JAKARTA, Kabaristana.com – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU III Plaju menghadirkan program Belida Musi Lestari: Berdikari sebagai solusi terpadu bagi ekonomi dan lingkungan. Program ini melibatkan 307 masyarakat dari berbagai kelompok rentan dan berhasil meningkatkan penjualan ikan hingga 809% atau sekitar Rp760 juta.
Selain itu, masyarakat mengolah 36 ton sampah makanan menjadi pakan ikan. Langkah ini menekan biaya produksi sekaligus mengurangi limbah lingkungan secara signifikan.
Solusi atas Ancaman Ekosistem Sungai
Program ini muncul sebagai respons terhadap praktik budidaya yang belum optimal serta maraknya illegal fishing yang mengancam ikan belida. KPI RU III Plaju mendorong masyarakat menerapkan sistem budidaya yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Lima Pilar Penguatan Budidaya
KPI RU III Plaju mengembangkan program ini melalui lima pilar utama. Pertama, masyarakat memproduksi benih ikan secara mandiri melalui pemijahan alami dan buatan. Kedua, mereka menerapkan proses budidaya yang lebih efisien.
Ketiga, masyarakat memanfaatkan limbah rumah tangga dan pasar sebagai bahan pakan. Keempat, mereka mengembangkan produk olahan bernilai tambah. Kelima, program ini memperkuat transfer pengetahuan agar keberlanjutan tetap terjaga.
Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan
KPI RU III Plaju menciptakan inovasi Eco Aquatic Block dengan memanfaatkan limbah palet plastik sebagai dinding kolam. Inovasi ini memperkuat struktur kolam sekaligus mengurangi risiko longsor.
Selain itu, sistem Integrated Multi Tropic Aquaculture (IMTA) memungkinkan masyarakat membudidayakan tiga komoditas sekaligus, yaitu ikan konsumsi, cacing sutera, dan indigofera. Sistem ini meningkatkan efisiensi, memperbaiki kualitas air, dan mendukung prinsip ekonomi sirkular.
Penguatan UMKM dan Pengurangan Polusi
KPI RU III Plaju juga menghadirkan alat kondensasi ikan asap ramah lingkungan. Teknologi ini mempercepat proses pengasapan dan mengoptimalkan panas tanpa membuang asap ke udara.
Masyarakat kemudian mengolah asap tersebut menjadi asap cair. Inovasi ini mengurangi polusi udara dan menjaga kenyamanan lingkungan sekitar, sehingga aktivitas UMKM tetap harmonis dengan masyarakat.
Komitmen Berbuah Penghargaan
Atas berbagai inovasi tersebut, KPI RU III Plaju meraih penghargaan PROPER Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara industri dan masyarakat mampu menciptakan solusi yang berdampak luas, baik secara ekonomi maupun ekologis.
Saat ini belum ada komentar