Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Opini: Sultra di Persimpangan, Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal

Opini: Sultra di Persimpangan, Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Egit Setiawan

Kabaristana.com – Hari ulang tahun Sulawesi Tenggara seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni. Seiring bertambahnya usia, daerah ini menampilkan dua wajah yang kontras: kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan persoalan tambang ilegal yang belum terselesaikan.

Potensi Besar yang Belum Maksimal

Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertambangan besar, terutama nikel yang kini menjadi komoditas strategis dunia. Kekayaan ini seharusnya membawa manfaat nyata bagi masyarakat—membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pembangunan daerah. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.

Aktivitas tambang ilegal terus merusak wajah daerah. Para pelaku tidak hanya merugikan negara dari sisi pendapatan, tetapi juga memperparah kerusakan lingkungan. Mereka menggunduli hutan, mencemari sungai, dan mempersempit ruang hidup masyarakat. Ironisnya, praktik ini sering berlangsung secara terbuka, seolah hukum kehilangan wibawanya.

Pertanyaan tentang Keadilan

Di tengah perayaan hari jadi, kita perlu mengajukan pertanyaan mendasar: untuk siapa kekayaan ini dikelola? Jika masyarakat sekitar tambang masih hidup dalam keterbatasan—mulai dari ekonomi hingga pendidikan maka tata kelola sumber daya ini jelas bermasalah.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas, bukan hanya membuat kebijakan. Mereka perlu menertibkan tambang ilegal secara konsisten tanpa pandang bulu. Di sisi lain, perusahaan tambang legal wajib menjalankan praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Momentum untuk Berbenah

Hari ulang tahun Sulawesi Tenggara seharusnya menjadi titik balik. Pemerintah dan semua pihak harus memperbaiki tata kelola pertambangan, memperkuat pengawasan, dan memastikan kekayaan alam benar-benar kembali kepada rakyat.

Sulawesi Tenggara tidak kekurangan potensi. Daerah ini hanya membutuhkan keberanian untuk berbenah. Dengan begitu, kita tidak hanya merayakan usia, tetapi juga merayakan keadilan, kesejahteraan, dan kelestarian lingkungan yang nyata.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kepemimpinan Nabi Musa keadilan dalam menegakkan hukum melawan kezaliman

    Hikmah Kepemimpinan Nabi Musa Dalam Membangun Hukum Yang Adil

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 269
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Keadilan menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Tanpa keadilan, hukum kehilangan makna. Sebaliknya, kekuasaan berpotensi berubah menjadi alat penindasan. Oleh karena itu, hukum harus berdiri di atas nilai kebenaran dan kemanusiaan. Dalam khazanah Islam, kisah kepemimpinan Nabi Musa menghadirkan pelajaran penting tentang cara menegakkan hukum yang adil dan bermartabat. […]

  • 392 Haji Mataram disambut Wali Kota Mohan Roliskana saat tiba di Asrama Haji Lombok setelah menunaikan ibadah haji 2026

    392 Haji Mataram Tiba, Wali Kota Beri Apresiasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta,(Kabaristana.com)- Sebanyak 392 haji Mataram yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyambut kedatangan jamaah di Aula Bir Ali II Asrama Haji Lombok, Minggu. Pemerintah Kota Mataram menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah yang tiba bersama kloter tersebut dapat kembali dengan selamat. […]

  • Ketegangan China-Taiwan Memanas

    Ketegangan China-Taiwan Memanas

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketegangan China Taiwan kembali meningkat setelah pemerintah China, menilai gagasan pembentukan “negara Taiwan” sebagai ide yang tidak masuk akal. Beijing menegaskan bahwa wacana tersebut bertentangan dengan prinsip satu China dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Asia Timur. (14/02/2024). Pernyataan keras itu muncul di tengah meningkatnya aktivitas militer di Selat Taiwan. Pemerintah China menyatakan […]

  • denda PT Tonia Mitra Sejahter

    Satgas PKH Desak PT TMS Segera Lunasi Sisa Denda Rp 1,5 Triliun

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Denda PT Tonia Mitra Sejahter kembali menjadi perhatian publik setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan mendesak perusahaan tersebut segera melunasi sisa kewajiban senilai Rp1,5 triliun. Satgas PKH menjatuhkan denda administratif itu karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Luas area yang terdampak mencapai 172,82 hektare. Juru […]

  • Prabowo cabut IUP tak jelas dan instruksi tegas kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait penertiban tambang Indonesia.

    Prabowo Cabut IUP Tak Jelas, Instruksi Tegas ke Menteri ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung kebijakan Prabowo cabut IUP tak jelas untuk memperbaiki tata kelola sektor pertambangan nasional. Ia memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia segera mencabut izin usaha pertambangan (IUP) yang bermasalah, tidak aktif, atau tidak memiliki kejelasan hukum. (08/04/2026). Prabowo menargetkan penertiban total terhadap izin tambang yang tidak produktif. Ia melihat […]

  • PT WIN Konawe Selatan saat menjalankan aktivitas tambang dekat pemukiman warga

    Kapolres Konsel Dinilai Tak Punya Kewenangan Hentikan PT WIN, Tokoh Pemuda Minta Publik Bijak

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Aktivitas pertambangan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, kembali memicu sorotan publik. Warga menilai aktivitas tambang di dekat pemukiman itu menimbulkan keresahan dan berpotensi merusak lingkungan hidup. Kamis, 21 Mei 2026. Aktivitas Tambang PT WIN Tuai Sorotan Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat terus menyoroti aktivitas […]

expand_less