Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Purbaya Ungkap Faktor di Balik Anjloknya IHSG Hingga 5 Persen

Purbaya Ungkap Faktor di Balik Anjloknya IHSG Hingga 5 Persen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

jakarta, kabaristana.com | IHSG anjlok hampir 5 persen pada awal pekan dan kembali menekan pasar saham Indonesia. Koreksi tajam ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar modal di tengah ketidakpastian regulasi sektor keuangan.

Pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan melemah 4,88 persen atau turun 406,88 poin ke level 7.922,73. Tekanan jual bahkan sempat menyeret indeks turun lebih dari 5 persen pada sesi pertama sebelum sedikit membaik di akhir perdagangan. Data pergerakan indeks mengacu pada catatan resmi Bursa Efek Indonesia (https://www.idx.co.id).

IHSG Anjlok di Tengah Transisi Kepemimpinan OJK

Pelemahan IHSG terjadi pada momentum sensitif. Pasar bergerak tanpa sentimen positif domestik yang kuat, sementara sektor keuangan tengah menghadapi transisi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan.

Kondisi ini mendorong investor mengambil sikap hati-hati dan meningkatkan aksi jual jangka pendek, khususnya pada saham-saham yang sebelumnya telah mencatat kenaikan signifikan. Peran OJK dalam menjaga stabilitas pasar modal sebelumnya juga dibahas dalam laporan internal Pikiran Jakarta tentang pengawasan sektor keuangan.

Purbaya: IHSG Anjlok karena Pasar Masih Menunggu Ketua OJK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai IHSG anjlok karena pelaku pasar masih menunggu kepastian penunjukan Ketua OJK yang baru.

Menurut Purbaya, pergantian kepemimpinan di lembaga pengawas keuangan memberi dampak langsung terhadap persepsi risiko investor. Ia menilai fluktuasi indeks mencerminkan respons pasar terhadap ketidakpastian tersebut, bukan pelemahan fundamental ekonomi nasional.

IHSG Anjlok Tertekan Sentimen Regional Asia

Tekanan terhadap pasar saham Indonesia juga datang dari kawasan regional. Sejumlah indeks utama Asia melemah seiring koreksi harga emas dan memburuknya sentimen global.

Indeks Kospi Korea Selatan turun lebih dari 5 persen, Nikkei Jepang melemah, sementara Hang Seng Hong Kong ikut tertekan. Tekanan global serupa sebelumnya juga memengaruhi pergerakan pasar saham domestik, sebagaimana pernah dilaporkan dalam analisis internal Pikiran Jakarta terkait dampak volatilitas global.

OJK: Koreksi Terjadi pada Saham yang Sudah Naik Tinggi

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan tekanan pasar terutama terjadi pada saham-saham yang telah naik tinggi secara harga.

Ia menegaskan investor masih memburu saham berfundamental kuat. OJK bersama Bursa Efek Indonesia memastikan pengawasan pasar berjalan untuk menjaga perdagangan tetap wajar dan teratur. Informasi kebijakan dan pernyataan resmi OJK dapat diakses melalui laman resminya di https://www.ojk.go.id.

Dampak IHSG Anjlok bagi Investor dan Pasar

Pelaku pasar menilai kondisi IHSG anjlok berpotensi memengaruhi psikologis investor ritel jika berlangsung berkepanjangan. Ketidakpastian regulasi dapat menahan arus modal masuk dan memperlambat aktivitas penghimpunan dana emiten di pasar modal.

Bagi masyarakat, volatilitas pasar saham juga dapat berdampak pada kinerja reksa dana dan dana pensiun, serta memengaruhi persepsi terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Pasar Menanti Kepastian Regulasi

Koreksi tajam IHSG menegaskan sensitivitas pasar terhadap kepastian tata kelola dan kepemimpinan regulator. Dalam waktu dekat, pelaku pasar masih menunggu kejelasan penunjukan Ketua OJK sebagai sinyal stabilitas.

Sambil menanti kepastian tersebut, investor diimbau mencermati fundamental perusahaan dan mengikuti perkembangan kebijakan keuangan secara menyeluruh.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman RI mendesak BGN dan Kemenimipas membenahi pelayanan publik guna mencegah praktik malaadministrasi.

    Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com)  – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) segera membenahi tata kelola pelayanan publik. Ombudsman juga meminta kedua lembaga meningkatkan kepatuhan administrasi. Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan desakan tersebut setelah muncul kasus korupsi dan pergantian pimpinan di sejumlah instansi strategis. “Sebelumnya, Ombudsman RI telah […]

  • BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal Tanzania

    BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal Tanzania

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Batam, kabaristana.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Bea Cukai dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggagalkan dugaan penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Karimun, Kepulauan Riau. Tim gabungan mencegat kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania pada 17 Agustus 2026. Petugas kemudian membawa kapal tersebut ke Dermaga PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk […]

  • Perawat haji Indonesia melayani jamaah di Tanah Suci

    Pengabdian Perawat Indonesia Layani Jamaah Haji di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAKKAH, (Kabaristana.com) – Terik matahari dan kepadatan jamaah tidak menyurutkan semangat Fransiska Mainake (38) saat bertugas di Terminal Jabal Ka’bah, Makkah. Perawat asal Indonesia itu aktif menjaga kesehatan jamaah haji selama berada di Tanah Suci. Fransiska sehari-hari bekerja di RSPAD Gatot Soebroto. Saat musim haji tiba, ia bergabung sebagai petugas Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama […]

  • Kapolda Sultra cek Almatsus saat apel gelar kesiapan operasional

    Kapolda Sultra Cek Almatsus Pastikan Kesiapan Operasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 2Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Kapolda Sultra cek Almatsus dalam apel gelar kesiapan yang digelar oleh Polda Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh alat material khusus serta sarana pendukung operasional kepolisian berada dalam kondisi siap digunakan. Kapolda Sultra memimpin langsung apel tersebut dan meninjau kesiapan peralatan setiap satuan. Ia menegaskan bahwa kesiapan personel dan […]

  • Idealisme Mahasiswa Pancasila menjadi pesan utama yang disampaikan Mahdayan Tanjung pada Hari Lahir Pancasila 2026.

    MEMPERKUAT IDEALISME MAHASISWA MELALUI NILAI-NILAI PANCASILA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabaristana.com – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momentum penting bagi mahasiswa Indonesia. Momentum ini mengingatkan mahasiswa untuk meneguhkan peran sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, dan penjaga nilai kebangsaan. Pancasila bukan sekadar dasar negara. Pancasila juga menjadi kompas moral bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa Jangan Kehilangan Arah Wakil […]

  • Scaloni tak puas Argentina saat memimpin laga melawan Mauritania

    Scaloni Kritik Performa Argentina Meski Menang Tipis atas Mauritania

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 217
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, mengkritik penampilan timnya setelah mengalahkan Mauritania 2-1 dalam laga persahabatan di Stadion Alberto Armando, Sabtu pagi WIB. Scaloni menilai timnya belum tampil maksimal meski meraih kemenangan. Ia menegaskan bahwa skuad Argentina harus segera memperbaiki performa. “Kami tidak tampil baik hari ini. Tim harus bekerja lebih keras […]

expand_less