Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || Selasa Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Selasa pagi. Hal ini terjadi karena aktivitas warga meningkat setelah libur panjang Lebaran 2026. Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 127 atau masuk kategori tidak sehat.

Selain itu, pemantauan pukul 06.30 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 menyentuh 46 mikrogram per meter kubik. Akibatnya, kondisi ini berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Aktivitas Warga Picu Lonjakan Polusi

Seiring dengan itu, aktivitas masyarakat yang kembali normal langsung meningkatkan volume kendaraan di jalan. Alhasil, kemacetan muncul di sejumlah titik utama.

Kemacetan terlihat di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet. Kendaraan bergerak lambat sejak pagi. Bahkan, antrean panjang terlihat di beberapa persimpangan.

Di sisi lain, kendaraan pribadi dan sepeda motor mendominasi jalan. Tak hanya itu, arus kendaraan dari arah Bekasi ikut memperparah kepadatan menuju kawasan perkantoran seperti Tebet dan Mega Kuningan.

Jakarta Masuk 10 Besar Kota Berpolusi

Sementara itu, Jakarta menempati peringkat ke-10 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Delhi berada di posisi pertama. Kemudian, Chiang Mai dan Kinshasa menyusul di posisi berikutnya.

Dengan demikian, data ini menunjukkan tingginya tekanan polusi di kota besar dengan mobilitas tinggi.

Kategori Kualitas Udara

Secara umum, kualitas udara terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan PM2.5:

  • Baik (0–50): Tidak berdampak pada kesehatan.
  • Sedang (51–100): Tidak mengganggu manusia, namun berdampak pada tumbuhan sensitif.
  • Tidak Sehat (101–199): Berisiko bagi kelompok rentan.
  • Sangat Tidak Sehat (200–299): Mengganggu sebagian besar populasi.
  • Berbahaya (300–500): Mengancam kesehatan seluruh populasi.

Pemantauan dan Imbauan

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengoperasikan 31 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU). Selain itu, sistem ini terintegrasi dengan BMKG, World Resources Institute Indonesia, dan Vital Strategies.

Oleh karena itu, pemerintah mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan. Selain itu, warga perlu memakai masker dan menjaga kesehatan. Jika memungkinkan, masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas pagi saat tingkat polusi masih tinggi.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • serangan Iran tidak menguntungkan kawasan

    Saudi Tegaskan Serangan Iran Tak Menguntungkan, Justru Picu Isolasi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || 26 Maret 2026  Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa serangan Iran ke negara-negara Timur Tengah tidak memberi keuntungan strategis bagi Teheran. Faisal menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menilai langkah tersebut justru memperburuk posisi Iran di tingkat global. Tekanan politik dan ekonomi terhadap […]

  • lebaran beda hari di indonesia suasana salat idul fitri berjamaah

    Lebaran Tak Selalu Serentak: Dalam 25 Tahun, NU dan Muhammadiyah Beda Idulfitri 6 Kali

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama. Di sisi lain, Muhammadiyah lebih dulu menentukan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026 dengan metode hisab. Perbedaan ini membuat umat Islam di Indonesia kembali merayakan Lebaran di hari yang tidak sama. Warga mengikuti keputusan organisasi […]

  • Kerusakan Hutan Akibat Tambang Nikel di Indonesia Timur

    Hutan di Indonesia Timur Rusak Akibat Tambang Nikel

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Setiap kali tambang nikel dibuka, sepotong hutan di Indonesia Timur menghilang dari peta, sementara narasi pembangunan terus menutupi biaya lingkungan yang jarang benar-benar dihitung. Jakarta, kabaristana.com | Kerusakan hutan akibat tambang nikel di Indonesia Timur semakin nyata seiring meningkatnya aktivitas pertambangan dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan lahan berskala besar untuk mengejar produksi nikel telah mengubah […]

  • Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Pengawasan haji transparan kini menjadi langkah strategis pemerintah. Sebanyak 16 mantan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI), resmi bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). (13/01/2026). Pemerintah mengambil keputusan ini untuk memperkuat kontrol internal. Dengan langkah tersebut, kementerian ingin mencegah penyimpangan sejak tahap perencanaan. Selain itu, Kemenhaj juga ingin meningkatkan kualitas pelayanan jamaah. […]

  • Friderica Widyasari Dewi OJK memimpin pengawasan sektor jasa keuangan

    Reputasi Mentereng, Begini Sepak Terjang Friderica Widyasari Dewi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Friderica Widyasari Dewi OJK menjadi sorotan publik setelah dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK sementara di tengah meningkatnya risiko sektor jasa keuangan dan maraknya penipuan investasi. Posisi ini menempatkannya pada titik krusial dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional. Lonjakan investor ritel, perkembangan produk keuangan digital, dan gejolak ekonomi global […]

  • Iran putuskan komunikasi ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat terbelah akibat ancaman Trump

    Iran Putuskan Komunikasi dengan AS Usai Ancaman Trump Memanas

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Iran putuskan komunikasi dengan Amerika Serikat setelah meningkatnya ketegangan akibat pernyataan keras Presiden Donald Trump. Keputusan ini menjadi sorotan dunia karena berpotensi memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah dan hubungan internasional secara luas. {08/04/2026). Pemerintah Iran secara resmi menghentikan jalur komunikasi langsung dengan Amerika Serikat. Langkah ini diambil sebagai respons atas pernyataan kontroversial […]

expand_less