Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » THR Pekerja Swasta Wajib Cair Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

THR Pekerja Swasta Wajib Cair Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 323
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah kembali menegaskan kewajiban perusahaan swasta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Pengusaha harus mencairkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya dan membayarnya secara penuh tanpa cicilan.

Pemerintah mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, serta Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan yang terbit setiap tahun sebagai dasar hukum pembayaran THR.

Dalam Surat Edaran pelaksanaan THR tahun 2025, Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan THR sebagai hak pekerja sekaligus kewajiban mutlak pengusaha. Karena itu, perusahaan tidak boleh mencicil atau menunda pembayaran THR dengan alasan apa pun.

Selain menetapkan tenggat H-7, pemerintah juga mendorong perusahaan mencairkan THR lebih awal. Pemerintah daerah diminta membentuk Posko Satgas THR agar pekerja dapat menyampaikan aduan jika perusahaan melanggar aturan.

Aturan Penerima dan Besaran THR

Regulasi yang berlaku memberikan hak THR kepada pekerja tetap dan pekerja kontrak (PKWT) yang telah bekerja minimal satu bulan secara terus-menerus.

Pemerintah menetapkan besaran THR berdasarkan masa kerja, yaitu:

  • Pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih menerima THR sebesar satu bulan upah, yang mencakup gaji pokok dan tunjangan tetap.

  • Pekerja dengan masa kerja satu bulan hingga kurang dari 12 bulan menerima THR secara proporsional dengan rumus masa kerja dibagi 12 dikalikan satu bulan upah.

Pengusaha wajib membayar THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan dan melunasinya sekaligus.

Sanksi bagi Perusahaan Pelanggar

Jika pengusaha terlambat membayar THR, pemerintah mengenakan denda sebesar 5 persen dari total THR. Pemerintah mengalokasikan denda tersebut untuk kesejahteraan pekerja, tanpa menghapus kewajiban pembayaran THR.

Sementara itu, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif kepada perusahaan yang tidak membayarkan THR sama sekali, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Buruh Dorong THR Cair Lebih Cepat

Di luar ketentuan H-7, serikat pekerja mendesak pemerintah mempercepat pencairan THR. Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, meminta pemerintah menetapkan pembayaran THR pada H-21 sebelum Lebaran.

Ia menilai pembayaran THR yang terlalu dekat dengan hari raya membuka peluang pelanggaran. Menurutnya, sejumlah perusahaan memilih merumahkan pekerja atau menghentikan kontrak sementara untuk menghindari kewajiban THR.

Said Iqbal menyebut kasus di sektor industri makanan di Gresik, Jawa Timur, sebagai contoh. Dalam kasus tersebut, perusahaan merumahkan pekerja sebelum Lebaran dan memanggil mereka kembali setelah hari raya.

Serikat buruh mendorong pemerintah dan DPR memperketat pengawasan agar perusahaan tidak mengakali kewajiban THR dan hak pekerja tetap terlindungi menjelang Idul Fitri.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Rahman
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, (KABARISTANA.COM) – Perkembangan teknologi pada 2023 menunjukkan percepatan inovasi yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai perangkat digital tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga menjadi bagian penting yang memperluas kemampuan manusia dan mengubah cara berinteraksi dengan lingkungan. Kemajuan teknologi menghadirkan berbagai gadget pintar yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI), perangkat wearable, hingga […]

  • Dugaan Penyimpangan Pertanahan Konawe menjadi sorotan dalam aksi mahasiswa di depan KPK RI

    Aksi di Depan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI: Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di BPN Konawe Selatan serta Dugaan Kongkalikong Pengukuran Lahan Bersengketa

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Adi Mangidi memimpin sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 17 Juni 2026. Massa aksi mendesak KPK dan Kejaksaan Agung mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, serta penyimpangan administrasi pertanahan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mahasiswa menggelar aksi tersebut setelah masyarakat melaporkan dugaan permintaan […]

  • FAMHI desak pencabutan IUP PT WIN terkait dugaan kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan masyarakat di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara.

    FAMHI DESAK PEMERINTAH CABUT IUP PT WIJAYA INTI NUSANTARA (WIN) ATAS DUGAAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN ANCAMAN KESELAMATAN MASYARAKAT

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI segera mengevaluasi dan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. FAMHI menyampaikan desakan tersebut setelah berbagai laporan dan temuan lapangan mengungkap dugaan kerusakan lingkungan […]

  • Pupuk RI tembus Australia melalui ekspor urea perdana

    Mentan Sebut Pupuk RI Tembus Australia, Harga Pupuk Nasional Turun 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut industri pupuk nasional semakin kuat setelah Indonesia mengekspor pupuk urea ke Australia. Selain itu, pemerintah juga menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen untuk petani. Amran mengatakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto berhasil menekan harga pupuk tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Di saat […]

  • Krisis Energi Global, Prabowo Dorong Percepatan Energi Alternatif di Indonesia

    Krisis Energi Global, Prabowo Dorong Percepatan Energi Alternatif di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BOGOR, (Kabaristana.com) || Krisis energi global mendorong Presiden Prabowo Subianto mempercepat pengembangan energi alternatif guna memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menyampaikan arahan tersebut dalam rapat terbatas sektor energi di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah kini fokus mengoptimalkan seluruh potensi energi dalam negeri. Pemerintah mengembangkan bioetanol dari […]

  • BEM Universitas Lakidende 2026 Dipimpin Eka Abdi Yudha dan Dian Maharani

    BEM Universitas Lakidende 2026 Dipimpin Eka Abdi Yudha dan Dian Maharani

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Konawe, (KABARISTANA.COM) — Eka Abdi Yudha Negara dan Dian Maharani resmi terpilih sebagai pasangan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lakidende (Unilaki) periode 2026. Eka Abdi Yudha Negara dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua BEM Universitas Lakidende, sementara Dian Maharani terpilih sebagai Wakil Ketua BEM Universitas Lakidende. Profil Eka Abdi Yudha Negara Eka […]

expand_less