Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » GASKAN Sebut Penahanan Vanessa Bhayangkari Diduga Tidak Sah, Minta Penangguhan dan Gelar Perkara Khusus

GASKAN Sebut Penahanan Vanessa Bhayangkari Diduga Tidak Sah, Minta Penangguhan dan Gelar Perkara Khusus

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | 28 Februari 2026  Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyuarakan keberatan atas penahanan Bhayangkari Vanessa yang terjadi pada 12 Februari 2026. GASKAN menilai aparat melanggar sejumlah prosedur hukum dalam proses tersebut.

Saat penahanan berlangsung, Vanessa hanya didampingi M. Yamin Nasution. Namun, Yamin sebelumnya telah menyatakan mundur dari tim kuasa hukum Vanessa pada 6 Februari 2026 melalui akun pribadinya. Fakta ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keabsahan pendampingan hukum saat penahanan.

Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, mengajak aktivis keadilan untuk bersatu mengawal kasus ini. Ia menuntut aparat segera menangguhkan penahanan Vanessa dan menggelar perkara khusus secara terbuka. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjamin transparansi dan mencegah kriminalisasi yang tidak adil.

“Kami tidak ingin kasus ini mencederai rasa keadilan. Negara harus menjamin proses hukum yang objektif dan profesional,” tegas Andi.

Ia juga menyampaikan rencana aksi unjuk rasa. GASKAN akan turun ke jalan untuk menekan aparat agar membuka proses hukum secara transparan dan adil bagi Vanessa.

Sementara itu, kuasa hukum baru Vanessa, Wendo Basterin, menyatakan pihaknya mendampingi kliennya dalam pemeriksaan pada 26 Februari 2026. Dalam proses tersebut, tim hukum merasakan adanya tekanan dari penyidik.

Wendo menegaskan pihaknya menolak permintaan perpanjangan penahanan selama 40 hari yang diajukan penyidik PPA PPO Mabes Polri. Ia juga telah mengirim surat permohonan penangguhan penahanan kepada Bareskrim Polri.

“Kami meminta gelar perkara khusus. Klien kami tidak mengenal pelapor, dan terdapat ketidaksesuaian identitas terlapor,” ujar Wendo.

GASKAN menilai terdapat indikasi pelanggaran prosedur dalam penahanan Vanessa. Oleh karena itu, mereka mendesak aparat melakukan penyelidikan secara menyeluruh, terbuka, dan bertanggung jawab demi penegakan keadilan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nicky Byrne Ex Kiper Leeds United, Vokalis Westlife

    Nicky Byrne Ex Kiper Leeds United, Vokalis Westlife

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Fakta bahwa Nicky Byrne kiper Leeds pernah menekuni sepak bola profesional masih jarang diketahui publik. Jauh sebelum publik mengenalnya sebagai vokalis grup pop legendaris Westlife, Nicky Byrne lebih dulu menempuh jalur olahraga di Inggris sebagai penjaga gawang muda. (08/02/2026). Perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari satu arah. Dalam fase […]

  • senjata baru China berpotensi mengancam jaringan satelit Starlink

    Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Senjata baru China memunculkan kekhawatiran baru di tengah meningkatnya ketergantungan dunia pada satelit komunikasi. Teknologi ini berpotensi melumpuhkan satelit tanpa ledakan, sehingga mengancam layanan internet, navigasi, dan komunikasi sipil lintas negara. Isu ini menjadi penting karena satelit orbit rendah kini menopang aktivitas harian masyarakat global. Jaringan tersebut mendukung transaksi digital, layanan darurat, […]

  • perang pakistan afghanistan di perbatasan garis durand

    Perang Pakistan–Afghanistan Memanas, China Terancam Rugi Besar dari Proyek Strategis Regional

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan kembali memuncak. Konflik ini menjadi yang paling serius sejak Taliban menguasai Kabul pada 2021. Bentrokan bersenjata terjadi di sejumlah wilayah perbatasan. Pakistan bahkan melancarkan serangan udara ke beberapa kota dan provinsi di Afghanistan. Langkah militer tersebut menandai eskalasi besar dalam hubungan kedua negara. Situasi ini juga memicu […]

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di masyarakat

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Konawe Utara kian memprihatinkan. Nyaris semua kecamatan diduga telah tersusupi oleh pengedar sabu-sabu. Menanggapi hal itu, Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hendro Nilopo angkat bicara. Ia menyayangkan sampai saat ini Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara (Konut) belum mampu membongkar gembong utama pemasok narkoba […]

  • Tambang ilegal Sumatera Barat di kawasan hutan

    Andre Rosiade Ungkap Ada “Pemain” Tambang Ilegal di Sumbar, Bareskrim Turunkan Tim

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Anggota DPRD asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, mengungkap dugaan adanya pihak-pihak yang menjadi “pemain” dalam praktik penambangan ilegal di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Aktivitas tersebut tersebar di beberapa daerah, antara lain Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Kabupaten Sijunjung. Andre menilai praktik penambangan tanpa izin itu berlangsung cukup lama dan melibatkan peran pihak tertentu. […]

  • bantuan gempa Flores Timur oleh relawan Baznas di dapur umum

    Baznas Kirim 800 Porsi Makanan untuk Korban Gempa Flores Timur, Fokus Penuhi Kebutuhan Darurat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 800 porsi makanan kepada warga terdampak gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat. Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung turun ke lokasi dan membagikan makanan kepada para penyintas. Tim juga mendirikan dapur umum di titik pengungsian, […]

expand_less