Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Krisis Utang Acak-Acak Negara, Presiden Pecat Perdana Menteri

Krisis Utang Acak-Acak Negara, Presiden Pecat Perdana Menteri

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye memecat Perdana Menteri Ousmane Sonko akibat perbedaan pandangan dalam menangani krisis utang negara. Konflik politik tersebut muncul saat Senegal menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.

Peneliti Tamu Program Afrika di Carnegie Endowment for International Peace, Lesley Anne Warner, menilai Senegal kini memiliki dua pusat kekuasaan yang saling bersaing. Kondisi itu berpotensi menghambat pengambilan kebijakan pemerintah.

“Rivalitas ini kemungkinan besar akan menghasilkan kombinasi antara stagnasi kebijakan dan volatilitas politik. Efek buruknya bahkan mengancam untuk merembet hingga ke luar perbatasan wilayah Senegal,” tulis Warner dalam laporannya yang dikutip Jumat (12/6/2026).

Krisis Utang Memperburuk Situasi

Skandal utang tersembunyi senilai US$7 miliar atau sekitar Rp125,3 triliun memperburuk kondisi ekonomi Senegal. Pemerintahan sebelumnya diduga tidak mencatat utang tersebut secara transparan.

Akibatnya, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) melonjak hingga 132 persen. Lembaga pemeringkat Moody’s dan S&P kemudian menurunkan peringkat utang Senegal karena meningkatnya risiko gagal bayar.

Presiden Faye memilih jalur negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Ia berharap langkah itu dapat membantu memulihkan stabilitas fiskal negara.

Sebaliknya, Sonko menolak rencana restrukturisasi utang. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan Senegal.

Warner menjelaskan bahwa Sonko juga menentang usulan kenaikan harga bahan bakar. Pemerintah mengusulkan kebijakan itu untuk menutup kekurangan subsidi sekitar US$2 miliar atau Rp35,8 triliun.

Selain itu, Sonko mendorong negosiasi ulang kontrak minyak dan gas. Sikap tersebut memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Sonko Perkuat Posisi Politik

Pemecatan dari jabatan perdana menteri tidak menghentikan pengaruh politik Sonko. Beberapa hari setelah meninggalkan kursi pemerintahan, ia terpilih sebagai Ketua Majelis Nasional.

Partai Pastef yang mendukung Sonko menguasai mayoritas kursi parlemen. Dukungan tersebut memperkuat posisi politiknya menjelang Pemilihan Presiden 2029.

Parlemen juga menyetujui amendemen undang-undang pemilu. Aturan baru itu menghapus hambatan hukum yang sebelumnya dapat menghalangi Sonko maju sebagai calon presiden.

Warner menilai Presiden Faye menghadapi dilema politik. Jika menandatangani amendemen tersebut, Sonko berpeluang maju dalam pilpres. Namun, jika menolaknya, Sonko dapat memanfaatkan situasi itu untuk memperkuat narasi politiknya.

Pemerintah Fokus pada Stabilitas Fiskal

Presiden Faye bergerak cepat mengisi posisi perdana menteri. Pada 25 Mei 2026, ia menunjuk Ahmadou Al Aminou Lo sebagai kepala pemerintahan yang baru.

Lo pernah menduduki jabatan penting di Bank Sentral Negara-Negara Afrika Barat. Penunjukan tersebut menunjukkan fokus pemerintah terhadap upaya stabilisasi fiskal.

Perseteruan politik antara Faye dan Sonko berpotensi melemahkan posisi Senegal di Afrika Barat. Selama ini, Senegal dikenal sebagai salah satu negara demokrasi paling stabil di kawasan tersebut.

Warner menilai pandangan Sonko yang kritis terhadap IMF lebih dekat dengan pendekatan politik di Mali, Burkina Faso, dan Niger. Ketiga negara itu saat ini dipimpin pemerintahan militer.

Pemerintah Senegal juga menghadapi ancaman kebuntuan legislatif. Presiden Faye tidak dapat membubarkan parlemen sebelum Desember 2026.

Di sisi lain, ruang fiskal pemerintah semakin terbatas. Kondisi itu dapat memicu demonstrasi dari kelompok pemuda yang menolak kebijakan penghematan anggaran.

“Senegal kini menjadi uji coba langsung mengenai apakah sebuah pemerintah dapat mengelola persaingan politik dan restrukturisasi utang tanpa merusak institusi yang telah menopang reputasi demokratisnya,” pungkas Warner.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wisata IKN Lebaran di Plaza Seremoni Nusantara

    Libur Lebaran ke IKN: Destinasi Wisata, Fasilitas, dan Panduan Lengkap untuk Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    NUSANTARA, (Kabaristana.com) | Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi pilihan menarik untuk mengisi libur Lebaran. Otorita IKN kini membuka akses kunjungan publik, sehingga masyarakat bisa datang langsung dan melihat perkembangan pembangunan kota baru Indonesia. Momentum libur panjang ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati wisata edukatif. Pengunjung dapat menjelajahi kawasan sekaligus memahami […]

  • gadget canggih 2023 smartwatch wearable teknologi kesehatan

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan gadget canggih 2023 menunjukkan bagaimana teknologi semakin memengaruhi kehidupan manusia. Perangkat modern kini tidak hanya membantu aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kesehatan, dan pengalaman digital pengguna. Selain itu, para pengembang teknologi terus menghadirkan inovasi baru yang membuat perangkat menjadi lebih cerdas dan personal. Oleh karena itu, gadget tidak lagi sekadar alat komunikasi, […]

  • kualitas udara Jakarta tidak sehat terlihat dari lanskap kota tertutup polusi

    Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Selasa Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Selasa pagi. Hal ini terjadi karena aktivitas warga meningkat setelah libur panjang Lebaran 2026. Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 127 atau masuk kategori tidak sehat. Selain itu, pemantauan pukul 06.30 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 menyentuh 46 mikrogram per meter kubik. Akibatnya, kondisi […]

  • Pertemuan pemerintah dan platform digital dalam program digital UMKM 2026 untuk mendorong transformasi pelaku usaha

    Program Digital UMKM 2026 Pacu 1.200 Usaha Naik Kelas dan Tembus Pasar Online

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat program digital UMKM 2026 untuk mendorong pelaku usaha masuk ke ekosistem digital. Pemerintah menggandeng TikTok Shop dan Tokopedia agar sekitar 1.200 pelaku usaha dari berbagai daerah dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang merata. Selain itu, pemerintah mendorong […]

  • pajak kendaraan listrik di Indonesia ilustrasi mobil listrik charging

    Pajak Kendaraan Bensin dan Listrik Bakal Dibedakan, Ini Strategi Baru Pemerintah Dorong Energi Bersih

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 232
    • 2Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengusulkan pembedaan pajak antara kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) dan kendaraan listrik. Langkah ini bertujuan mempercepat transisi energi bersih sekaligus menekan ketergantungan impor minyak. Menurut Bahlil, kendaraan listrik menawarkan efisiensi lebih tinggi dan dampak lingkungan lebih rendah. Oleh karena itu, pemerintah perlu menerapkan tarif […]

  • Operasi Ketupat 2026 menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas saat arus mudik

    Kapolri: Operasi Ketupat 2026 tekan fatalitas kecelakaan 30,4 persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 30,4 persen. Operasi tersebut juga menurunkan jumlah kecelakaan hingga 5,3 persen selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Kapolri menyampaikan capaian itu saat memberikan pidato pada peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung secara […]

expand_less