Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Purbaya Tekan Percepatan Blok Masela, Pemerintah Siap Sapu Bersih Hambatan

Purbaya Tekan Percepatan Blok Masela, Pemerintah Siap Sapu Bersih Hambatan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekan percepatan pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Maluku. Ia menyampaikan sikap tersebut usai rapat bersama manajemen Inpex Masela Ltd dan SKK Migas di Kementerian Keuangan, Selasa (24/2/2026).

Dalam pertemuan hampir dua jam itu, Purbaya meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga laju proyek. Oleh karena itu, pemerintah tidak ingin proyek strategis senilai hampir US$21 miliar kembali tertahan.

Proyek Harus Terus Melaju

Menurut Purbaya, proyek Blok Masela telah berjalan terlalu lama. Sebelumnya, berbagai perizinan menghambat progres. Namun kini, persetujuan AMDAL telah terbit dari Kementerian Lingkungan Hidup dan diterima Inpex pada 20 Februari 2026.

Karena itu, Purbaya meminta semua pihak memanfaatkan momentum tersebut. Selain itu, ia menegaskan pemerintah akan menjaga konsistensi kebijakan.

Untuk mencegah hambatan baru, Purbaya meminta pembentukan tim khusus. Tim ini akan menampung laporan kendala dari investor secara berkala.

Selanjutnya, Kementerian Keuangan akan menganalisis setiap laporan dengan cepat. Dengan demikian, masalah teknis maupun administratif tidak akan berlarut-larut.

Pemerintah Jamin Kepastian Kontrak

Purbaya menegaskan pemerintah menghormati kontrak Blok Masela yang berlaku hingga 2055. Ia menyebut kepastian kontrak sebagai fondasi utama kepercayaan investasi.

Meski demikian, pemerintah tetap dapat menerbitkan regulasi bersifat umum. Namun, apabila aturan berdampak pada proyek, investor diminta segera berkoordinasi. Dengan cara itu, pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan tanpa melanggar kontrak.

Selain percepatan waktu, Purbaya juga menyoroti harga gas. Ia meminta SKK Migas mengawal harga gas Blok Masela agar tetap kompetitif bagi industri nasional.

Saat ini, harga gas pipa dalam rencana pengembangan berada di kisaran US$6,8 per MMBTU. Sementara itu, Purbaya mendorong pengendalian harga LNG di sekitar US$9 per MMBTU.

Target Produksi Dimajukan

Lebih lanjut, Purbaya mendorong proyek Blok Masela mulai berproduksi sebelum 2029. Target ini lebih cepat dari rencana awal Inpex pada 2030–2031.

Selain itu, pemerintah menargetkan pelaksanaan groundbreaking EPC setelah Idul Fitri 2026. Langkah ini akan menandai masuknya proyek ke fase konstruksi utama.

Sebagai informasi, Lapangan Abadi di Blok Masela menyimpan cadangan gas sekitar 6,97 triliun kaki kubik. Proyek ini berpotensi memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun.

Di samping itu, proyek ini juga akan menyalurkan 150 MMSCFD gas pipa serta 35.000 barel kondensat per hari. Pada akhirnya, pengembangan Blok Masela berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengawasan perikanan lintas negara oleh kapal patroli Indonesia di laut

    Indonesia Dorong Pengawasan Perikanan Lintas Negara untuk Tekan IUU Fishing

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 131
    • 2Komentar

    Jakarta, kabaristana.com — Indonesia memperkuat pengawasan perikanan lintas negara untuk menekan praktik penangkapan ikan ilegal. Langkah ini diambil karena kejahatan perikanan semakin sering melintasi batas wilayah. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong negara anggota RPOA-IUU untuk meningkatkan koordinasi. Selain itu, Indonesia juga mengajak mitra internasional untuk berbagi data dan strategi. Direktur Jenderal PSDKP, […]

  • air sungai bumi etam keruh akibat erosi tambang batu bara

    Air Sungai PDAM Bumi Etam Keruh, Warga Duga Dampak Erosi Tambang Batu Bara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle usupriyadi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kutai Timur, (Kabaristana.com) | Air sungai Bumi Etam kini terlihat keruh dan tidak lagi layak digunakan. Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, mengeluhkan perubahan kondisi air yang sebelumnya jernih. Air berubah warna menjadi kecokelatan dan membawa lumpur. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi kesehatan dan lingkungan sekitar. Dugaan Dampak Aktivitas Tambang Warga menduga aktivitas tambang batu bara […]

  • anak muda Sulawesi Tenggara berdiskusi tentang pembangunan daerah

    Membangun Anak Muda Cerdas sebagai Pilar Masa Depan Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 552
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Anak muda memegang peran strategis dalam menentukan arah pembangunan Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, generasi muda tidak bisa bersikap pasif di tengah perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang kian cepat. Sebaliknya, mereka perlu tampil cerdas, berintegritas, dan berani mengambil peran. Pada dasarnya, anak muda bukan sekadar pelengkap pembangunan. Lebih dari itu, mereka […]

  • nelayan pesisir Lombok Barat dalam konteks edukasi nelayan cegah ilegal

    KKP dan Australia Edukasi Nelayan Cegah Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Australia Fisheries Management Authority (AFMA) mengedukasi masyarakat pesisir di Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan mencegah nelayan Indonesia menangkap ikan secara ilegal di perairan Australia. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan program ini menyasar nelayan, keluarga nelayan, pemilik kapal, dan […]

  • ilustrasi pembunuhan istri baju lebaran di batavia 1932

    Tragedi Lebaran 1932 di Batavia: Permintaan Baju Baru Berujung Pembunuhan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Tradisi membeli pakaian baru menjelang Lebaran telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, pada masa kolonial, kebiasaan ini pernah memicu peristiwa tragis. Pada Idul Fitri 1350 Hijriah atau Januari 1932, warga Batavia kini Jakarta dikejutkan oleh pembunuhan seorang istri oleh suaminya di kawasan Tanjung Priok. Seorang pria bernama Telo bin Saleh […]

  • Prabowo perkuat DHE SDA nasional di DPR RI

    Prabowo Perkuat Kebijakan DHE SDA untuk Dorong Pemerataan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam atau SDA. Pemerintah menyiapkan regulasi baru untuk mengoptimalkan pengelolaan hasil ekspor Indonesia. Prabowo perkuat DHE sebagai strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan manfaat kekayaan alam bagi masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro […]

expand_less