Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.

Mahasiswa Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta, Eghy Seftian, menyatakan bahwa praktik pertambangan saat ini mengancam keberlanjutan Pulau Kabaena.

Selain itu, ia menilai perusahaan mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, aktivitas tambang tersebut berpotensi melanggar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Dugaan Pelanggaran Tambang di Blok Watalara

Berdasarkan laporan warga, PT Tambang Bumi Sulawesi menjalankan kegiatan tambang di Blok Watalara, Desa Pu’ununu, tanpa memenuhi kaidah pertambangan yang baik.

Perusahaan diduga tidak membangun sediment pond. Akibat kelalaian itu, lumpur dan material tambang berpotensi mengalir langsung ke sungai dan laut, terutama saat hujan deras turun.

Karena itu, masyarakat pesisir menyampaikan kekhawatiran atas keberlanjutan sumber mata pencaharian mereka.

Aktivitas Tambang Diduga Rusak Lahan Pertanian

Sementara itu, PT Tekonindo diduga mencemari lahan pertanian warga di Desa Pongkalaero. Warga melaporkan penurunan kualitas tanah sejak aktivitas tambang berjalan.

Namun demikian, pemerintah dinilai belum melakukan pengawasan optimal. Oleh sebab itu, mahasiswa meminta negara hadir untuk melindungi pulau kecil yang rentan terhadap kerusakan ekologis.

Empat Tuntutan Koalisi Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menolak penerbitan RKAB PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo.

  2. Menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kedua perusahaan di Kabaena Selatan.

  3. Meminta audit lingkungan yang menyeluruh, independen, dan transparan di Pulau Kabaena.

  4. Mendesak aparat menegakkan hukum lingkungan secara tegas dan adil.

Mahasiswa Siapkan Aksi Lanjutan

Eghy menegaskan bahwa Pulau Kabaena bukan ruang eksploitasi tanpa batas. Sebaliknya, pulau tersebut merupakan ruang hidup masyarakat yang wajib negara lindungi.

“Jika pemerintah mengabaikan tuntutan ini, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.

Dengan demikian, koalisi berharap pemerintah segera menempatkan keselamatan lingkungan dan rakyat di atas kepentingan investasi tambang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksodus Kamp Al-Hol ISIS setelah pemerintah Suriah mengambil alih kendali

    Eksodus Kamp Al-Hol Lepaskan Ribuan Afiliasi ISIS dari Pengawasan Suriah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 234
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Eksodus Kamp Al-Hol ISIS memicu kekhawatiran serius di kalangan pejabat keamanan internasional. Ribuan mantan penghuni kamp, termasuk individu yang memiliki afiliasi dengan ISIS, kini menyebar ke berbagai wilayah Suriah setelah sistem pengamanan di kamp tersebut melemah. Badan intelijen Amerika Serikat memperkirakan sekitar 15.000 hingga 20.000 orang kini berada di luar pengawasan. Lonjakan […]

  • Krisis Penerbangan Timur Tengah di Bandara Internasional Dubai dengan pesawat terparkir akibat penutupan wilayah udara.

    Krisis Penerbangan Timur Tengah: Harga Tiket Asia–Eropa Melonjak dan Kursi Ludes

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Penutupan sejumlah bandara utama di Timur Tengah mengguncang industri penerbangan global. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel melawan Iran memaksa otoritas menutup ruang udara di kawasan tersebut. Dampaknya langsung terasa pada rute Asia–Eropa. Bandara Internasional Dubai menghentikan operasional selama beberapa hari. Keputusan itu memangkas ribuan kursi setiap hari. Maskapai besar seperti Emirates dan Qatar […]

  • etnosains Papua lokal dalam pembangunan daerah

    Wamen HAM Dorong Pembangunan Papua Berbasis Etnosains dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (kabaristana.com) – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mendorong pemerintah menerapkan pendekatan etnosains dalam pembangunan Papua. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menghadirkan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat. Mugiyanto menyampaikan hal itu saat membuka Konferensi APS ke-3 di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Jumat (29/5/2026). Menurutnya, Papua bukan sekadar wilayah […]

  • serangan fasilitas energi Iran dengan semburan gas South Pars

    PBB Tolak Serangan ke Ladang Gas Iran, Minta Semua Pihak Tahan Diri

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak serangan terhadap ladang gas South Pars di Iran dan meminta semua pihak menghentikan aksi yang menyasar infrastruktur sipil. Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, menyampaikan sikap tersebut dalam konferensi pers pada Rabu (18/3). Ia menegaskan PBB menentang setiap serangan yang menyasar objek non-militer karena tindakan itu meningkatkan risiko […]

  • Warga Palestina protes kebijakan Israel di Tepi Barat

    Israel Kuasai Tepi Barat, Kebijakan Baru Picu Kecaman 8 Negara Muslim

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Israel kuasai Tepi Barat melalui kebijakan baru yang memperluas kontrol administratif dan permukiman di wilayah Palestina. Langkah ini langsung berdampak pada kehidupan warga sipil Palestina dan memicu kecaman internasional dari sejumlah negara mayoritas Muslim. Isu ini menguat saat proses perdamaian Israel , Palestina mengalami kebuntuan. Perluasan permukiman dan pengambilalihan kewenangan lokal membuat […]

  • Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung terkait pencalonan Perdana Menteri Korea Selatan baru Han Seong-sook.

    Perdana Menteri Korea Selatan Baru, Han Seong-sook Masuk Nominasi Presiden Lee

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mencalonkan Han Seong-sook sebagai perdana menteri baru. Pengumuman itu muncul dalam perombakan kabinet yang berlangsung pada tahun pertama pemerintahannya. Han saat ini memimpin Kementerian Usaha Kecil dan Menengah. Jika Majelis Nasional memberikan persetujuan, Han akan menjadi perempuan kedua yang menduduki jabatan perdana menteri di Korea Selatan. […]

expand_less