Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » BI Ungkap Penyebab Rupiah Tertekan Meski Fundamental Ekonomi Kuat

BI Ungkap Penyebab Rupiah Tertekan Meski Fundamental Ekonomi Kuat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 313
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Kabaristana.com — rupiah undervalued menurut BI karena pergerakan nilai tukar saat ini belum mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi nasional. Bank Indonesia menilai berbagai indikator makro justru menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang relatif solid.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan inflasi yang terkendali, imbal hasil aset keuangan yang menarik, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi fondasi utama penguatan rupiah. Dengan kondisi tersebut, rupiah undervalued menurut BI tidak sejalan dengan kinerja ekonomi domestik.

Pada perdagangan 18 Februari 2026, rupiah berada di level Rp16.880 per dolar AS, melemah sekitar 0,56 persen dibandingkan posisi akhir Januari 2026. Bank Indonesia menilai pelemahan ini bersifat jangka pendek dan tidak mencerminkan tekanan struktural.

Perry menegaskan ketidakpastian pasar keuangan global menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan rupiah. Kebijakan moneter ketat di negara maju dan meningkatnya ketegangan geopolitik global mendorong investor global bersikap lebih berhati-hati. Situasi tersebut meningkatkan premi risiko dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Selain faktor global, peningkatan aktivitas ekonomi nasional juga mendorong permintaan valuta asing dari sektor korporasi. Kebutuhan impor bahan baku, pembayaran utang luar negeri, serta aktivitas perdagangan internasional menambah tekanan jangka pendek terhadap nilai tukar.

Langkah BI Menjaga Stabilitas Nilai Tukar

Untuk merespons kondisi tersebut, Bank Indonesia meningkatkan langkah stabilisasi di pasar keuangan. BI melakukan intervensi di pasar valuta asing dan pasar obligasi guna menjaga pergerakan rupiah tetap sejalan dengan fundamental ekonomi.

Bank sentral juga mengoptimalkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk menarik aliran investasi portofolio asing. Dalam dua bulan terakhir, arus modal asing tercatat kembali masuk dan membantu menopang stabilitas nilai tukar serta likuiditas domestik.

Ke depan, Bank Indonesia optimistis tekanan terhadap rupiah akan mereda seiring membaiknya sentimen global. Dengan fundamental yang kuat, rupiah undervalued menurut BI memiliki ruang untuk bergerak menguat secara bertahap.

Komentar (1)

  • sign up binance

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    Balas6 Mei 2026 2:11 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi kuota haji 2024 diusut KPK di Gedung Merah Putih

    KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 463
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji 2024. KPK menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi kepada publik. Juru Bicara KPK menjelaskan bahwa penyidik mengambil langkah ini setelah mengantongi alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum. KPK menilai bukti tersebut menguatkan dugaan tindak pidana […]

  • petugas menertibkan parkir liar Blok M di area Blok M Square Jakarta

    Jaksel Tegas Berantas Parkir Liar di Blok M, Warga Diminta Stop Beri Tip ke Jukir Ilegal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Kota Jakarta Selatan meminta warga tidak memberi tip kepada juru parkir liar untuk menghentikan praktik pungutan liar di kawasan Blok M. Unit Pengelola (UP) Perparkiran Jakarta Selatan mengajak masyarakat berperan aktif memberantas parkir liar. Petugas menilai kebiasaan memberi uang kepada jukir ilegal justru memperkuat praktik tersebut. Warga juga bisa melapor jika […]

  • serangan Israel Lebanon merusak Rumah Sakit Hiram di Tyre

    Serangan Israel Rusak Rumah Sakit di Lebanon Selatan, Infrastruktur Kota Tyre Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Serangan Israel Lebanon kembali memanas setelah pesawat tempur Israel menggempur wilayah Lebanon selatan dan merusak Rumah Sakit Hiram di Kota Tyre pada Sabtu dini hari waktu setempat. Konflik Israel Lebanon tersebut juga menghancurkan permukiman warga serta infrastruktur penting di kawasan itu. Kantor berita Lebanon, NNA, melaporkan ledakan besar menghancurkan ruang operasi, kamar […]

  • situasi stadion saat insiden banderazo Alianza Lima terjadi

    Tragedi Banderazo di Stadion Alianza Lima: Satu Tewas, Puluhan Terluka

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Insiden saat acara kumpul suporter (banderazo) di Stadion Alejandro Villanueva, markas Alianza Lima, Peru, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya pada Jumat (3/4/2026). Kementerian Kesehatan Peru menyatakan seorang pria berusia 39 tahun meninggal dunia dalam kejadian itu. Petugas medis juga merawat sedikitnya 47 orang yang mengalami luka. Ratusan suporter memadati stadion […]

  • Mengapa Laksamana Keumalahayati Layak Lebih Dikenal Secara Nasional

    Mengapa Laksamana Keumalahayati Layak Lebih Dikenal Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 311
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Nama Laksamana Keumalahayati seharusnya berdiri sejajar dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Indonesia. Namun, ingatan kolektif bangsa terlalu lama mengabaikannya. Padahal, jauh sebelum Indonesia merdeka, Keumalahayati sudah memimpin perang, menyusun strategi laut, dan menjaga kedaulatan wilayah Nusantara. Sejarah mencatat kiprahnya lebih awal dibanding banyak pahlawan perempuan nasional lainnya. Laksamana Perempuan Pertama dan Pemimpin […]

  • ilustrasi perang Iran Amerika menampilkan Donald Trump dengan latar konflik militer di Selat Hormuz

    Perang Iran Amerika: 4 Opsi Trump yang Buntu dan Berisiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perang antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase krusial tanpa tanda-tanda akan segera berakhir. Presiden Donald Trump kini menghadapi tekanan besar di dalam negeri maupun internasional, sementara setiap opsi yang tersedia justru membawa risiko baru. Lonjakan harga energi global dan terganggunya jalur strategis di Selat Hormuz memperburuk situasi. Konflik yang telah berlangsung […]

expand_less