Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sukapura Jakarta Utara

Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sukapura Jakarta Utara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 263
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – Polres Metro Jakarta Utara menangkap pria berinisial M (49) atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Sukapura, Cilincing.

Kompol Ni Luh Arsini menyampaikan bahwa petugas menangkap pelaku pada Selasa pagi (14/4) setelah warga lebih dulu mengamankannya pada Senin malam (13/4). Saat ini, penyidik menahan M di Polres Metro Jakarta Utara dan terus memeriksa kasus tersebut.

Polisi menjerat pelaku dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik menilai ancaman hukuman dapat mencapai maksimal 12 tahun penjara.

Orang Tua Ungkap Kasus

Kasus ini terungkap saat orang tua korban menemukan kejanggalan pada pakaian anaknya. Mereka langsung menanyakan kondisi tersebut kepada korban. Korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Orang tua segera melapor kepada warga sekitar. Warga lalu mencari pelaku, menangkapnya, dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian tanpa menunda waktu.

Pelaku Gunakan Modus Iming-iming Uang

Pelaku tinggal di dekat rumah korban dan menjalankan usaha warung. Ia memanfaatkan kedekatan tersebut untuk mendekati korban.

Setiap kali korban melintas, pelaku memanggil dan mengajaknya masuk ke warung. Pelaku lalu memberi iming-iming uang agar korban menuruti ajakannya.

Penyidik menemukan bahwa pelaku melakukan aksinya berulang kali sejak Januari hingga April 2026.

Polisi Dalami Kasus

Penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan tidak ada korban lain. Polisi juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas mengungkap Tambang Ilegal PTBA di wilayah IUP Muara Enim

    PTBA Dukung Kepolisian Ungkap Pelaku Penambang Batubara Ilegal

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Muara Enim, (kabaristana.com) — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, mendukung langkah Polres Muara Enim dan Polda Sumatera Selatan mengungkap praktik tambang batubara ilegal di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap […]

  • Kejaksaan Agung mengusut kasus Samin Tan tersangka Kejagung di sektor tambang

    Tersandung Kasus Tambang, Ini Jejak Bisnis Samin Tan dari Penyelamat BUMI hingga Tersangka Kejagung

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 227
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan pengusaha tambang Samin Tan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Penetapan ini langsung menarik perhatian publik karena rekam jejak bisnisnya yang cukup besar di sektor energi. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa penyidik mulai meningkatkan kasus ini ke […]

  • Perjuangan Mahatma Gandhi dan Jalan Damai Kemerdekaan India

    Perjuangan Mahatma Gandhi dan Jalan Damai Kemerdekaan India

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Dunia internasional mengenal Mahatma Gandhi sebagai pemimpin yang menolak kekerasan dan mengandalkan kekuatan moral. Gandhi memimpin rakyat India melawan hukum kolonial Inggris melalui prinsip ahimsa dan satyagraha. Ia mendorong perlawanan damai dengan menolak ketidakadilan tanpa menggunakan senjata atau kebencian. (16/01/2026). Perjuangan Mahatma Gandhi mencerminkan perlawanan damai dalam sejarah dunia. Dalam perjuangannya, Gandhi […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri KTT ASEAN sambil membahas diversifikasi energi ASEAN dan penguatan kerja sama energi regional di Cebu, Filipina.

    Prabowo Ajak ASEAN Percepat Diversifikasi Energi untuk Hadapi Krisis Global

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara ASEAN mempercepat diversifikasi energi guna menghadapi tekanan geopolitik global dan ancaman krisis energi. Prabowo menyampaikan ajakan itu saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu. Menurut Prabowo, ketegangan geopolitik global terus mengganggu jalur logistik internasional. Akibatnya, sejumlah negara ASEAN menghadapi tekanan terhadap pasokan energi nasional. Karena itu, Prabowo […]

  • Gunung Dukono meletus dengan abu vulkanik setinggi 1,4 km

    Erupsi Gunung Dukono Pagi Ini, Abu Vulkanik Mencapai 1,4 Km

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Gunung Dukono meletus pada Senin pagi pukul 05.53 WIT dan memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 1,4 kilometer di atas puncak. Aktivitas erupsi masih berlangsung hingga saat ini. Badan Geologi melaporkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Angin mendorong abu ke arah timur dari kawah. Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, […]

  • Status hukum lahan transmigrasi yang tumpang tindih kawasan hutan

    Kementrans Targetkan Penuntasan Status Hukum 17.655 Bidang Tanah Transmigran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 427
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ribuan keluarga transmigran masih hidup tanpa kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Padahal, sebagian dari mereka telah mengelola lahan itu selama puluhan tahun. Ketidakjelasan status tanah ini berisiko memicu konflik agraria dan menghambat kesejahteraan warga. Persoalan Lahan Mengemuka di Tengah Reforma Agraria Masalah tumpang tindih lahan transmigrasi dan kawasan hutan kembali mencuat. […]

expand_less