Dua Menteri Kabinet Prabowo Tinjau IKN, Soroti Progres Pembangunan dan Penghijauan
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 126
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (purn.) Djamari Chaniago mengunjungi dan meninjau secara langsung progres pembangunan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (3/3/2026). (OIKN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NUSANTARA, (Kabaristana.com) | Dua menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Mereka melihat perkembangan proyek strategis nasional tersebut dari sisi infrastruktur dan pemulihan lingkungan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengunjungi IKN pada Sabtu (28/2/2026). Ia menanam pohon di kawasan Plaza Bhinneka Tunggal Ika dan meninjau program rehabilitasi hutan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago datang pada Selasa (3/3/2026). Ia memeriksa perkembangan pembangunan kawasan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Kedua menteri juga menanam pohon sebagai dukungan terhadap konsep pembangunan kota hutan (forest city) di IKN.
Rehabilitasi Hutan Terus Berkembang
Raja Juli Antoni meninjau kawasan rehabilitasi hutan dan lahan bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud juga mendampingi kegiatan tersebut.
Program rehabilitasi hutan kini mencapai sekitar 1.805 hektare. Pemerintah menata kembali kawasan yang sebelumnya berisi tanaman industri eukaliptus.
Tim rehabilitasi menanam berbagai tanaman asli Kalimantan. Beberapa di antaranya meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, dan nyatoh.
Program ini juga memakai tanaman cepat tumbuh. Tanaman tersebut membantu mempercepat pemulihan ekosistem hutan.
Raja Juli menyebut vegetasi di kawasan itu tumbuh pesat dalam dua tahun terakhir. Keanekaragaman hayati juga mulai meningkat.
Ia melihat sejumlah burung kembali muncul di kawasan rehabilitasi. Kondisi ini menunjukkan ekosistem mulai pulih.
“Hutan harus memberi manfaat bagi masyarakat. Kementerian Kehutanan akan terus mendukung penghijauan di IKN,” ujar Raja Juli dalam keterangan resmi, Minggu (15/3/2026).
Pemerintah Libatkan Kelompok Tani Hutan
Kementerian Kehutanan juga menyerahkan Surat Keputusan Perhutanan Sosial kepada empat kelompok tani hutan di Kalimantan Timur.
Program ini memberi akses legal bagi masyarakat untuk mengelola hutan secara berkelanjutan. Pemerintah juga berharap program tersebut meningkatkan kesejahteraan warga sekitar hutan.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin pembangunan IKN memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Infrastruktur IKN Dinilai Siap Mendukung Pemerintahan
Menkopolkam Djamari Chaniago mengapresiasi perkembangan pembangunan IKN. Ia menilai pembangunan kawasan Nusantara berjalan cukup cepat.
“Saya merasa bangga melihat langsung perkembangan Kota Nusantara. Banyak infrastruktur yang sudah tersedia,” kata Djamari.
Rombongan meninjau sejumlah fasilitas penting. Mereka melihat kawasan Istana Negara dan Istana Garuda.
Rombongan juga memeriksa fasilitas pendukung lainnya. Kawasan tersebut sudah memiliki rumah sakit, sekolah, pasar, dan perumahan.
Selain itu, tersedia pula lapangan terbang yang memudahkan akses ke IKN.
Pemindahan Kementerian Dilakukan Bertahap
Djamari menilai fasilitas di Nusantara cukup memadai. Kondisi ini mendukung rencana pemindahan kementerian secara bertahap.
Ia berharap kementerian yang siap dapat segera menempatkan sebagian pegawainya di IKN.
“Fasilitasnya sudah ada. Tempat tinggal, rumah sakit, dan sekolah sudah tersedia,” ujarnya.
Rombongan menutup kunjungan kerja dengan salat zuhur berjamaah di Masjid Negara IKN. Kegiatan berlangsung pada bulan suci Ramadan.
Kunjungan para menteri menunjukkan kesiapan pemerintah memindahkan pusat pemerintahan secara bertahap ke IKN. Pemerintah juga terus melengkapi ekosistem kehidupan di kota baru tersebut.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar