Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ketahanan Pangan Nasional Jadi Fokus BI, GPIPS dan Insentif KLM Diperkuat untuk Kendalikan Inflasi

Ketahanan Pangan Nasional Jadi Fokus BI, GPIPS dan Insentif KLM Diperkuat untuk Kendalikan Inflasi

  • account_circle Retanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com)Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Bank Indonesia memperkuat Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM). Langkah tersebut bertujuan menjaga pasokan pangan, menstabilkan harga, dan mengendalikan inflasi sesuai target.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali mengatakan stabilitas pasokan dan harga pangan berperan penting dalam melindungi daya beli masyarakat. Menurutnya, inflasi yang terkendali akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ketahanan pangan yang kuat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas harga. Dengan demikian, daya beli masyarakat dapat terjaga dan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya dalam seminar bertema Ketahanan Pangan untuk Indonesia Emas di Jakarta, Rabu.

BI Optimalkan GPIPS untuk Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Ricky menjelaskan bahwa BI terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pangan. BI juga memperlancar distribusi dan menjaga kestabilan harga melalui implementasi GPIPS.

Selain itu, BI mengarahkan insentif KLM untuk meningkatkan pembiayaan pada sektor pertanian, industri pengolahan, dan hilirisasi pangan.

Ricky menilai situasi global masih menjadi tantangan bagi ketahanan pangan nasional. Fluktuasi harga komoditas dunia, pembatasan ekspor, serta kenaikan biaya logistik dapat memengaruhi pasokan pangan dalam negeri.

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah juga meningkatkan biaya impor pangan dan sarana produksi pertanian. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat ketahanan pangan seiring dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi.

Inovasi Pertanian Jadi Kunci Hadapi Perubahan Iklim

Kepala BRIN Arif Satria menekankan pentingnya inovasi pertanian untuk menghadapi perubahan iklim. Menurutnya, komoditas volatile food sangat rentan terhadap perubahan cuaca dan musim.

BRIN telah mengembangkan sejumlah varietas padi unggul dengan produktivitas tinggi. Varietas tersebut mampu bertahan terhadap banjir, kekeringan, dan lahan berkadar garam tinggi. Inovasi ini diharapkan mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

“Ketersediaan benih unggul yang adaptif terhadap cuaca ekstrem akan membantu menjaga stabilitas pasokan pangan dan meminimalkan risiko lonjakan harga,” kata Arif.

Bapanas dan Kadin Perkuat Sinergi Pasokan Pangan

Ketua Tim Kerja Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas Yudhi Harsatriadi Sandyatma mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan BI melalui TPIP dan TPID. Kerja sama tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Hingga awal Juni 2026, Bapanas telah menggelar lebih dari 5.200 Gerakan Pangan Murah di 36 provinsi. Selain itu, Bapanas telah mengoperasikan 2.890 Kios Pangan di berbagai daerah.

Dunia usaha juga mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat rantai pasok domestik.

Kadin juga mendorong harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor pangan.

“Kami datang membawa solusi, investasi, dan kesiapan untuk bergerak bersama,” ujar Mulyadi.

Kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, lembaga riset, dan pelaku usaha menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapal Pertamina tertahan di Selat Hormuz menunggu kondisi aman

    Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz, Dua Tanker Tunggu Situasi Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakrta, {kabaristana.com}Kapal Pertamina Hormuz menjadi sorotan setelah dua tanker milik Pertamina masih tertahan dan belum dapat melintasi jalur strategis tersebut akibat situasi keamanan yang belum stabil.  Hingga saat ini, dua kapal milik Pertamina masih belum dapat melintas akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil. Dua kapal milik Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina International Shipping […]

  • Ilustrasi peretas dunia maya terkait Serangan Siber Singapura terhadap operator telekomunikasi

    Serangan Siber Singapura Sasar Operator Telekomunikasi, RI Diminta Waspada

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Serangan Siber Singapura menjadi sorotan kawasan setelah kelompok peretas UNC3886 menyerang empat operator telekomunikasi utama negara tersebut. Pemerintah Singapura memastikan layanan publik tetap berjalan normal dan tidak menemukan kebocoran data pelanggan, meski pelaku sempat menembus sebagian sistem internal. Empat operator yang terdampak ialah Singtel, StarHub, M1, dan Simba Telecom. Para peretas mengincar […]

  • Sufmi Dasco Ahmad jelaskan TKD Aceh tanpa efisiensi anggaran

    Dasco Telepon Prabowo, Presiden Setujui TKD Aceh Tak Kena Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai kebijakan efisiensi anggaran tahun berjalan. Dalam pembicaraan tersebut, Presiden memutuskan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh tidak terkena efisiensi anggaran pada tahun ini. Dasco menjelaskan bahwa pemerintah mengambil keputusan ini setelah menilai kondisi pembangunan di Aceh. Pemerintah juga […]

  • krisis energi global Indonesia Bahlil Lahadalia sidak SPBU

    Krisis Energi Global Memanas, Bahlil Lahadalia Tegaskan Solar RI Aman Tanpa Impor

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Krisis energi global Indonesia masih terkendali karena pemerintah memastikan pasokan solar aman tanpa impor. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional meski tekanan energi dunia terus meningkat. Bahlil menyampaikan hal tersebut usai meninjau langsung pasokan BBM di Jawa Tengah. Ia memastikan distribusi energi berjalan lancar dan tidak […]

  • Prabowo Puji Siswa Asing di Banjarbaru

    Prabowo Puji Siswa Asing di Banjarbaru

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo subianto puji siswa-siswi berbahasa asing ketika melakukan kunjungan kerja ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada pelajar yang mampu berbicara bahasa Inggris dan bahasa asing lain dengan lancar. (13/01/2026). Dalam agenda tersebut, Presiden meninjau fasilitas sekolah. Selain itu, ia berdialog langsung dengan siswa di ruang kelas. Melalui interaksi […]

  • impor minyak Rusia Pertamina di kilang energi Indonesia

    RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 61
    • 1Komentar

    Jakarta , {kabaristana.com} Pemerintah Indonesia menjajaki impor minyak Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menanggapi rencana impor minyak Rusia, Pertamina menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan pemerintah sesuai regulasi. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemerintah masih membahas impor minyak Rusia di tingkat pusat. Ia menegaskan Pertamina akan mengikuti kebijakan resmi dan menjaga prinsip kehati-hatian. […]

expand_less