Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indonesia Finalisasi RAN Dengue 2026–2029, Targetkan Nol Kematian pada 2030

Indonesia Finalisasi RAN Dengue 2026–2029, Targetkan Nol Kematian pada 2030

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 415
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Pemerintah mematangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 untuk mengejar target global nol kematian akibat dengue pada 2030. Kementerian Kesehatan menyusun rencana ini untuk menjawab tekanan urbanisasi, perubahan iklim, dan mobilitas penduduk yang terus meningkat.

Tantangan Urbanisasi dan Iklim Dorong Strategi Terpadu

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan pemerintah tidak lagi mengandalkan intervensi tunggal. Pengalaman lapangan menunjukkan pendekatan parsial gagal menahan laju penularan dengue. Karena itu, Kemenkes menggabungkan penguatan surveilans, pelibatan masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi berkelanjutan agar respons pencegahan lebih efektif.

Murti menilai urbanisasi yang cepat dan perubahan iklim memperluas habitat nyamuk penular. Oleh sebab itu, pemerintah memprioritaskan pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini agar sistem kesehatan tetap selangkah lebih maju dari penyakit.

Forum Regional ASEAN Perkuat Kebijakan Bersama

Kemenkes membahas strategi ini dalam Forum Regional Dengue yang melibatkan negara-negara ASEAN, World Health Organization, pemerintah daerah, sektor swasta, dan para ahli. Forum tersebut merumuskan rekomendasi kebijakan terintegrasi untuk melindungi sekitar 670 juta penduduk ASEAN dari ancaman demam berdarah lintas negara.

Empat Pilar Utama RAN Dengue 2026–2029

RAN 2026–2029 menempatkan empat pilar sebagai fondasi pengendalian. Pertama, pemerintah meningkatkan deteksi dini dan akurasi diagnosis agar tenaga kesehatan menangani kasus lebih cepat. Kedua, pemerintah memperkuat tata laksana klinis dan sistem rujukan untuk menurunkan risiko kematian. Ketiga, pemerintah mendorong pencegahan terintegrasi melalui pengendalian vektor, pemanfaatan teknologi seperti Wolbachia, strategi vaksinasi, dan komunikasi risiko yang efektif. Keempat, pemerintah memperkuat surveilans terpadu serta sistem peringatan dini agar daerah merespons wabah secara cepat dan tepat.

Murti menambahkan pemerintah menopang empat pilar tersebut dengan tata kelola yang kuat, pembiayaan berkelanjutan, kemitraan strategis, serta riset dan inovasi berkesinambungan.

Integrasi Lapangan Jadi Kunci

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, menekankan pentingnya integrasi saat pelaksanaan. Menurutnya, pengendalian dengue harus berjalan serentak pada lingkungan, vektor nyamuk, dan manusia melalui vaksinasi. Ia mengingatkan daerah tidak boleh mengabaikan kebersihan lingkungan ketika membahas vaksin.

Wolbachia dan Vaksinasi Diperluas Bertahap

Pemerintah melanjutkan program nyamuk ber-Wolbachia yang saat ini berjalan di lima kota. Hasil evaluasi dari wilayah tersebut akan menjadi dasar perluasan bertahap ke 20 hingga 100 kota. Selain itu, Kemenkes mendorong pemerintah daerah mengadopsi vaksin dengue secara mandiri sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing wilayah.

Kolaborasi Nasional dan Peran Masyarakat

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Asnawi Abdullah, menilai kolaborasi antarnegara penting karena dengue melintasi batas wilayah. Namun, ia menegaskan sinergi di dalam negeri tetap menentukan keberhasilan.

Ketua Koalisi Bersama (Kobar) Lawan Dengue, Suir Syam, menambahkan pemerintah pusat tidak dapat bekerja sendiri. Ia mengajak pemerintah daerah dan masyarakat bergerak bersama untuk memutus rantai penularan sejak dari sumbernya.

Dengan RAN 2026–2029, pemerintah menargetkan pengendalian dengue yang lebih terarah, aktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam mencapai target global nol kematian dengue pada 2030.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Konsel KLHK terkait dugaan pelanggaran PT WIN

    Tak Indahkan Rekomendasi KLHK Terkait Sanksi PT. WIN, Pemda Konsel Tuai Sorotan.

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) yang hingga kini belum menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait PT Wijaya Inti Nusantara (WIN). Gubernur LIRA Sultra, Jefry Rembasa, menilai KLHK telah menunjukkan penghargaan kepada Pemkab Konsel dengan […]

  • Operasi penyelamatan kopilot F-15E AS di Iran oleh pasukan khusus

    Kopilot F-15E AS yang Jatuh di Iran Dievakuasi ke Kuwait, Kondisi Stabil

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) || Kopilot F-15E AS di Iran berhasil selamat setelah tim militer Amerika Serikat menemukan dan mengevakuasinya ke Kuwait untuk menjalani perawatan medis. Insiden ini langsung menarik perhatian internasional karena melibatkan operasi penyelamatan berisiko tinggi di wilayah yang sensitif secara geopolitik. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa timnya menjalankan salah satu operasi pencarian […]

  • Penguatan Kompolnas untuk meningkatkan pengawasan dan kepercayaan publik terhadap Polri

    Penguatan Kompolnas Dinilai Perkuat Pengawasan dan Kepercayaan Publik terhadap Polri

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan menegaskan penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Otto mengatakan Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) mendorong perluasan kewenangan Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal Polri. Menurut dia, Kompolnas perlu memiliki kewenangan yang lebih kuat. Kewenangan […]

  • PP GPI Apresiasi Prabowo atas langkah evaluasi pimpinan Badan Gizi Nasional untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik.

    Kabid Hukum dan HAM PP GPI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam Melakukan Evaluasi Pimpinan Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketua Bidang Hukum dan HAM Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Midul Makati, SH., MH., mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengevaluasi kepemimpinan Badan Gizi Nasional. Midul menilai keputusan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas tata kelola lembaga negara. Selain itu, pemerintah ingin memastikan seluruh program strategis nasional berjalan efektif […]

  • pergantian pimpinan OJK di tengah dinamika pasar modal

    Pergantian Pimpinan OJK Dinilai Tak Ganggu Stabilitas Pasar Modal

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Pergantian pimpinan OJK kembali menyita perhatian publik setelah sejumlah pejabat strategis lembaga pengawas keuangan tersebut mengundurkan diri. Situasi ini penting karena perubahan kepemimpinan kerap memengaruhi persepsi pasar, khususnya terkait stabilitas pasar modal dan kepercayaan investor di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pergantian Pimpinan OJK dan Risiko Stabilitas Pasar Pada dasarnya, perubahan pucuk pimpinan […]

  • pramuwisata IKN Lebaran 2026 mendampingi pengunjung di KIPP Nusantara

    Libur Lebaran 2026, OIKN Kerahkan 25 Pramuwisata untuk Layani Ribuan Pengunjung IKN

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pramuwisata IKN Lebaran 2026 menjadi ujung tombak pelayanan wisata di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara selama libur Hari Raya. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menghadirkan puluhan pemandu wisata terlatih untuk membantu pengunjung memahami perkembangan ibu kota baru sekaligus menikmati berbagai destinasi yang tersedia. OIKN Siapkan Pramuwisata IKN Lebaran 2026 Otorita Ibu […]

expand_less