Pembaretan Prajurit Paspampres: Siap Menjadi Perisai Hidup
- account_circle Brian putra
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- visibility 181
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi, "Jangan Ragukan Kesetiaan Kami" Perisai Hidup (VVIP) Negara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Pembaretan prajurit Paspampres menjadi puncak penutupan latihan standarisasi yang dipimpin langsung oleh Komandan Paspampres. Kegiatan ini menegaskan kesiapan prajurit baru untuk mengemban tugas pengamanan VVIP dengan profesionalisme dan loyalitas tinggi. (14/02/2026).
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Dr Edwin Adrian Sumantha secara resmi menutup latihan standarisasi prajurit sekaligus memimpin tradisi pembaretan bagi prajurit baru. Melalui kegiatan ini, Paspampres memastikan setiap prajurit memenuhi standar fisik, mental, dan karakter sebagai pasukan pengamanan VVIP.
Selain menutup rangkaian latihan, Komandan Paspampres menegaskan bahwa pembaretan memiliki makna strategis. Tradisi ini menjadi simbol kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang melekat pada setiap prajurit Paspampres.
Dalam amanatnya, Komandan Paspampres menekankan bahwa pembaretan prajurit Paspampres bukan sekadar seremoni. Sebaliknya, tradisi ini menandai komitmen prajurit untuk siap menjadi perisai hidup bagi pemimpin negara.
Lebih lanjut, Komandan Paspampres mengingatkan bahwa tugas pengamanan menuntut kesiapsiagaan tanpa kompromi. setiap prajurit wajib menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap penugasan.
Latihan standarisasi membekali prajurit dengan kemampuan fisik, taktik pengamanan VVIP, serta pembentukan karakter keprajuritan. Selain itu, para instruktur menanamkan nilai kebersamaan, ketangguhan mental, dan pengendalian diri.
Melalui proses pembinaan tersebut, Paspampres membentuk prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, satuan memastikan kesiapan penuh prajurit baru menghadapi berbagai tantangan pengamanan.
Penutupan latihan dan tradisi pembaretan ini, Komandan Paspampres berharap prajurit baru mampu menjaga marwah satuan. Pada akhirnya, Paspampres menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas pengamanan presiden, wakil presiden, dan tamu negara secara profesional, tangguh, dan berintegritas.
- Penulis: Brian putra
- Editor: Muh. Nur Alim
- Sumber: https://tni.mil.id

Saat ini belum ada komentar