Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Diduga Demi Kuasai Proyek Revitalisasi, Yayasan Bahari Mola Wakatobi Pecat Kepala Sekolah Secara Sepihak

Diduga Demi Kuasai Proyek Revitalisasi, Yayasan Bahari Mola Wakatobi Pecat Kepala Sekolah Secara Sepihak

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 429
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kabaristana.com – Dugaan persoalan tata kelola bantuan pemerintah di sektor pendidikan mencuat di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Yayasan Bahari Mola diduga memberhentikan Kepala Sekolah Henky, S.Pd.I. menjelang pencairan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada Agustus 2026.

Sejumlah pihak mempertanyakan keputusan tersebut. Mereka menduga pergantian kepala sekolah berkaitan dengan pengelolaan dana revitalisasi sekolah.

Tim Kabaristana.com menghimpun informasi yang menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara kepala sekolah dan pengurus yayasan. Perbedaan itu menyangkut mekanisme pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Beberapa narasumber juga mengaku mengetahui adanya perbedaan sikap mengenai pengelolaan anggaran dan penunjukan penyedia jasa konstruksi. Namun, Yayasan Bahari Mola belum memberikan penjelasan resmi atas dugaan tersebut.

Aliansi Soroti Dugaan Pelanggaran

Perwakilan Aliansi Peduli Pendidikan Mola Raya Kabupaten Wakatobi mengecam keputusan pemberhentian kepala sekolah.

Menurut aliansi, yayasan swasta tetap wajib menaati seluruh ketentuan pemerintah ketika menerima bantuan negara.

“Program revitalisasi memiliki petunjuk teknis yang jelas. Pengelola wajib menerapkan prinsip akuntabilitas. Mereka juga harus membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Jika ada pihak yang mengabaikan aturan tersebut, pemerintah harus memeriksa persoalan ini secara menyeluruh,” kata perwakilan aliansi.

Polemik itu memicu keresahan di lingkungan sekolah. Sejumlah guru dan wali murid mengaku khawatir konflik internal mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Mereka berharap seluruh pihak menjaga suasana sekolah tetap kondusif. Mereka juga meminta yayasan mengutamakan kepentingan peserta didik.

Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak

Aliansi bersama sejumlah elemen masyarakat meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi segera mengklarifikasi persoalan tersebut.

Mereka juga meminta pemerintah memeriksa seluruh proses pengelolaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aliansi turut meminta aparat berwenang menyelidiki dugaan konflik kepentingan. Permintaan itu muncul setelah sejumlah warga menyampaikan informasi bahwa salah seorang pengurus yayasan juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi.

Jika aparat menemukan pelanggaran, mereka meminta pemerintah menjatuhkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Hingga redaksi menerbitkan berita ini, Yayasan Bahari Mola belum memberikan tanggapan resmi.

Tim Kabaristana.com juga terus menghubungi Henky, S.Pd.I., Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi, serta pihak lain yang berkaitan dengan persoalan ini.

Redaksi akan memuat penjelasan seluruh pihak sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (1)

  • ⌨ Transfer to you. GO >>> graph.org/BALANCE-36824-US-DOLLARS-04-24?hs=b66180529e5a411355b199bd1c012423&

    0na12a

    Balas3 Agustus 2026 1:37 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menjelaskan Sekolah Sepanjang Hari Papua Tengah di Nabire

    Sekolah Sepanjang Hari Jadi Terobosan Pendidikan Inklusif Papua Tengah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 269
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menghadirkan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) sebagai solusi konkret untuk memperluas akses pendidikan inklusif bagi anak-anak di wilayah pedalaman dan kampung. Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa SSH menjawab tantangan pendidikan yang muncul akibat keterbatasan fasilitas dasar dan kondisi geografis Papua Tengah. Ia menyampaikan hal tersebut dalam talkshow capaian satu […]

  • hoaks donasi WNI ke Iran Rp548 triliun yang viral di media sosial

    Hoaks Donasi WNI ke Iran: Klaim Rp548 Triliun dan Foto AI Terbukti Tidak Benar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Hoaks donasi WNI ke Iran beredar luas di media sosial Facebook dan memicu perhatian publik. Unggahan tersebut mengklaim seorang warga Indonesia menyumbangkan dana hingga Rp548 triliun kepada Iran. Namun, hasil penelusuran menunjukkan informasi itu tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta. Unggahan itu menyebut nama seorang pengusaha, M. Hasbi Al-Khairi, sebagai sosok […]

  • Operasi Ketupat 2026 menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas saat arus mudik

    Kapolri: Operasi Ketupat 2026 tekan fatalitas kecelakaan 30,4 persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 30,4 persen. Operasi tersebut juga menurunkan jumlah kecelakaan hingga 5,3 persen selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Kapolri menyampaikan capaian itu saat memberikan pidato pada peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung secara […]

  • Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

    Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Tolak Rencana Eksekusi Hotel Sultan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi menggelar aksi bertajuk “Pribumi Bersatu, Tolak Eksekusi Hotel Sultan” di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut menolak rencana eksekusi Hotel Sultan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026. Selain mahasiswa, karyawan hotel, buruh, dan berbagai elemen masyarakat juga mengikuti aksi tersebut. Mereka menilai rencana […]

  • Pemukulan Jagakarsa Polisi mengamankan pelaku penganiayaan

    Polisi tangkap pelaku pemukulan pengendara jalan di Jagakarsa Jaksel

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polisi menangkap pria berinisial FRS (37) yang diduga memukul seorang pengendara motor berinisial AA di Jalan Moch. Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan dilakukan setelah video aksi tersebut viral di media sosial. Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan anggota Unit Reserse Kriminal dan Unit Intel menangkap FRS pada Minggu (5/7/2026) sekitar […]

  • Petugas Satgas ODC mengamankan tersangka jaringan senjata KKB Papua di wilayah Papua

    Satgas ODC Ungkap Jaringan Pemasok Senjata ke KKB, Empat Tersangka Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARAT, (Kabaristana.com) || Kasus jaringan senjata KKB Papua kembali mencuat setelah Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap empat orang yang terlibat dalam distribusi senjata api dan amunisi ilegal. Selain itu, aparat mempercepat langkah untuk memutus rantai pasokan senjata ke Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah Papua. Pengungkapan Jaringan Senjata di Papua Kepala Operasi, Inspektur Jenderal Polisi Faizal […]

expand_less