Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » PERAK Ungkap Dugaan Pemerasan di Lingkungan Polda Sultra, Polisi Gadungan Diduga Bebas Berkeliaran

PERAK Ungkap Dugaan Pemerasan di Lingkungan Polda Sultra, Polisi Gadungan Diduga Bebas Berkeliaran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 505
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Kabaristana.com — Dugaan penipuan dan pemerasan yang terjadi di lingkungan kepolisian kembali mengusik rasa aman warga pencari keadilan. Seorang pelapor kasus penipuan mengaku mengalami kerugian lanjutan saat berada di area Resmob Unit Jatanras Polda Sulawesi Tenggara. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang perlindungan negara terhadap warganya.

Situasi tersebut penting disorot karena kantor polisi seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat. Namun, ketika risiko justru muncul di dalam institusi penegak hukum, kepercayaan publik berpotensi terkikis.

Awal Laporan Dugaan Penipuan

Kasus ini bermula pada 13 November 2025. Saat itu, Gita Silvia Maia, warga Kota Kendari, melaporkan dugaan penipuan bermodus kerja sama pasir silika ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra. Dalam laporannya, korban menyebut telah menyerahkan dana Rp130 juta kepada terlapor, Fahril Palmahar Salam.

Namun, belakangan korban mengetahui pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah ada. Akibatnya, ia menanggung kerugian besar dan berharap proses hukum berjalan transparan.

Interaksi Mencurigakan di Jatanras

Pada hari yang sama, korban mendatangi lingkungan Resmob Jatanras untuk menindaklanjuti laporannya. Di lokasi itu, ia bertemu seorang pria bernama Muh Milga Ramdani. Pria tersebut mengaku sebagai anggota kepolisian dan menawarkan bantuan.

Selanjutnya, pria itu meminta uang tunai Rp500 ribu. Ia menyebut dana tersebut sebagai biaya makan penyidik. Setelah itu, permintaan uang terus berlanjut, baik secara tunai maupun melalui transfer.

Selain itu, pelaku mengaitkan permintaan tersebut dengan kebutuhan internal. Ia bahkan menyebut nama pimpinan Jatanras. Karena percaya dengan pengakuan tersebut, korban menuruti permintaan yang datang berulang kali.

Modus Berlanjut dan Kerugian Bertambah

Tidak berhenti di situ, pelaku juga meminta korban membayar biaya sewa mobil. Ia mengklaim kendaraan tersebut akan digunakan untuk menangkap terlapor. Karena itu, korban kembali mengeluarkan uang.

Akibat rangkaian permintaan tersebut, kerugian korban bertambah hingga puluhan juta rupiah. Dengan demikian, total kerugian jauh melebihi nilai awal laporan.

Sikap PERAK: Masalah Tata Kelola

Menanggapi kasus ini, Lembaga Pergerakan Rakyat Indonesia Sulawesi Tenggara (PERAK) menilai peristiwa tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan internal. Menurut organisasi ini, pihak sipil tidak seharusnya bebas beraktivitas dan mengatasnamakan kewenangan kepolisian di area kerja aparat.

Ketua Umum PERAK Sulawesi Tenggara, Ariansyah, menegaskan bahwa persoalan ini menyentuh wibawa negara. Ia menilai kasus ini sebagai alarm keras bagi institusi penegak hukum.

“Ketika warga mencari keadilan lalu justru dirugikan, negara gagal melindungi,” ujarnya.

Tekanan Publik dan Tuntutan Transparansi

Karena itu, PERAK mendesak Polda Sultra bertindak cepat dan terbuka. Organisasi tersebut meminta kepolisian mengusut dugaan tersebut secara menyeluruh. Mereka juga mendorong aparat menelusuri kemungkinan pembiaran atau keterlibatan oknum.

Sementara itu, kritik juga datang dari masyarakat sipil. Banyak pihak menilai kasus seperti ini dapat membuat warga enggan melapor. Jika dibiarkan, rasa takut berhadapan dengan aparat akan semakin kuat.

Risiko bagi Kepercayaan Masyarakat

Pada akhirnya, dampak kasus ini tidak berhenti pada korban. Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Tenggara ikut terancam. Jika aparat tidak menunjukkan ketegasan, legitimasi institusi bisa terus menurun.

Sebagai langkah lanjutan, PERAK menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara. Organisasi tersebut menegaskan aksi itu bertujuan mendorong akuntabilitas, sekaligus memastikan kantor polisi tetap menjadi ruang aman bagi masyarakat pencari keadilan.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencarian nelayan hilang Makassar oleh Tim SAR gabungan

    Pencarian Nelayan Hilang Makassar Diperluas hingga 12 Mil Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Makassar, kabaristana.com  | Pencarian nelayan hilang Makassar memasuki hari ketiga dengan perluasan area penyisiran hingga 12 nautical mile dari titik awal kejadian. Tim SAR gabungan menyisir Perairan New Port, kawasan Pelindo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, menyatakan tim memperluas sektor pencarian untuk […]

  • pelantikan pemuda 21 sultra jakarta di gedung KNPI

    Pergantian Kepengurusan Pemuda 21 Resmi Dilantik di Gedung KNPI Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Organisasi Pemuda 21 melantik pengurus baru di Gedung KNPI Jakarta, Jumat (16/5/2026). Dalam acara tersebut, Muhammad Julfan Saputra resmi menjabat Ketua Umum. Sementara itu, Alfan Koriama menjabat Wakil Ketua Umum Pemuda 21. Sejumlah tokoh pemuda, mahasiswa, dan tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, berbagai organisasi kepemudaan di Jakarta juga ikut meramaikan […]

  • Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an Wawotobi yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi

    Wisuda Khatam Al-Qur’an Se-Kecamatan Wawotobi, DPK BKPRMI Tegaskan Komitmen Dakwah dan Pendidikan Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 380
    • 1Komentar

    KONAWE, kabaristana.com – DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi menggelar Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an se-Kecamatan Wawotobi pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena melibatkan banyak TPQ di wilayah tersebut. Selain itu, panitia menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd. Kemudian, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Konawe dan Camat […]

  • Ilustrasi gempa Jepang 7,4 magnitudo yang menunjukkan kerusakan bangunan, petugas darurat, dan peringatan tsunami di wilayah pesisir.

    Gempa Jepang 7,4 Magnitudo: KBRI Pastikan WNI Aman

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 203
    • 3Komentar

    Jakarta,{kabaristana.com} — gempa Jepang 7,4 magnitudo mengguncang wilayah utara Jepang pada Senin sore. KBRI Tokyo langsung memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI). Hingga kini, KBRI belum menerima laporan korban dari WNI. Koordinator Pensosbud KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengatakan timnya terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang. Selain itu, KBRI aktif menghubungi komunitas WNI di wilayah terdampak […]

  • Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed, diamankan KPK dalam OTT terkait dugaan penerimaan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

    Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Salah satu pihak yang KPK amankan ialah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng. […]

  • Penguatan dolar tekan permintaan kredit mobil baru menurut Adira Finance di Jakarta.

    Penguatan Dolar Tekan Permintaan Kredit Mobil Baru, Adira Finance Waspadai Perlambatan Pasar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Penguatan dolar tekan permintaan kredit mobil baru di tengah perlambatan pasar otomotif nasional. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menaikkan biaya komponen kendaraan sehingga minat masyarakat terhadap kredit mobil baru ikut menurun. Regional Branch Manager New Car 1 Jabo Adira Finance, Sigit […]

expand_less