JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, menyerukan gencatan senjata segera di Timur Tengah. Ia meminta para pihak yang terlibat menghentikan konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat karena perang tersebut terus memperburuk kondisi kemanusiaan.
Paus Leo XIV menyampaikan seruan itu saat doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (15/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kekerasan hanya memperpanjang penderitaan masyarakat sipil.
Selain itu, Paus menilai masyarakat Timur Tengah kini menghadapi tekanan besar akibat konflik yang berkepanjangan. Karena itu, ia mendesak para pemimpin negara segera menghentikan tembakan dan membuka jalur dialog.
“Atas nama umat Kristen di Timur Tengah dan semua orang yang menginginkan perdamaian, saya memohon kepada pihak yang memicu konflik ini: hentikan tembakan,” kata Paus.
Paus Leo XIV menegaskan bahwa kekerasan tidak membawa keadilan maupun stabilitas. Sebaliknya, dialog dan diplomasi dapat membuka peluang perdamaian yang lebih berkelanjutan.
Di sisi lain, Paus juga menyoroti situasi di Lebanon. Pertempuran antara Israel dan kelompok Hizbullah yang mendapat dukungan Iran terus meningkatkan ketegangan di negara tersebut.
Karena itu, Paus berharap para pemimpin Lebanon mencari solusi jangka panjang melalui dialog politik. Upaya tersebut dapat menjaga stabilitas sekaligus melindungi kepentingan rakyat Lebanon.
Pada hari yang sama, Paus Leo XIV mengunjungi sebuah paroki di Roma. Dalam kunjungan itu, ia kembali menegaskan bahwa perang bukan jalan keluar bagi perselisihan antarbangsa.
Selain itu, Paus mengingatkan semua pihak agar tidak memakai agama sebagai alasan untuk melakukan kekerasan. Menurutnya, nilai keimanan seharusnya membawa pesan terang, harapan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia.


Saat ini belum ada komentar