Petani Aceh Utara Tanam Padi Pascabanjir Usai Rehabilitasi Sawah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petani di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, menanam padi di sawah yang kembali pulih pascabanjir.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
jakarta, kabaristana.com | Padi pascabanjir Aceh kembali menghijau di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Petani mulai menanam padi setelah banjir merendam sawah mereka beberapa waktu lalu.
Petani Desa Pinto Makmur mengolah kembali lahan yang sempat rusak akibat banjir. Pemerintah menyelesaikan rehabilitasi sawah sebelum musim tanam dimulai. Tim lapangan membersihkan lumpur, memperbaiki struktur tanah, dan menormalkan saluran irigasi.
Kementerian Pertanian juga menyalurkan benih padi dan pupuk secara gratis kepada petani. Bantuan tersebut meringankan beban petani yang sebelumnya mengalami gagal tanam dan kehilangan pendapatan.
Pada Sabtu (24/1/2026), petani setempat menyampaikan bahwa banjir menghentikan aktivitas pertanian selama beberapa pekan. Kondisi itu memaksa petani menunda masa tanam. Setelah rehabilitasi rampung, petani langsung memanfaatkan sawah yang kembali siap tanam.
Program pemulihan ini mendorong petani untuk segera mengejar musim tanam. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi agar petani tidak kehilangan satu siklus panen penuh.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan tanam padi pascabanjir Aceh di wilayah tersebut. Dinas terkait memperkuat koordinasi untuk menjaga ketersediaan sarana produksi dan mengurangi risiko banjir susulan.
Melalui langkah ini, petani berharap panen mendatang mampu memulihkan kondisi ekonomi keluarga. Pemerintah juga menilai pemulihan sawah berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Saat ini belum ada komentar