Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Prabowo Kumpulkan Eks Pejabat Ekonomi Era SBY, Bahas Antisipasi Krisis dan Stabilitas Rupiah

Prabowo Kumpulkan Eks Pejabat Ekonomi Era SBY, Bahas Antisipasi Krisis dan Stabilitas Rupiah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan pejabat ekonomi era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat. Presiden ingin menyerap pengalaman mereka saat menghadapi krisis ekonomi global 2008.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden dalam diskusi tersebut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga ikut hadir.

Pertemuan itu menghadirkan mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, mantan Menteri PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan mantan Wakil Menteri PPN Lukita Dinarsyah Tuwo.

Airlangga Bahas Inflasi dan Rupiah

Airlangga mengatakan para tokoh berbagi pengalaman saat menghadapi tekanan ekonomi pada periode 2004–2014. Mereka membahas lonjakan inflasi dan gejolak rupiah akibat kenaikan harga minyak dunia.

Menurut Airlangga, harga minyak mentah saat itu pernah mencapai 140 dolar AS per barel. Kondisi itu memicu lonjakan inflasi nasional hingga dua digit.

Airlangga menilai pengalaman tersebut penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional saat menghadapi tekanan global.

“Pemerintah perlu belajar dari pengalaman masa lalu untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” ujar Airlangga.

Prabowo Dorong Penguatan Perbankan

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo meminta jajaran pemerintah memperkuat regulasi sektor keuangan. Presiden juga meminta pengawasan ketat terhadap sistem perbankan nasional.

Airlangga mengatakan pemerintah akan mengkaji penguatan modal perbankan. Langkah itu penting karena jumlah bank di Indonesia cukup banyak.

Ia menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih relatif stabil. Fundamental ekonomi nasional juga lebih kuat dibanding masa krisis sebelumnya.

Burhanuddin Tekankan Kerja Sama Pemerintah

Burhanuddin Abdullah mengatakan diskusi itu menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi situasi ekonomi global saat ini.

Ia mencontohkan kenaikan harga bahan bakar minyak pada 2005 akibat faktor eksternal. Faktor tersebut memberi dampak besar terhadap ekonomi nasional.

Menurut Burhanuddin, pemerintah perlu memperkuat koordinasi fiskal dan moneter agar mampu menghadapi tekanan ekonomi global secara efektif.

“Kerja sama antarlembaga sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” kata Burhanuddin.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi napi korupsi di coffee shop Kendari dipindahkan ke Nusakambangan

    Napi Korupsi Terlihat di Coffee Shop, Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 257
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus napi korupsi Nusakambangan mencuat setelah video seorang narapidana terlihat berada di coffee shop. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat pemasyarakatan. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam pengawasan napi. Kronologi Kasus Napi Korupsi Nusakambangan Petugas segera memindahkan Supriadi ke Pulau Nusakambangan setelah video tersebut viral […]

  • Peter Magyar Hungaria saat menghadiri sidang parlemen setelah resmi dilantik menjadi perdana menteri baru Hungaria.

    Peter Magyar Jadi PM Hungaria Baru, Era Viktor Orban Resmi Berakhir

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 129
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Peter Magyar resmi memulai tugas sebagai perdana menteri baru setelah mengucapkan sumpah jabatan di gedung parlemen pada Sabtu waktu setempat. Pelantikan itu mengakhiri dominasi politik Viktor Orban yang memimpin Hungaria selama 16 tahun. Tokoh oposisi tersebut menarik perhatian politik Eropa setelah Partai Tisza yang ia pimpin memenangkan pemilu legislatif bulan lalu dengan hasil […]

  • Gejala tumor otak dijelaskan oleh dokter spesialis bedah saraf Dr. Dhira Atman di Columbia Asia Hospital Pulomas Jakarta.

    Sakit Kepala Tak Kunjung Hilang? Kenali Gejala Tumor Otak Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Sakit kepala yang muncul terus-menerus dan semakin berat dapat menjadi salah satu gejala tumor otak. Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keluhan tersebut, terutama ketika gangguan penglihatan, kelemahan anggota tubuh, atau gejala saraf lain ikut muncul. Dokter spesialis bedah saraf di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur, Dr. Dhira Atman, menjelaskan bahwa […]

  • Pembaretan Prajurit Paspampres: Siap Menjadi Perisai Hidup

    Pembaretan Prajurit Paspampres: Siap Menjadi Perisai Hidup

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pembaretan prajurit Paspampres menjadi puncak penutupan latihan standarisasi yang dipimpin langsung oleh Komandan Paspampres. Kegiatan ini menegaskan kesiapan prajurit baru untuk mengemban tugas pengamanan VVIP dengan profesionalisme dan loyalitas tinggi. (14/02/2026). Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Dr Edwin Adrian Sumantha secara resmi menutup latihan standarisasi prajurit sekaligus memimpin tradisi pembaretan […]

  • lebaran beda hari di indonesia suasana salat idul fitri berjamaah

    Lebaran Tak Selalu Serentak: Dalam 25 Tahun, NU dan Muhammadiyah Beda Idulfitri 6 Kali

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 357
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama. Di sisi lain, Muhammadiyah lebih dulu menentukan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026 dengan metode hisab. Perbedaan ini membuat umat Islam di Indonesia kembali merayakan Lebaran di hari yang tidak sama. Warga mengikuti keputusan organisasi […]

  • RI Belarus perdagangan dan kerja sama pangan

    RI dan Belarus Perkuat Kerja Sama Perdagangan hingga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Pemerintah Indonesia dan Belarus memperkuat kerja sama di sektor perdagangan, industri, dan ketahanan pangan. Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Perdana Menteri Belarus, Alexander Turchin. Airlangga menilai Belarus sebagai mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia Timur. Negara tersebut juga menjadi pintu masuk strategis menuju pasar […]

expand_less