Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Menteri PKP Datangi KPK Bahas Lahan Meikarta untuk Rusun Subsidi

Menteri PKP Datangi KPK Bahas Lahan Meikarta untuk Rusun Subsidi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 406
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Kabaristana.com | Pemanfaatan lahan Meikarta untuk rusun subsidi mulai masuk tahap pembahasan lintas lembaga. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi guna membahas rencana tersebut secara langsung.

Maruarar Sirait tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu sekitar pukul 10.56 WIB. Ia langsung memasuki gedung untuk melakukan audiensi bersama pimpinan KPK tanpa memberikan pernyataan kepada awak media.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pimpinan KPK menerima penjelasan dari Kementerian PKP terkait rencana pemanfaatan lahan Meikarta sebagai lokasi pembangunan rumah susun bersubsidi.

Menurut Budi, KPK mendukung program penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. Namun, KPK menekankan pentingnya transparansi, kepatuhan hukum, dan tata kelola yang baik dalam setiap tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.

Pemanfaatan lahan Meikarta untuk rusun subsidi dinilai dapat membantu pemerintah memenuhi kebutuhan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan penyangga Jakarta. Meski demikian, pemerintah tetap melakukan kajian teknis dan administratif sebelum menetapkan skema pembangunan.

Kementerian PKP saat ini masih mengkaji model pemanfaatan lahan, jumlah unit rusun, serta mekanisme pembiayaan yang paling tepat. Pemerintah berkomitmen menyampaikan hasil kajian tersebut secara terbuka kepada publik.

Langkah koordinasi dengan KPK ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini agar program perumahan nasional berjalan sesuai aturan dan bebas dari potensi penyimpangan.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garudayaksa FC klub sepak bola milik Prabowo Subianto

    Mengenal Klub Sepak Bola Milik Presiden Prabowo Subianto Garudayaksa Fc

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 663
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Garudayaksa FC menjadi salah satu klub baru yang menarik perhatian dalam dunia sepak bola Indonesia. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendirikan klub ini untuk memperkuat pembinaan pemain muda sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi nasional. Langkah tersebut menunjukkan komitmen untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih kuat. Selain itu, klub ini diharapkan mampu melahirkan talenta […]

  • ta’awu Tolaki senjata tradisional Sulawesi Tenggara

    Sejarah Ta’awu: Simbol Tradisi, Kekuasaan, dan Identitas Masyarakat Tolaki

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 368
    • 3Komentar

    (Kabaristana.com) – Ta’awu menjadi salah satu warisan budaya masyarakat Tolaki yang sarat makna historis dan simbolik. Istilah ini berasal dari dua kata dalam bahasa Tolaki, yaitu ta’ yang berarti “bertahan” dan wu yang berarti “rambut”. Makna tersebut mencerminkan ketahanan dan keberanian dalam tradisi masyarakat pada masa lampau. Praktik Tradisional Ta’awu Masyarakat Tolaki menjalankan praktik ta’awu […]

  • sultan hb ix uang untuk rakyat yogyakarta

    Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Sultan HB IX uang menjadi penyangga hidup ribuan warga Yogyakarta pada 1947. Saat perang dan agresi militer memiskinkan rakyat, Sultan Hamengkubuwana IX memilih menguras dana pribadinya demi mencegah krisis sosial yang lebih luas. Situasi itu muncul ketika Belanda melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali Indonesia. Aktivitas ekonomi berhenti total. Pegawai negeri kehilangan […]

  • Pemuda ASEAN Guangxi AI mengikuti kunjungan dan berdiskusi dalam program pertukaran di Guangxi, China.

    Pemuda ASEAN Pelajari Inovasi AI dan Pendidikan Vokasi di Guangxi, China

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakata, (Kabaristana.com) – Pemuda ASEAN Guangxi AI menjadi simbol semakin eratnya kerja sama antara China dan negara-negara ASEAN melalui program pertukaran yang berlangsung di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi pada 23–25 Juni 2026. Lebih dari 20 delegasi muda dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Kamboja mengikuti kunjungan ke pusat inovasi, kawasan industri, pelabuhan modern, serta […]

  • Program dokter internship diperbaiki Kemenkes di rumah sakit Indonesia

    Kemenkes Benahi Tata Kelola Dokter Internship Usai Empat Kasus Kematian

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 3Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi tata kelola program dokter internship atau magang kedokteran di Indonesia setelah empat dokter muda meninggal dunia sepanjang tahun ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka cita kepada keluarga dr. Andito Mohammad Wibisono, dr. Karika Ayu Permatasari, dr. Edgar Bezaliel Hartanto, dan dr. Myta Aprilia Azmi. “Kementerian Kesehatan […]

  • Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Jenderal M. Yusuf Hasanuddin memegang peran penting dalam sejarah pertahanan Indonesia Timur karena ia menggagas lahirnya Kodam XIV Hasanuddin sebagai pilar strategis keamanan di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya. Sejak awal pengabdiannya, ia menunjukkan kepemimpinan yang sederhana, tegas, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Selain itu, ia memahami bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya […]

expand_less