertahan di Selat Hormuz menunggu kondisi aman

    Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz, Dua Tanker Tunggu Situasi Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakrta, {kabaristana.com}Kapal Pertamina Hormuz menjadi sorotan setelah dua tanker milik Pertamina masih tertahan dan belum dapat melintasi jalur strategis tersebut akibat situasi keamanan yang belum stabil.  Hingga saat ini, dua kapal milik Pertamina masih belum dapat melintas akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil. Dua kapal milik Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina International Shipping […]

  • PM Jepang Korsel bahas kerja sama energi di Korea Selatan

    PM Jepang Sanae Takaichi Dijadwalkan Temui Presiden Korsel Pekan Depan

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Rahman
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Tokyo, (kabaristana.com) – Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, akan melakukan kunjungan resmi ke Korea Selatan pada 19 Mei 2026. Dalam kunjungan dua hari itu, PM Jepang Korsel akan bertemu Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. Pemerintah Jepang menyampaikan agenda tersebut kepada parlemen pada Kamis (14/5). Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Masanao Ozaki, mengatakan kunjungan itu […]

  • Petugas Sudin KPKP Jakarta Barat memeriksa kesehatan sapi saat pemeriksaan hewan kurban Palmerah di Tempat Penampungan Hewan Kurban kawasan Kemanggisan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

    Pemeriksaan Hewan Kurban Palmerah Diperketat Jelang Idul Adha

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 73
    • 4Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat memperketat pemeriksaan hewan kurban Palmerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Petugas mendatangi Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPnHK) di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Kamis. Tim KPKP mengecek dokumen kesehatan ternak, memantau kondisi fisik hewan, serta menilai kebersihan dan kelayakan lokasi penampungan. Langkah […]

expand_less