Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Diduga Demi Kuasai Proyek Revitalisasi, Yayasan Bahari Mola Wakatobi Pecat Kepala Sekolah Secara Sepihak

Diduga Demi Kuasai Proyek Revitalisasi, Yayasan Bahari Mola Wakatobi Pecat Kepala Sekolah Secara Sepihak

  • account_circle Retanto
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com)-Aroma tak sedap tercium dari tata kelola bantuan pemerintah di sektor pendidikan Kabupaten WAKATOBI,Sulawesi Tenggara. Sebuah yayasan Bahari Mola pendidikan swasta diduga melakukan pemecatan sepihak terhadap kepala sekolahnya Henky,S.Pd.i, menjelang guliran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dijadwalkan cair pada bulan Agustus 2026 ini.

Langkah sewenang-wenang pencopotan jabatan secara mendadak tersebut disinyalir kuat sebagai upaya yayasan untuk menyingkirkan fungsi kontrol demi menguasai penuh pengelolaan anggaran proyek fisik tanpa hambatan kritis dari pihak akademisi.

Informasi yang dihimpun di lapangan mengindikasikan adanya benturan kepentingan yang tajam antara kepala sekolah dan pengurus yayasan terkait mekanisme eksekusi dana revitalisasi. Momentum bulan Agustus 2026 yang menjadi jadwal turunnya anggaran dijadikan celah oleh oknum yayasan untuk merombak struktur struktural demi memuluskan kontrol sepihak atas penunjukan vendor konstruksi.

Perwakilan Aliansi Peduli Pendidikan Mola Raya Kabupaten Wakatobi, Sultra  mengecam keras tindakan pragmatis tersebut. Ia menegaskan bahwa keleluasaan yayasan sebagai pemilik lembaga swasta sama sekali tidak boleh menabrak regulasi negara.

“Yayasan itu mengira mereka punya kuasa mutlak karena statusnya swasta. Padahal, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Agustus 2026 ini terikat ketat oleh Juknis Bantuan Pemerintah yang mewajibkan asas akuntabilitas dan pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Memecat kepala sekolah yang kritis demi memegang kendali penuh atas proyek semen dan besi adalah bentuk pelacuran akademis.

Pemecatan yang terjadi di tengah persiapan semester baru ini memicu gelombang keresahan di kalangan guru dan wali murid. Iklim kerja sekolah menjadi intimidatif karena para pendidik kini dihantui ketakutan akan pemecatan serupa jika berani mempertanyakan transparansi keuangan yayasan.

Secara aturan tata kelola pendidikan dasar dan menengah, kepala sekolah merupakan penanggung jawab teknis operasional. Penyingkiran paksa tanpa alasan kinerja akademik, melainkan karena urusan bagi-bagi proyek bangunan, dinilai mencederai marwah profesi guru dan memberikan contoh buruk kepada peserta didik.

Atas gejolak internal yang mengancam stabilitas belajar mengajar ini, elemen masyarakat dan wali murid mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara segera turun tangan.

“Kami meminta pemerintah bertindak tegas. Terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat serta pihak berwenang untuk turun tangan melakukan  teguran keras dan sanksi berat , kepada pengurus yayasan Bahari Mola, yang di Mana salah satu pengurus yayasan tersebut juga menjabat sebagai KEPALA BIDANG KEBUDAYAAN DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN WAKATOBI Jika pngurus yayasan terbukti menyalahgunakan wewenang dan melanggar prosedur pengelolaan bantuan fisik, Kementerian harus membekukan atau membatalkan kucuran dana revitalisasi tersebut untuk sekolah ini. Pendidikan bukan ajang bisnis kontraktor berbaju yayasan.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjen HIPMI Anggawira konferensi pers gerakan hemat energi nasional

    HIPMI Serukan Gerakan Nasional Hemat Energi untuk Redam Dampak Krisis Global

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mengajak pemerintah dan masyarakat menjalankan gerakan nasional hemat energi guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah krisis energi global. Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anggawira, menegaskan pentingnya pengendalian konsumsi energi. Langkah ini dapat menahan tekanan pada APBN, menjaga inflasi, dan melindungi daya beli masyarakat. Ia […]

  • Ilustrasi bentrokan TNI Brimob Binjai di Sumatera Utara

    Mengingat Tragedi Binjai 2002: Bentrokan TNI dan Brimob di Tengah Kota

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 641
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Bentrokan TNI–Brimob Binjai 2002 menjadi salah satu peristiwa serius dalam sejarah keamanan nasional Indonesia. Insiden yang terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara, pada 28 September 2002 ini memicu ketegangan antar-aparat dan menarik perhatian pimpinan tertinggi keamanan nasional. Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendatangi Polres Langkat. […]

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

  • pemulihan UMKM terdampak bencana melalui produksi abon ikan tuna dan ayam oleh pelaku usaha di Gorontalo

    Pemerintah Genjot Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Lewat Program MBG di Sumatera Barat

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah terus mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini membuka akses pasar baru sekaligus membantu pelaku usaha bangkit lebih cepat setelah terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Kementerian UMKM mendorong pelaku usaha mikro agar masuk ke rantai pasok dapur MBG. Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza […]

  • Kisah Nabi Nuh

    Kisah Nabi Nuh: Mengapa Hewan Diselamatkan dan Manusia Ditinggalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 1.750
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kisah Nabi Nuh sering dipahami sebagai cerita tentang bahtera dan banjir besar. Padahal, kisah ini menyimpan pelajaran moral yang jauh lebih dalam. Dari sini muncul satu pertanyaan penting: mengapa Nabi Nuh menyelamatkan hewan, sementara banyak manusia justru ditinggalkan? Selama ratusan tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan kesabaran luar biasa. Dengan keteguhan hati, ia […]

  • Menteri PKP bahas lahan Meikarta rusun subsidi

    Menteri PKP Datangi KPK Bahas Lahan Meikarta untuk Rusun Subsidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 303
    • 1Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pemanfaatan lahan Meikarta untuk rusun subsidi mulai masuk tahap pembahasan lintas lembaga. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi guna membahas rencana tersebut secara langsung. Maruarar Sirait tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu sekitar pukul 10.56 WIB. Ia langsung memasuki gedung untuk melakukan audiensi […]

expand_less