Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Kalimantan Timur Pertahankan Tutupan Hutan 62 Persen di Tengah Tekanan Industri

Kalimantan Timur Pertahankan Tutupan Hutan 62 Persen di Tengah Tekanan Industri

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berhasil mempertahankan tutupan hutan hujan tropis sebesar 62 persen dari total wilayah daratan. Capaian ini tetap terjaga meski aktivitas industri ekstraktif terus berkembang.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Susilo Pranoto, menyebut luas wilayah Kaltim mencapai sekitar 12,69 juta hektare. Sebagian besar wilayah tersebut masih berupa kawasan berhutan.

“Kami menjaga tutupan hutan jauh di atas standar nasional yang menetapkan batas minimal 30 persen,” kata Susilo di Samarinda, Minggu.

Menurut Susilo, pemerintah daerah menerapkan kebijakan kehutanan yang berorientasi pada keberlanjutan. Pemerintah mengendalikan alih fungsi lahan dan memperkuat perencanaan pemanfaatan kawasan hutan.

Selain itu, Pemprov Kalimantan Timur menyeimbangkan pembangunan dengan perlindungan lingkungan. Langkah ini bertujuan menjaga fungsi hutan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi.

Susilo menegaskan, hutan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Tutupan hutan juga membantu mencegah bencana hidrometeorologi dan menopang kehidupan masyarakat sekitar.

Ke depan, Pemprov Kalimantan Timur akan meningkatkan kualitas pengelolaan hutan. Pemerintah menyiapkan perencanaan terukur dan pengawasan berkelanjutan agar fungsi ekologis tetap terjaga.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi perang Iran Amerika menampilkan Donald Trump dengan latar konflik militer di Selat Hormuz

    Perang Iran Amerika: 4 Opsi Trump yang Buntu dan Berisiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perang antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase krusial tanpa tanda-tanda akan segera berakhir. Presiden Donald Trump kini menghadapi tekanan besar di dalam negeri maupun internasional, sementara setiap opsi yang tersedia justru membawa risiko baru. Lonjakan harga energi global dan terganggunya jalur strategis di Selat Hormuz memperburuk situasi. Konflik yang telah berlangsung […]

  • rapat ekonomi Asia Pasifik APEC di forum bisnis

    APEC Optimistis Ekonomi Asia Pasifik Tetap Tumbuh di Tengah Hambatan Perdagangan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 339
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) memproyeksikan ekonomi Asia Pasifik tetap tumbuh positif meski hambatan perdagangan global meningkat. Konsumsi domestik yang kuat dan investasi teknologi terus menopang pertumbuhan kawasan. Dalam laporan APEC Regional Trends Analysis, APEC menyebut pertumbuhan ekonomi kawasan mencapai 3,2 persen pada 2025. Pada 2026, APEC memprediksi ekonomi kawasan tumbuh […]

  • Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat melepas peserta program Kementrans kirim peserta ke China di Jakarta.

    Kementrans Kirim Peserta ke China untuk Pelajari Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Kementrans kirim peserta ke China sebagai bagian dari program pengembangan kawasan transmigrasi dan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Sebanyak 36 peserta mengikuti pelatihan khusus tentang pembangunan pedesaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pemerintah memilih China karena negara tersebut berhasil menekan angka kemiskinan dalam beberapa dekade terakhir. Menurut Iftitah, […]

  • kondisi Kali Konaweeha akibat penambangan pasir ilegal

    Ampuh Sultra Resmi Melaporkan Dugaan Penambangan Pasir Ilegal Di Kali Konaweeha, Desak Polisi Segera Bertindak.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra melaporkan dugaan penambangan pasir ilegal di Kali Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Sejak awal, Ampuh Sultra mengumpulkan informasi dari lapangan. Kemudian, mereka menyampaikan laporan tersebut kepada aparat penegak hukum secara resmi. Enam Nama Terduga Mulai Terungkap Dalam laporannya, Ampuh Sultra menyebut enam orang yang […]

  • Yusril Ihza Mahendra menyampaikan bahwa hukuman mati bagi koruptor telah diatur dalam UU Tipikor dan menekankan pentingnya integritas moral dalam pemberantasan korupsi.

    Yusril Tegaskan Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa Indonesia telah mengatur hukuman mati bagi koruptor dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Namun, ia menilai pemberantasan korupsi tidak cukup mengandalkan ancaman hukuman berat. Integritas moral tetap menjadi faktor utama. Pernyataan itu disampaikan Yusril pada Kamis (6/8/2026). Ia […]

  • hoaks donasi WNI ke Iran Rp548 triliun yang viral di media sosial

    Hoaks Donasi WNI ke Iran: Klaim Rp548 Triliun dan Foto AI Terbukti Tidak Benar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Hoaks donasi WNI ke Iran beredar luas di media sosial Facebook dan memicu perhatian publik. Unggahan tersebut mengklaim seorang warga Indonesia menyumbangkan dana hingga Rp548 triliun kepada Iran. Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi itu tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta. Unggahan itu menyebut nama seorang pengusaha, M. Hasbi Al-Khairi, sebagai sosok […]

expand_less