Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Perak Dunia Bergerak Fluktuatif, Pasar Dibayangi Kebijakan The Fed dan Konflik Iran

Perak Dunia Bergerak Fluktuatif, Pasar Dibayangi Kebijakan The Fed dan Konflik Iran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Harga perak dunia bergerak tidak menentu sepanjang perdagangan pekan ini. Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Pada penutupan perdagangan Jumat (22/5/2026), harga perak berada di level US$76,56 per troy ounce. Posisi itu turun tipis dibanding perdagangan Kamis yang mencapai US$76,69 per troy ounce.

Sepanjang pekan, harga logam mulia tersebut bergerak cukup volatil. Pada awal pekan, perak sempat turun ke level US$73,82 sebelum kembali menguat ke area US$76 per troy ounce.

Jika dibandingkan posisi 15 Mei lalu di level US$75,95 per troy ounce, harga perak sebenarnya masih cenderung stagnan. Sebelumnya, pasar sempat mencatat koreksi tajam. Pada 13 Mei, harga silver masih berada di level US$87,97 sebelum akhirnya jatuh dalam beberapa hari.

Ekspektasi Suku Bunga Tekan Harga Perak

Perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat menjadi faktor utama yang menekan harga perak. Konflik AS-Iran membuat harga minyak dunia tetap tinggi sehingga memicu kekhawatiran inflasi baru.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka. Berdasarkan proyeksi terbaru, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum Oktober 2026 mencapai sekitar 55%.

Gubernur The Fed Christopher Waller juga memberi sinyal bahwa bank sentral AS perlu mengurangi bias pelonggaran kebijakan moneternya. Pernyataan itu membuat investor semakin berhati-hati terhadap aset non-yielding seperti perak.

Berbeda dengan emas yang lebih kuat sebagai safe haven, perak memiliki karakter ganda. Selain menjadi aset lindung nilai, perak juga sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga karena tidak menawarkan imbal hasil.

Saat ekspektasi bunga tinggi menguat, investor biasanya mengalihkan dana ke instrumen berbunga seperti obligasi pemerintah AS. Kondisi tersebut ikut mengurangi daya tarik perak.

Konflik Iran Sempat Dorong Sentimen Pasar

Ketegangan geopolitik sempat memberi dukungan bagi harga perak. Pasar sebelumnya berharap negosiasi damai antara AS dan Iran menunjukkan kemajuan positif.

Media Iran melaporkan adanya pembicaraan lanjutan terkait proposal penghentian konflik. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengakui terdapat sedikit perkembangan dalam proses mediasi.

Namun optimisme pasar tidak bertahan lama. Laporan Reuters menyebut pemimpin tertinggi Iran tetap meminta stok uranium dipertahankan di dalam negeri.

Sikap itu bertentangan dengan tuntutan AS dan Israel yang ingin memindahkan material uranium keluar Iran sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Situasi semakin rumit setelah muncul laporan bahwa Iran mempercepat pemulihan kapasitas militernya. Selain itu, wacana pembentukan pungutan permanen di Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran pasar energi global.

Selat Hormuz menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia. Karena itu, potensi gangguan distribusi energi membuat harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global.

Perak Mulai Kehilangan Momentum

Di pasar komoditas global, performa perak mulai tertinggal dibanding sejumlah logam lainnya. Data Trading Economics menunjukkan harga perak masih naik lebih dari 125% secara tahunan.

Namun dalam basis bulanan, kenaikan tersebut relatif terbatas. Performa perak masih berada di bawah lithium yang melesat lebih dari 182% secara tahunan dan emas yang naik sekitar 34%.

Kondisi tersebut menunjukkan investor masih menunggu arah pasar yang lebih jelas. Pelaku pasar belum sepenuhnya yakin apakah perak akan kembali menjadi aset lindung nilai utama atau terus tertekan oleh kebijakan suku bunga tinggi Amerika Serikat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stabilitas pasar modal dijaga emiten BUMN di Bursa Efek Indonesia

    BP BUMN Tegaskan BUMN Jadi Penopang Stabilitas Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menegaskan peran BUMN sebagai penopang stabilitas pasar modal Indonesia. Langkah tersebut menjadi penting di tengah dinamika ekonomi global dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan emiten BUMN saat ini memiliki fundamental yang […]

  • Wamendagri Papua Pegunungan Ribka Haluk saat menghadiri perdamaian konflik suku di Wamena

    Wamendagri Minta Konflik di Papua Pegunungan Diselesaikan Secara Damai

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Wamendagri Papua Pegunungan Ribka Haluk meminta masyarakat mengutamakan perdamaian dan menghentikan konflik perang suku demi menjaga keamanan daerah. Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk mengajak masyarakat Papua Pegunungan menjaga persatuan dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Ia menyampaikan ajakan itu saat menghadiri prosesi perdamaian konflik suku di Wamena, Minggu. Menurut Ribka, masyarakat […]

  • rudal korut tandan saat peluncuran uji coba militer Korea Utara

    Korut Uji Coba 5 Rudal Balistik Taktis Berhulu Ledak Bom Tandan, Klaim Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Rudal korut tandan kembali menjadi sorotan setelah Korea Utara meluncurkan lima rudal balistik taktis pada Minggu (19/4/2026). Pemimpin negara, Kim Jong Un, menyaksikan langsung uji coba tersebut. Kelima rudal itu mencapai target sejauh 136 kilometer. KCNA melaporkan penggunaan rudal jenis Hwasongpho-11 Ra. Uji coba ini menguji daya hulu ledak bom tandan dan […]

  • TNI gugur di Lebanon saat patroli pasukan UNIFIL di wilayah Lebanon selatan

    TNI Gugur di Lebanon, Ledakan Proyektil Dekat Pos UNIFIL Picu Kecaman Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selatan, Senin (30/3/2026). Ledakan proyektil yang terjadi di dekat pos United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) memicu kecaman luas dari komunitas internasional. Insiden tersebut terjadi di wilayah Adchit Al Qusayr. Saat kejadian berlangsung, personel TNI […]

  • Kisah Nabi Nuh

    Kisah Nabi Nuh: Mengapa Hewan Diselamatkan dan Manusia Ditinggalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 2.070
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kisah Nabi Nuh sering dipahami sebagai cerita tentang bahtera dan banjir besar. Padahal, kisah ini menyimpan pelajaran moral yang jauh lebih dalam. Dari sini muncul satu pertanyaan penting: mengapa Nabi Nuh menyelamatkan hewan, sementara banyak manusia justru ditinggalkan? Selama ratusan tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan kesabaran luar biasa. Dengan keteguhan hati, ia […]

  • ALIANSI MAHASISWA PEDULI PERTAMBANGAN SULAWESI TENGGARA LAPORKAN INISIAL (NJMDN ALIAS JJ) DUGAAN PUNGUTAN JALAN HAULING DI WILAYAH IUP ANTAM POMALAA

    ALIANSI MAHASISWA PEDULI PERTAMBANGAN SULAWESI TENGGARA LAPORKAN INISIAL (NJMDN ALIAS JJ) DUGAAN PUNGUTAN JALAN HAULING DI WILAYAH IUP ANTAM POMALAA

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KOLAKA, (kabaristana.com) – Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) di jalan hauling dalam Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Aliansi mengirim laporan itu kepada Kapolri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri. Aliansi menduga PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) memungut biaya dari armada pengangkut […]

expand_less