Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Soroti Ekonom Pesimistis, Pemerintah Siap Tertibkan Pengamat yang Dinilai Menghasut

Prabowo Soroti Ekonom Pesimistis, Pemerintah Siap Tertibkan Pengamat yang Dinilai Menghasut

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 251
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menanggapi munculnya pandangan sejumlah ekonom yang meragukan ketahanan ekonomi Indonesia. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Prabowo menilai sikap pesimistis tersebut tidak mencerminkan semangat patriotisme.

Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik. Namun, menurutnya, pihak yang menyebarkan narasi yang melemahkan kepercayaan publik terhadap ekonomi nasional perlu mendapat perhatian.

“Sikap seperti itu menurut saya sempit dan tidak mencerminkan sikap patriotik. Bisa saja karena merasa kalah atau tidak memiliki kekuasaan,” ujar Prabowo dalam rapat kabinet.

Prabowo Soroti Narasi Negatif tentang Ekonomi

Prabowo menilai sebagian pengamat terlalu cepat menyimpulkan bahwa ekonomi Indonesia berada dalam kondisi buruk. Ia mengatakan narasi semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Presiden juga menegaskan pemerintah akan mengambil langkah untuk menertibkan pihak-pihak yang dinilai sengaja menghasut atau menyebarkan informasi yang tidak berdasar.

Menurutnya, pemerintah memantau berbagai dinamika opini publik yang berkembang di ruang publik maupun media sosial.

“Saya sekarang setiap hari menerima laporan intelijen. Jadi saya memahami siapa saja yang berada di belakang berbagai narasi itu,” kata Prabowo.

Ia menekankan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat.

Menteri Keuangan Paparkan Data Ekonomi

Dalam rapat yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi justru menunjukkan tren perbaikan.

Ia menyebut beberapa ekonom menyatakan Indonesia berada di ambang resesi. Namun Purbaya menilai pandangan tersebut tidak sesuai dengan data terbaru.

“Saya sengaja menampilkan data ini karena di luar banyak yang mengatakan kita sudah resesi. Padahal indikator menunjukkan kondisi yang berbeda,” ujar Purbaya.

Menurutnya, perekonomian nasional justru mulai bergerak menuju fase akselerasi setelah menghadapi tekanan pada tahun sebelumnya.

Indikator Ekonomi Tunjukkan Tren Positif

Purbaya memaparkan beberapa indikator utama yang menunjukkan perbaikan ekonomi. Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Februari 2026 mencapai 53,8. Angka ini menjadi level tertinggi dalam dua tahun terakhir dan menunjukkan ekspansi sektor manufaktur.

Selain itu, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) mencapai 125,2 yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

Mandiri Spending Index (MSI) juga meningkat hingga 360,7. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas konsumsi masyarakat terus bertumbuh.

Purbaya juga menyoroti sektor otomotif. Penjualan mobil pada Februari 2026 tumbuh 12,2 persen setelah sebelumnya mengalami penurunan pada tahun lalu.

“Kalau melihat data tersebut, ekonomi kita justru menunjukkan perbaikan. Kondisinya jauh dari gambaran ekonomi yang disebut-sebut akan mengalami kehancuran,” kata Purbaya.

Pemerintah Optimistis Ekonomi Terus Menguat

Purbaya menilai peningkatan sejumlah indikator tersebut menunjukkan daya beli masyarakat mulai pulih. Ia juga menilai berbagai kebijakan pemerintah mulai memberi dampak terhadap aktivitas ekonomi.

Menurutnya, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan agar ekonomi nasional tetap stabil di tengah dinamika global.

Pemerintah juga akan memantau perkembangan indikator ekonomi secara berkala untuk memastikan kebijakan yang diambil tetap efektif.

Dengan berbagai indikator yang menunjukkan tren positif, pemerintah optimistis perekonomian Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan dan menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • upah cleaning service RSUD Konawe saat membersihkan ruang medis

    SBKB: RSUD Konawe Diduga Terapkan Praktik “Budak Modern”, Buruh Siap Mogok

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) – Serikat Buruh Keadilan Bersatu (SBKB) menyoroti dugaan praktik ketenagakerjaan tidak layak yang menimpa puluhan tenaga kebersihan di RSUD Konawe. Sebanyak 44 pekerja cleaning service yang bekerja melalui vendor CV Kampa Jaya menerima upah di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Konawe. Ketua Umum SBKB, Ikbal Mbalakia, menilai kondisi ini sebagai bentuk eksploitasi tenaga […]

  • Krisis Energi Global, Prabowo Dorong Percepatan Energi Alternatif di Indonesia

    Krisis Energi Global, Prabowo Dorong Percepatan Energi Alternatif di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BOGOR, (Kabaristana.com) || Krisis energi global mendorong Presiden Prabowo Subianto mempercepat pengembangan energi alternatif guna memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menyampaikan arahan tersebut dalam rapat terbatas sektor energi di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah kini fokus mengoptimalkan seluruh potensi energi dalam negeri. Pemerintah mengembangkan bioetanol dari […]

  • Ilustrasi wartawan memotret barang bukti kasus TPPO anak Kaltim dan pelaku eksploitasi

    Pergerakan Daring Picu TPPO Anak di Kaltim, Pemprov Perkuat Pengawasan Digital

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Samarinda, (Kabaristana.com) || Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat pengawasan ruang digital untuk menekan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menyasar anak. Langkah ini sejalan dengan penerapan aturan tata kelola sistem elektronik untuk perlindungan anak. Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kaltim, Kholid Budhaeri, menegaskan pelaku kini aktif memanfaatkan media daring untuk menjaring korban. […]

  • Aksi Jilid III, KPIT Desak Kemendiksaintek Hapus Desil dalam Syarat Penerimaan KIP Kuliah

    Aksi Jilid III, KPIT Desak Kemendiksaintek Hapus Desil dalam Syarat Penerimaan KIP Kuliah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) kembali menggelar aksi jilid III. Aksi berlangsung di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek), Senin, 14 September 2026. KPIT Soroti Sistem Desil KIP Kuliah Dalam aksi tersebut, KPIT mendesak Kemendiksaintek menghapus sistem desil sebagai salah satu syarat penerimaan Kartu […]

  • ambora UNESCO Global Geopark di kawasan Gunung Tambora NTB

    NTB Perkuat Tambora Menuju UNESCO Global Geopark Dunia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah menjadikan Gunung Tambora sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Pemprov NTB menempatkan konservasi lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan kawasan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah fokus melindungi Teluk Saleh. Kawasan itu menjadi penyangga utama ekosistem dan biodiversitas Geopark Tambora. “Kami sudah memiliki pengalaman […]

  • perusahaan gas terbesar dunia industri gas global dan produksi LNG

    10 Perusahaan Gas Terbesar Dunia Raup Untung di Tengah Ketegangan Iran

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Gas alam tetap menjadi salah satu sumber energi paling penting bagi perekonomian global. Komoditas ini digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, pembangkit listrik, hingga industri besar. Karena itu, dinamika industri gas selalu mendapat perhatian besar dari pasar energi dunia. Belakangan ini, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik yang melibatkan Iran, kembali memengaruhi […]

expand_less