Dadan Hindayana CS Kualat Kepada Washliyah, GPA dan HIMMAH Dukung Penegakan Hukum Atas Korupsi MBG
- account_circle Rahman
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- visibility 176
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi dukungan Angkatan Muda Al Washliyah yang terdiri dari GPA dan HIMMAH terhadap Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan pihak terkait, mendapat sorotan dari Angkatan Muda Al Washliyah. Organisasi tersebut terdiri atas Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH).
Ketua Umum GPA, H. Aminullah Siagian, menilai kasus tersebut menjadi pelajaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut pengelolaan program harus berjalan secara profesional dan transparan.
“Dadan ini kualat. Ketika Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo dikelola dengan praktik nepotisme, maka beginilah jadinya,” ujar Aminullah dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Aminullah menilai pihak pengelola tidak melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam pelaksanaan program. Menurutnya, kondisi itu dapat memicu berbagai persoalan di lapangan.
Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, juga meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Ia mendesak Kejaksaan Agung memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat.
“Kejaksaan Agung harus mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya. Periksa semua pihak yang terlibat dan tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Razak.
Razak menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Program itu bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045.
Menurut Razak, para pembantu Presiden harus menjalankan tugas secara profesional. Mereka juga harus mendukung program pemenuhan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Angkatan Muda Al Washliyah yang terdiri dari HIMMAH dan GPA menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut. Mereka juga mendukung langkah Kejaksaan Agung dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi.
“Kami mendukung penuh Kejaksaan Agung untuk membongkar kasus ini agar memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi,” pungkasnya.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar