Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba, menjadi sorotan setelah namanya tercatat dalam kelompok desil 4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan.

Temuan tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Eva masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, Eva membantah pernah mendaftar maupun menerima bantuan PKH dari pemerintah.

Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi ke dalam 10 tingkatan. Masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4, mulai dari sangat miskin hingga rentan miskin, merupakan kelompok prioritas utama penerima bansos dari pemerintah.

Pengelompokan Eva dalam desil 4 sebagai warga kategori rentan miskin dinilai tidak relevan mengingat ia tercatat dalam LHKPN memiliki harta kekayaan sebesar Rp3.501.388.564.

Harta kekayaannya terdiri atas tanah dan bangunan, kendaraan roda dua dan empat, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.

Data tersebut ia sampaikan kepada KPK pada 6 Maret 2026. Terdapat penurunan sebesar Rp11.175.084.520 dari laporan tahun sebelumnya pada 8 Maret 2025.

Eva mengaku heran dengan pencantuman namanya dalam desil 4. Ia bahkan mengaku langsung mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Toraja Utara untuk mempertanyakan data tersebut sekaligus meminta dilakukan verifikasi ulang.

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mendaftar dan tidak pernah menerima bantuan PKH,” tegas Eva dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (8/9).

“Waktu saya tahu nama saya tercantum dalam data tersebut, saya sendiri yang datang mempertanyakan datanya dan meminta agar segera dilakukan pengecekan serta perbaikan,” ujarnya.

Eva juga mendesak agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sumber serta riwayat pembaruan data. Ia tidak ingin status kepesertaan program bantuan pemerintah ini menjadi salah sasaran.

“Justru saya mempertanyakan, bagaimana mungkin saya bisa tercatat dalam data tersebut. Karena itu saya meminta agar sumber dan riwayat datanya ditelusuri secara terbuka,” ucap Eva.

Menurutnya, kekeliruan tersebut harus menjadi momentum agar pemutakhiran data bansos mendapat perhatian serius sehingga hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terampas.

“Saya tidak ingin persoalan ini sekadar menjadi polemik. Saya ingin ini menjadi pintu masuk untuk memperbaiki data. Silakan ditelusuri secara transparan bagaimana nama saya bisa masuk, kapan masuk, dan berdasarkan data apa,” jelas Eva menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elias Masi Para’pak, membenarkan bahwa nama Eva memang masuk ke dalam desil 4. Meski demikian, ia menepis kabar bahwa Eva merupakan penerima bansos PKH.

“Saya tegaskan bahwa Ibu Eva Stevany Rataba tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH maupun jenis bantuan sosial lainnya,” ungkap Elias, Minggu (6/9).

Elias menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui persoalan tersebut setelah Eva datang langsung ke kantor Dinsos Torut untuk mempertanyakan status desilnya.

“Saya tidak pernah bilang bahwa anggota DPR RI, Ibu Eva Stevany Rataba itu masuk daftar penerima PKH. Saya hanya katakan bahwa Ibu Eva pernah datang ke kantor untuk melakukan komplain karena dirinya masuk dalam desil 4,” tuturnya.

Terkait penyebab nama Eva bisa terkategorikan sebagai kelompok rentan miskin, Elias menyatakan bahwa pendataan desil merupakan kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS), dan bukan satu-satunya syarat mutlak penerima bansos.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Presiden Wakil Presiden 2026 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

    Prabowo dan Gibran Juga Terima THR Lebaran 2026, Segini Perkiraan Nilainya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 397
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah memastikan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 kepada aparatur negara pada 2026. Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan tersebut melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 yang ia tandatangani pada 3 Maret 2026. Aturan itu mengatur pemberian THR bagi berbagai unsur aparatur negara. Pemerintah memasukkan PNS, PPPK, prajurit TNI, […]

  • Prank Kejaksaan kepada Presiden? Setahun, 1.063 Tambang Ilegal, Negara Baru Selamatkan Rp10,27 Triliun

    Prank Kejaksaan kepada Presiden? Setahun, 1.063 Tambang Ilegal, Negara Baru Selamatkan Rp10,27 Triliun

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com — Hampir satu tahun setelah Presiden Prabowo Subianto mengungkap 1.063 aktivitas pertambangan ilegal, publik kembali menuntut pemerintah menjelaskan hasil penindakan. Pada 15 Agustus 2025, Prabowo menyampaikan laporan mengenai 1.063 tambang ilegal. Presiden menyebut aktivitas tersebut memiliki potensi kekayaan negara sedikitnya Rp300 triliun. Kini, publik menunggu hasil konkret. Masyarakat ingin mengetahui jumlah perkara pidana, […]

  • Prabowo Subianto rapat kabinet membahas krisis pangan energi air di Istana Presiden Jakarta

    Prabowo Soroti Ancaman Krisis Global: Pangan, Energi, dan Air Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Presiden Prabowo Subianto mengingatkan potensi krisis global yang mengancam banyak negara. Ia menyoroti tiga sektor utama, yaitu pangan, energi, dan air. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Prabowo menegaskan bahwa ketiga sektor tersebut sangat menentukan keselamatan bangsa. Ia menjelaskan bahwa pandangan itu sejalan dengan […]

  • Operasi Ketupat 2026 menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas saat arus mudik

    Kapolri: Operasi Ketupat 2026 tekan fatalitas kecelakaan 30,4 persen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 30,4 persen. Operasi tersebut juga menurunkan jumlah kecelakaan hingga 5,3 persen selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Kapolri menyampaikan capaian itu saat memberikan pidato pada peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung secara […]

  • Plt BPBD Aceh Timur dicopot Bupati setelah lamban mendata korban banjir

    Bupati Aceh Timur Copot Plt Kepala BPBD Akibat Lambannya Pendataan Korban Banjir

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur karena lambat mendata korban banjir di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah menilai keterlambatan data menghambat penanganan bencana. Karena itu, Bupati segera mengambil langkah tegas untuk mempercepat proses penanganan. Sebelumnya, Plt Kepala BPBD dijabat Afifullah. Namun kini […]

  • Kerusakan Hutan Akibat Tambang Nikel di Indonesia Timur

    Hutan di Indonesia Timur Rusak Akibat Tambang Nikel

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Setiap kali tambang nikel dibuka, sepotong hutan di Indonesia Timur menghilang dari peta, sementara narasi pembangunan terus menutupi biaya lingkungan yang jarang benar-benar dihitung. Jakarta, kabaristana.com | Kerusakan hutan akibat tambang nikel di Indonesia Timur semakin nyata seiring meningkatnya aktivitas pertambangan dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan lahan berskala besar untuk mengejar produksi nikel telah mengubah […]

expand_less