Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Petani Aceh Utara Tanam Padi Pascabanjir Usai Rehabilitasi Sawah

Petani Aceh Utara Tanam Padi Pascabanjir Usai Rehabilitasi Sawah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 427
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta, kabaristana.com | Padi pascabanjir Aceh kembali menghijau di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Petani mulai menanam padi setelah banjir merendam sawah mereka beberapa waktu lalu.

Petani Desa Pinto Makmur mengolah kembali lahan yang sempat rusak akibat banjir. Pemerintah menyelesaikan rehabilitasi sawah sebelum musim tanam dimulai. Tim lapangan membersihkan lumpur, memperbaiki struktur tanah, dan menormalkan saluran irigasi.

Kementerian Pertanian juga menyalurkan benih padi dan pupuk secara gratis kepada petani. Bantuan tersebut meringankan beban petani yang sebelumnya mengalami gagal tanam dan kehilangan pendapatan.

Pada Sabtu (24/1/2026), petani setempat menyampaikan bahwa banjir menghentikan aktivitas pertanian selama beberapa pekan. Kondisi itu memaksa petani menunda masa tanam. Setelah rehabilitasi rampung, petani langsung memanfaatkan sawah yang kembali siap tanam.

Program pemulihan ini mendorong petani untuk segera mengejar musim tanam. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi agar petani tidak kehilangan satu siklus panen penuh.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan tanam padi pascabanjir Aceh di wilayah tersebut. Dinas terkait memperkuat koordinasi untuk menjaga ketersediaan sarana produksi dan mengurangi risiko banjir susulan.

Melalui langkah ini, petani berharap panen mendatang mampu memulihkan kondisi ekonomi keluarga. Pemerintah juga menilai pemulihan sawah berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bantuan pendidikan korban banjir Aceh Tamiang untuk siswa sekolah dasar

    Bantuan Pendidikan Korban Banjir Aceh Tamiang Disalurkan Wamenhaj

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Bantuan pendidikan Aceh Tamiang menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir dan longsor mengganggu aktivitas belajar di sejumlah sekolah dasar. Genangan air merusak ruang kelas dan memaksa siswa belajar tanpa perlengkapan memadai. Banyak anak kehilangan buku, seragam, dan alat tulis akibat bencana tersebut. Pendidikan Terdampak Langsung Pascabanjir Isu ini penting karena bencana sering memukul […]

  • Isu lingkungan Jakarta akibat polusi udara di kawasan lalu lintas padat

    Isu Lingkungan di DKI Jakarta Kian Mendesak, Warga Dorong Langkah Nyata dan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 654
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Berbagai persoalan lingkungan di DKI Jakarta semakin kompleks dan mendesak untuk segera ditangani secara menyeluruh. Warga menyoroti sejumlah isu utama, mulai dari penurunan kualitas udara, persoalan banjir dan pengelolaan sampah, hingga minimnya ruang terbuka hijau di kawasan permukiman padat. Polusi Udara Jadi Keluhan Harian Warga Warga Jakarta kini merasakan penurunan kualitas udara […]

  • Istana Presiden untuk pelajar saat Teddy Indra Wijaya memberi keterangan pers di Jakarta

    Istana Dibuka untuk Pelajar, Langkah Prabowo Kenalkan Pemerintahan Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || 7 April 2026 Presiden Prabowo Subianto membuka Istana Kepresidenan untuk kunjungan pelajar. Ia ingin mengenalkan dunia pemerintahan dan sejarah bangsa sejak dini. Program ini mulai berjalan pada Selasa (7/4/2026). Siswa SMKN 19 Jakarta menjadi rombongan pertama yang berkunjung ke Kompleks Istana Kepresidenan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan tujuan program ini. Ia […]

  • Kanal aduan terpadu pemerintah dibahas dalam konferensi pers Kemenko Kumham Imipas di Jakarta

    Pemerintah Siapkan Kanal Aduan Terpadu untuk Perkuat Pengawasan Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabristana.com) – Pemerintah memperkuat pengawasan layanan publik melalui rencana pembentukan kanal aduan terpadu yang mencakup sektor hukum, hak asasi manusia (HAM), imigrasi, dan pemasyarakatan. Langkah ini memudahkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan. Pemerintah Siapkan Unit Pengaduan Terintegrasi Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah […]

  • Padepokan Padhang Ati di Kabupaten Pekalongan

    Kemenag Tegaskan Padepokan Padhang Ati Bukan Pesantren, Kasus Dugaan Cabul Ditangani Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menegaskan lembaga yang dipimpin terduga pelaku pencabulan di Pekalongan bukan pondok pesantren. Sebaliknya, lembaga itu merupakan padepokan bernama Padepokan Padhang Ati. Basnang mengatakan Kementerian Agama telah memeriksa data Education Management Information System (EMIS). Dari hasil pemeriksaan itu, Kemenag tidak menemukan izin operasional maupun data pendaftaran lembaga […]

  • Kekerasan Seksual IAI saat aksi mahasiswa di Kementerian Agama RI

    Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 360
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. Mereka menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan dan pihak kampus dalam melindungi korban kekerasan seksual di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan. Aksi ini mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam […]

expand_less