Pertamina Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Tanker di Teluk Timur Tengah, Dua Kapal Sudah Lanjut Operasi
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 224
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri saat menyampaikan paparan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube Beritasatu/KementerianESDM)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkap kondisi terbaru kapal tanker milik perusahaan di kawasan teluk Timur Tengah. Dari empat kapal yang berada di wilayah tersebut, dua kapal sudah kembali melanjutkan operasinya.
Simon menjelaskan, dua kapal itu adalah Paragon dan Rinjani. Kedua kapal mengangkut kargo untuk pasar internasional. Muatan tersebut tidak ditujukan untuk kebutuhan energi di Indonesia.
“Satu kapal menuju Kenya dan satu kapal menuju India,” kata Simon saat konferensi pers Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026 di kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).
Sementara itu, dua kapal lain masih berada di kawasan teluk. Kedua kapal tersebut adalah Pertamina Pride dan Gamsunuro. Kapal itu berada di sekitar Selat Hormuz.
Simon menegaskan bahwa Pertamina memprioritaskan keselamatan seluruh kru kapal. Perusahaan terus memantau situasi di kawasan tersebut.
Pertamina juga berkoordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
“Kami berharap situasi di sana segera membaik. Dengan begitu, kapal dapat melintasi jalur tersebut dengan aman,” ujar Simon.
Untuk menjaga pasokan energi nasional, Pertamina juga melakukan diversifikasi sumber minyak. Langkah ini mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Timur Tengah.
Menurut Simon, perusahaan juga memperoleh pasokan minyak dari Afrika, Amerika, dan wilayah lainnya.
Ia menegaskan Pertamina akan terus menjaga layanan energi bagi masyarakat.
“Dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak, kami berupaya memastikan pasokan energi tetap aman dan lancar,” tutupnya.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar