Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.

Mahasiswa Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta, Eghy Seftian, menyatakan bahwa praktik pertambangan saat ini mengancam keberlanjutan Pulau Kabaena.

Selain itu, ia menilai perusahaan mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, aktivitas tambang tersebut berpotensi melanggar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Dugaan Pelanggaran Tambang di Blok Watalara

Berdasarkan laporan warga, PT Tambang Bumi Sulawesi menjalankan kegiatan tambang di Blok Watalara, Desa Pu’ununu, tanpa memenuhi kaidah pertambangan yang baik.

Perusahaan diduga tidak membangun sediment pond. Akibat kelalaian itu, lumpur dan material tambang berpotensi mengalir langsung ke sungai dan laut, terutama saat hujan deras turun.

Karena itu, masyarakat pesisir menyampaikan kekhawatiran atas keberlanjutan sumber mata pencaharian mereka.

Aktivitas Tambang Diduga Rusak Lahan Pertanian

Sementara itu, PT Tekonindo diduga mencemari lahan pertanian warga di Desa Pongkalaero. Warga melaporkan penurunan kualitas tanah sejak aktivitas tambang berjalan.

Namun demikian, pemerintah dinilai belum melakukan pengawasan optimal. Oleh sebab itu, mahasiswa meminta negara hadir untuk melindungi pulau kecil yang rentan terhadap kerusakan ekologis.

Empat Tuntutan Koalisi Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menolak penerbitan RKAB PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo.

  2. Menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kedua perusahaan di Kabaena Selatan.

  3. Meminta audit lingkungan yang menyeluruh, independen, dan transparan di Pulau Kabaena.

  4. Mendesak aparat menegakkan hukum lingkungan secara tegas dan adil.

Mahasiswa Siapkan Aksi Lanjutan

Eghy menegaskan bahwa Pulau Kabaena bukan ruang eksploitasi tanpa batas. Sebaliknya, pulau tersebut merupakan ruang hidup masyarakat yang wajib negara lindungi.

“Jika pemerintah mengabaikan tuntutan ini, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.

Dengan demikian, koalisi berharap pemerintah segera menempatkan keselamatan lingkungan dan rakyat di atas kepentingan investasi tambang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Institut STIAMI berfoto di depan Istana Kepresidenan Jakarta dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” untuk memperkenalkan proses pemerintahan dan nilai Pancasila.

    Kemensetneg Terima Kunjungan Mahasiswa Institut STIAMI dalam Program “Istana untuk Anak Sekolah”

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 246
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) kamis 23 April 2026  Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyambut 100 mahasiswa dari Institut STIAMI (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia) pada Kamis, 23 April 2026. Presiden Prabowo Subianto menginisiasi program ini untuk memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda tentang proses pemerintahan dan memperkenalkan nilai-nilai Pancasila. Program ini juga bertujuan memperkuat kesadaran kebangsaan di […]

  • Polisi menggagalkan balap liar di Pulogadung dan mengamankan lima pemuda bersama sepeda motor saat patroli dini hari di Jakarta Timur.

    Balap Liar di Pulogadung Digagalkan Polisi, Lima Pemuda Diamankan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Balap liar di Pulogadung, Jakarta Timur, berhasil digagalkan tim patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu dini hari. Petugas mengamankan lima pemuda bersama sejumlah sepeda motor setelah menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan di Jalan Pemuda, Pulogadung. Warga melihat sekelompok pemuda […]

  • Gambar Gedung MK

    Produk Jurnalistik tidak bisa dituntut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Produk jurnalistik tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata selama wartawan menjalankan tugas sesuai kaidah jurnalistik. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) menegaskan prinsip ini untuk melindungi kemerdekaan pers. Dengan penegasan tersebut, MK memberikan kepastian hukum bagi insan media di Indonesia. Selain itu, putusan ini memperjelas posisi hukum karya jurnalistik dalam sistem demokrasi. (27/01/2026). […]

  • Lima Model SMK tingkatkan kompetensi lulusan vokasi

    Mendikdasmen Abdul Mu’ti Perkuat Kompetensi Lulusan SMK Lewat Lima Model Pendidikan Vokasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memaparkan lima model kebijakan baru untuk memperkuat kompetensi dan daya saing lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kebijakan itu disiapkan agar lulusan vokasi mampu bersaing di pasar kerja lokal maupun global. Abdul Mu’ti menyampaikan hal tersebut saat peluncuran Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) SMK yang […]

  • Formasi desak KPK RB dalam aksi demonstrasi di Gedung KPK

    Formasi Kembali Desak KPK Periksa Oknum Anggota DPR RI Dapil Sultra Inisial RB, Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel Kereta Api dan P3 TGAI  

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (14/1/2026). Dalam aksi tersebut, massa Formasi mendesak KPK RI segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara berinisial RB. Mereka menilai RB memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi proyek […]

  • harga emas hari ini di Pegadaian pada perhiasan emas gelang Galeri24

    Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Antam Rp3 Juta

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Harga emas dari Antam, UBS, dan Galeri24 bertahan stabil pada Senin pagi (07.03 WIB). Data Pegadaian mencatat harga Antam di Rp3.000.000 per gram, UBS Rp2.924.000, dan Galeri24 Rp2.886.000 per gram. Pasar melanjutkan tren stabil sejak Minggu (19/4) dan menunjukkan fase konsolidasi jangka pendek. Kondisi ini membuat pelaku pasar menahan aksi besar, meski […]

expand_less