Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » JPU Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Dekat Nadiem dalam Pengadaan Chromebook

JPU Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Dekat Nadiem dalam Pengadaan Chromebook

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kasus Chromebook Nadiem kembali menjadi perhatian publik setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap dugaan keterlibatan orang dekat mantan Mendikbudristek dalam proyek digitalisasi pendidikan.

Jaksa Roy Riady mengatakan Nadiem tidak mengajak pejabat internal kementerian menyusun program digitalisasi pendidikan. Padahal, kementerian memiliki direktur jenderal dan direktur teknis yang menangani pendidikan dasar dan menengah.

Roy menegaskan Nadiem lebih memilih melibatkan pihak luar kementerian. Mereka antara lain Jurist Tan, Fiona Handayani, dan Ibrahim Arief.

Grup WhatsApp Jadi Tempat Pembahasan

Jaksa mengungkap keberadaan grup WhatsApp bernama “Mas Menteri Core Team”. Tim itu mulai aktif pada Agustus 2019 sebelum Nadiem menjabat menteri.

Menurut JPU, anggota grup rutin membahas visi pendidikan dan program digitalisasi sekolah. Jaksa menilai anggota grup sudah membicarakan penggunaan Chromebook sejak awal pembentukan tim.

Roy mengatakan grup tersebut berisi orang-orang dekat Nadiem. Sebagian anggota pernah bekerja di PT Gojek Indonesia.

Jurist Tan pernah bekerja di Gojek dan menerima beasiswa dari perusahaan itu. Fiona Handayani juga aktif di Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK).

Jaksa Nilai Nadiem Ambil Keputusan Sendiri

JPU menilai pejabat teknis kementerian tidak ikut menentukan kebutuhan pengadaan laptop. Karena itu, jaksa menduga Nadiem mengambil keputusan secara pribadi.

Roy juga menyebut muncul perbedaan antara keterangan Nadiem dan bukti elektronik milik jaksa. Dalam percakapan grup WhatsApp, anggota grup sudah membahas Chromebook. Namun, Nadiem mengaku tidak mengetahui pembahasan tersebut.

Kerugian Negara Tembus Rp2,18 Triliun

Dalam dakwaan, jaksa menyebut program digitalisasi pendidikan menyebabkan kerugian negara hingga Rp2,18 triliun.

Kerugian itu mencakup Rp1,56 triliun dari pengadaan laptop Chromebook. Selain itu, negara juga kehilangan sekitar Rp621,39 miliar akibat pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang tidak diperlukan.

Kasus ini juga menyeret Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah, Sri Wahyuningsih, dan Jurist Tan. Saat ini, aparat masih memburu Jurist Tan.

Jaksa Soroti Aliran Dana

Jaksa menduga Nadiem menerima aliran dana sebesar Rp809,59 miliar dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia.

Sebagian besar dana PT AKAB berasal dari investasi Google senilai 786,99 juta dolar AS.

JPU juga menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Nadiem tahun 2022. Dalam laporan itu, Nadiem tercatat memiliki surat berharga senilai Rp5,59 triliun.

Atas kasus tersebut, jaksa menjerat Nadiem dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta KUHP.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dorong Oxford Cambridge Buka Kampus di Indonesia

    Prabowo Dorong Oxford Cambridge Buka Kampus di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com-Prabowo dorong Oxford Cambridge buka kampus di Indonesia sebagai strategi mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan peningkatan daya saing sumber daya manusia serta penguatan riset di dalam negeri. (20/01/2026). Prabowo Subianto menilai kehadiran kampus kelas dunia akan membawa dampak langsung bagi mutu pendidikan nasional. Karena itu, Prabowo dorong Oxford […]

  • Penganiayaan THM Exodus Kendari disorot Ampuh Sultra

    Tanggapi Kasus Penganiayaan di Exodus Kendari, Ampuh Sultra Desak Pemkot Cabut Izin Operasionalnya dan Terbitkan SK Moratorium THM.

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 3Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti kasus penganiayaan yang terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) Exodus Kendari beberapa waktu lalu. Ampuh menilai insiden tersebut bukan pertama kali terjadi dan terus memicu keresahan di tengah masyarakat. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengatakan keberadaan sejumlah THM, khususnya Exodus, memicu kekhawatiran masyarakat […]

  • Aksi demonstrasi pemuda di Kementerian Kehutanan menyoroti dugaan aktivitas PT DMS Konawe Utara yang membangun jetty di kawasan hutan mangrove.

    Mahasiswa Resmi Laporkan Dugaan Pengrusakan Hutan Mangrove ke Dirjen MINERBA, Desak Hentikan segala aktivitas PT (DMS)

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Puluhan pemuda dari Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Kehutanan RI dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Jakarta. Mereka mendesak pemerintah mengusut dugaan pembangunan jetty milik PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dugaan Aktivitas di Kawasan Mangrove […]

  • Personel Damkar membersihkan lumpur akibat banjir Kendari di rumah warga terdampak di Sulawesi Tenggara.

    Banjir Kendari Rendam Lima Kecamatan, Warga Minta Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu (16/5/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah permukiman. Genangan air masuk ke rumah warga dan menghambat aktivitas masyarakat di beberapa kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari terus melakukan pendataan sambil membantu penanganan di lokasi terdampak. Petugas juga memantau perkembangan debit air […]

  • drone Iran Shahed milik militer Iran yang digunakan dalam konflik Timur Tengah

    Militer AS Akui Tak Mampu Tembak Jatuh Semua Drone Iran, Strategi Serangan Berubah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Militer Amerika Serikat mengakui tidak mampu menembak jatuh seluruh drone Iran jika serangan besar terjadi. Peringatan ini muncul dalam pengarahan tertutup kepada anggota parlemen di Capitol Hill. Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, memimpin pengarahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Iran kini memiliki ribuan drone serang sekali pakai. Sistem pertahanan udara AS […]

  • kekerasan seksual anak Sukapura ilustrasi garis polisi malam hari

    Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sukapura Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 302
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Polres Metro Jakarta Utara menangkap pria berinisial M (49) atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Sukapura, Cilincing. Kompol Ni Luh Arsini menyampaikan bahwa petugas menangkap pelaku pada Selasa pagi (14/4) setelah warga lebih dulu mengamankannya pada Senin malam (13/4). Saat ini, penyidik menahan M di Polres Metro Jakarta […]

expand_less