Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Terlibat Aktivitas Seni dan Budaya Disebut Bisa Perlambat Penuaan Biologis

Terlibat Aktivitas Seni dan Budaya Disebut Bisa Perlambat Penuaan Biologis

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Kegiatan seni dan budaya dapat membantu memperlambat penuaan biologis. Temuan ini muncul dalam penelitian terbaru di jurnal Innovation in Aging.

Selain itu, laporan Health pada Jumat (15/5) menyebut aktivitas seperti membaca, mendengarkan musik, melukis, menari, hingga mengunjungi museum memberi dampak positif bagi kesehatan tubuh dan otak.

Peneliti dari University College London, Feifei Bu, mengatakan aktivitas seni mampu mendukung kesehatan fisik dan mental. Menurutnya, usia biologis menunjukkan kondisi tubuh pada tingkat sel sehingga memberi gambaran kesehatan lebih akurat.

Penelitian Libatkan Ribuan Orang Dewasa

Dalam penelitian ini, tim peneliti melibatkan sekitar 3.500 orang dewasa dari UK Household Longitudinal Study. Selanjutnya, para peserta menjawab pertanyaan tentang kebiasaan menjalani aktivitas budaya dan olahraga selama satu tahun terakhir.

Kemudian, peneliti mengukur usia biologis peserta memakai “jam epigenetik”. Alat tersebut menghitung usia tubuh berdasarkan perubahan DNA.

Hasil penelitian menunjukkan peserta yang menjalani aktivitas seni minimal tiga kali setahun mengalami penuaan biologis sekitar 2 persen lebih lambat dibanding peserta yang jarang beraktivitas.

Bahkan, manfaat itu meningkat saat frekuensi aktivitas bertambah. Peserta yang aktif setiap bulan mencatat perlambatan penuaan hingga 3 persen. Sementara itu, peserta yang aktif setiap minggu mencatat perlambatan hingga 4 persen.

Peneliti juga mempertimbangkan faktor lain seperti BMI, kebiasaan merokok, pendidikan, dan pendapatan. Namun demikian, penelitian tetap menunjukkan hubungan positif antara seni dan kesehatan tubuh.

Seni dan Budaya Bantu Kurangi Stres

Selain membantu kesehatan tubuh, aktivitas seni dan budaya juga memberi manfaat hampir setara dengan olahraga. Para ahli menilai kegiatan tersebut mampu menurunkan stres.

Pada sisi lain, stres sering memicu peradangan dalam tubuh. Akibatnya, kondisi itu mempercepat kerusakan sel dan proses penuaan.

Aktivitas seni juga membantu seseorang membangun koneksi sosial. Tidak hanya itu, kegiatan ini melatih mindfulness dan membantu seseorang mengekspresikan perasaan.

Dokter geriatri dari Kaiser Permanente Virginia, Angela Hsu, menjelaskan bahwa membaca, melukis, dan menari mampu merangsang berbagai area otak.

Menurutnya, aktivitas tersebut melatih koordinasi, pemahaman bahasa, dan kemampuan memproses informasi. Karena itu, kemampuan tersebut membantu otak tetap kuat saat usia bertambah.

Turunkan Risiko Demensia

Pada 2019, World Health Organization merilis laporan yang menyebut seni mampu membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko penurunan kognitif.

Oleh sebab itu, para ahli menyarankan masyarakat rutin menjalani aktivitas seni dan budaya. Selain mudah dilakukan, kegiatan ini juga terasa menyenangkan dan memberi manfaat jangka panjang.

Penelitian menunjukkan orang berusia 40 tahun ke atas mendapat manfaat paling besar. Di samping itu, aktivitas ini cocok bagi orang yang mengalami stres kronis, kesepian, atau penurunan fungsi kognitif.

Angela Hsu menambahkan bahwa hobi dengan unsur sosial memberi manfaat lebih besar bagi kesehatan otak. Ia juga mengatakan mempelajari hal baru membantu menurunkan risiko demensia.

Terakhir, manfaat tersebut akan semakin terasa jika seseorang rutin berolahraga, tidur cukup, dan menjaga pola makan seimbang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kekerasan seksual anak Sukapura ilustrasi garis polisi malam hari

    Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sukapura Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 302
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Polres Metro Jakarta Utara menangkap pria berinisial M (49) atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Sukapura, Cilincing. Kompol Ni Luh Arsini menyampaikan bahwa petugas menangkap pelaku pada Selasa pagi (14/4) setelah warga lebih dulu mengamankannya pada Senin malam (13/4). Saat ini, penyidik menahan M di Polres Metro Jakarta […]

  • China dan Empat Negara Nordik Perkuat Dialog Tata Kelola AI Global

    China dan Empat Negara Nordik Perkuat Dialog Tata Kelola AI Global

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Pemerintah China dan empat negara Nordik sepakat memperkuat dialog mengenai tata kelola kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di tingkat global. Kesepakatan itu menjadi salah satu hasil penting dari kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia pada 2–7 Juli. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao […]

  • Kantor LLDIKTI Wilayah IX Unsultra

    LLDIKTI Wilayah IX Tegaskan Pengakuan Hanya pada Yayasan Ber-SK Kemenkumham

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 546
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si, menegaskan sikap lembaganya terkait kepemimpinan di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra). Ia menyampaikan penegasan tersebut seusai pertemuan di Kantor LLDIKTI Wilayah IX, Jumat (9/1/2026). Menurut Andi Lukman, LLDIKTI Wilayah IX menjalankan fungsi layanan dan administrasi pendidikan tinggi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. […]

  • Pandji Pragiwaksono tampil dalam pertunjukan stand-up yang memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara di Indonesia

    Ketika Kebebasan Berbicara Dirampas, Kebodohan dan Kebisuan Memimpin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 527
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kebebasan berbicara merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Hak ini tidak menjamin setiap ucapan selalu benar, bijak, atau menyenangkan. Namun kebebasan itulah yang menyediakan ruang bagi publik untuk menguji gagasan secara terbuka. Di ruang tersebut, manusia belajar dari kesalahan, saling membantah dengan argumen, dan memperbaiki cara berpikir. Ketika kekuasaan atau tekanan publik merampas […]

  • Polemik kepemimpinan Unsultra pasca terbit AHU terbaru yayasan

    Prof. Andi Bahrun Diminta Angkat Kaki dari Unsultra Usai Terbit AHU Baru Yayasan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 535
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Polemik kepemimpinan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) kembali mencuat. Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara (YPT Sultra) menyatakan Prof. Andi Bahrun tidak lagi sah menjabat sebagai rektor setelah terbitnya Administrasi Hukum Umum (AHU) terbaru. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum menerbitkan AHU tersebut pada 6 Januari 2026 dengan nomor AHU-AH.01.06-0001018. Dokumen ini menjadi […]

  • Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara

    Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 246
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — DPD I Partai Golkar Maluku mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Insiden terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara. Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia […]

expand_less