Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Indonesia Kecam RUU Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina, Serukan Aksi Dunia

Indonesia Kecam RUU Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina, Serukan Aksi Dunia

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Indonesia mengecam persetujuan rancangan undang-undang (RUU) hukuman mati oleh Israel yang menyasar warga Palestina di Tepi Barat. Pemerintah menilai kebijakan itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan hukum humaniter internasional.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan sikap tersebut melalui pernyataan resmi di platform X pada Rabu (1/4/2026). Dalam pernyataan itu, Indonesia mendesak Israel segera mencabut aturan tersebut. Pemerintah juga menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.

Indonesia turut mendorong komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa, agar mengambil langkah tegas untuk menjamin perlindungan dan akuntabilitas bagi rakyat Palestina.

Parlemen Israel menyetujui RUU tersebut pada Senin. Aturan itu menetapkan hukuman mati sebagai sanksi bagi warga Palestina yang pengadilan militer nyatakan bersalah atas serangan mematikan yang dikategorikan sebagai terorisme.

Sejumlah pihak internasional, termasuk Uni Eropa, langsung mengkritik kebijakan tersebut. Di sisi lain, Amerika Serikat menilai Israel berhak menentukan sistem hukumnya sendiri.

Konflik di kawasan juga terus meningkat. Pertempuran antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon menyebabkan tiga personel penjaga perdamaian Indonesia gugur pekan ini.

Indonesia masih mempertahankan hukuman mati dalam sistem hukum pidananya, terutama untuk kasus narkotika. Meski begitu, pemerintah telah memberlakukan moratorium eksekusi selama beberapa tahun terakhir.

Pemerintah terakhir mengeksekusi terpidana mati pada 2016. Saat itu, aparat mengeksekusi satu warga negara Indonesia dan tiga warga negara Nigeria dalam kasus narkoba. Kini, puluhan terpidana masih menunggu kejelasan nasib hukuman mereka.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hilirisasi SDA nasional dibahas Bahlil Lahadalia usai rapat di Hambalang Bogor

    Prabowo Dorong Hilirisasi dan Optimasi SDA demi Kemandirian Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Pemerintah mempercepat hilirisasi SDA nasional untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara harus mengelola sumber daya alam secara optimal agar menghasilkan nilai tambah maksimal. Oleh karena itu, pemerintah tidak lagi berfokus pada ekspor bahan mentah, melainkan pada pengembangan industri dalam negeri. Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga […]

  • kuasa hukum menunjukkan dokumen kasus vanessa cacat prosedur

    GASKAN: PROSES HUKUM VANESSA CACAT PROSEDUR, MIRIP PENCULIKAN! PUBLIK DESAK KAPOLRI MUNDUR

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 177
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) merilis surat terbuka yang ditandatangani Sekjen mereka, Andi Muhammad Rifaldy. Surat tersebut mereka kirim kepada Menteri Hukum dan HAM, Komisi III DPR RI, Komnas HAM, dan Kapolri. Melalui langkah ini, GASKAN secara tegas menyoroti dugaan pelanggaran KUHAP dan HAM dalam penanganan kasus Vanessa Tuhuteru oleh penyidik PPA […]

  • Menteri Keuangan Yudi Sadewa

    Perlebar Defisit Anggaran Cegah Krisis Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Pemerintah menegaskan kebijakan perlebar defisit anggaran cegah krisis ekonomi sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas fiskal dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah secara sadar membuka ruang defisit anggaran hingga mendekati batas 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Pemerintah mengambil kebijakan […]

  • ilustrasi kapal induk AS dan jet tempur dalam konflik Timur Tengah

    Konflik Timur Tengah Memanas, Rusia Peringatkan Potensi Eskalasi Militer ke Iran

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 142
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}– konflik Timur Tengah kembali menjadi perhatian global setelah Rusia memperingatkan potensi eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi ini berkembang di tengah mandeknya jalur diplomasi antara Washington dan Teheran yang belum mencapai titik temu. Rusia melihat konflik Timur Tengah berpotensi memburuk seiring meningkatnya aktivitas militer di kawasan. Pemerintah di Moskow […]

  • Perang Timur Tengah mengguncang Uni Emirat Arab dan Dubai 2026

    Pedih! Surga di Jantung Arab Terseret Neraka Perang Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kini mengguncang ekonomi Uni Emirat Arab (UEA). Negara yang selama ini dikenal sebagai pusat bisnis dan pariwisata paling stabil di kawasan Teluk mulai merasakan dampak langsung perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. The Associated Press melaporkan, Rabu (20/5/2026), UEA menjadi salah satu negara Teluk yang menerima […]

  • Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Gelombang desakan pencopotan Kapolres Konawe Utara kembali mencuat. Sejumlah elemen pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Corong Aspirasi Rakyat Sultra dan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Hukum Sultra menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Rabu (20/5/2026). Massa aksi menilai Kapolres Konawe Utara gagal menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum. Selain itu, […]

expand_less