Bupati Aceh Timur Copot Plt Kepala BPBD Akibat Lambannya Pendataan Korban Banjir
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 293
- comment 0 komentar
- print Cetak

ketgam: bupati aceh timur iskandar usman resmi mencopot kepala badan penanggulan bencanah daerah, BPBD (9/1/2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur karena lambat mendata korban banjir di sejumlah wilayah.
Pemerintah daerah menilai keterlambatan data menghambat penanganan bencana. Karena itu, Bupati segera mengambil langkah tegas untuk mempercepat proses penanganan.
Sebelumnya, Plt Kepala BPBD dijabat Afifullah. Namun kini Bupati menunjuk Syahrizal Fauzi sebagai penggantinya. Penunjukan tersebut berlaku sejak Jumat (9/1/2026). Selain itu, Syahrizal juga menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Aceh Timur.
Bupati Iskandar menegaskan bahwa data cepat dan akurat sangat penting dalam penanganan bencana. Tanpa data yang jelas, pemerintah sulit menentukan prioritas bantuan.
Selain itu, pemerintah membutuhkan data untuk mengatur distribusi logistik, evakuasi warga, serta layanan kesehatan bagi korban banjir.
“Dalam kondisi darurat, birokrasi tidak boleh lamban. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Bupati.
Sementara itu, pemerintah daerah terus mempercepat proses pendataan di wilayah terdampak. Petugas lapangan mengumpulkan informasi tentang jumlah korban, kerusakan rumah, dan kebutuhan mendesak warga.
Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran. Bantuan tersebut meliputi logistik makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan.
Karena itu, pergantian pimpinan BPBD diharapkan mempercepat koordinasi penanganan bencana. Selain meningkatkan respons, langkah ini juga memperkuat akuntabilitas kinerja lembaga penanggulangan bencana.
Dengan demikian, pemerintah daerah berharap BPBD Aceh Timur menjadi lebih responsif, adaptif, dan berbasis data dalam menghadapi bencana di masa depan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar